Perawan Anak Lima 2

Perawan Anak Lima 2
ikhlas.


__ADS_3

keesokan harinya.


pagi hari sehabis subuh Husna dan dewa selalu membaca surah Yusuf sampai habis. setelah itu baru mereka melakukan aktivitas nya masing masing dewa pergi ke kantor Husna tinggal dirumah. ia Melakukan tugas nya sebagai seorang istri.


malam hari.


" lagi ngapain dek " dewa.


" lagi liat pemandangan aja di hp " Husna.


" yank mau kesitu " dewa.


" gak mau surga lebih indah dari pada itu " husna


" iya iya " dewa memakan cokelat.


" mas " Husna.


" iya " dewa.


" nanti kalok Husna udah gak ada mas boleh kok nikah lagi " Husna.


" mulai deh " dewa heran semenjak memasuki usia kandungan 8 bulan Husna selalu membicarakan soal kematian.


" Husna gak bohong mas boleh nikah lagi " Husna.


" mas gak mau nikah lagi kalok itu terjadi " dewa.


" mas gak boleh egois anak anak kita juga butuh kasi sayang seorang ibu mas gak boleh gitu " Husna.


" ok ok gimana kalok besok mas mengalami kecelakaan di jalan raya dan mas tewas di sana Husna mau nikah lagi " dewa.


" Husna mau nikah lagi meski berat tapi anak anak Husna harus memiliki kasi sayang seorang ayah " Husna memengang pipi dewa.


" mas gak ikhlas Husna nikah lagi " dewa.


" tapi Husna Ikhlas mas nikah lagi " Husna.


" nak apa kalian dengar cakap mama kalian mama kalian Ikhlas ayah nikah lagi dan ayah gaak ikhlas mama nikah lagi " dewa berbicara pada anak nya.


" mas ini lah " Husna.


" Husna dengar cakap mas kita hanya akan terpisah ketika maut memisah kan itu aja gak ada yg lain tapi seandainya mas nikah lagi pun mas gak akan pernah melupakan pernikahan kita bagai mana pun ini pernikahan terindah mas. 10 tahun kita membangun rumah tangga dari nol sampai sekarang itu kita harus syukuri dek" dewa.


" iya mas " Husna.


" kalok di antara kita nanti ada yg pergi duluan kita gak sendiri di sana liat anak anak kita yg sudah bernyawa tapi belum sempat melihat dunia. mereka lebih bahagia dari pada kita jadi Husna gak boleh kayak gini lagi ya. sekarang anak kita ini udah 8 bulan sikit lagi udah masuk 9 bulan " dewa.


" maaf mas tak seharusnya Husna bicara kayak gini " Husna


" udah gak papa sekarang kita tidur ya dah malam ini " dewa.


akhirnya mereka tertidur.


waktu berlalu begitu cepat detik demi detik dilewati hari demi hari berlalu Minggu demi Minggu menghampiri kini kandungan Husna hanya tinggal menunggu hari.

__ADS_1


semua keluarga berada di rumah utama. mereka takut kalok di rumah pribadi gak ada yg jagain Husna.


" dewa kalok kaki Husna pengal pengal itu di pijitin " Maiza.


" iya mom " dewa.


" kalian berdua sering baca surat Yusuf gak katanya kalok sering membaca surah Yusuf anak nya akan ganteng seperti nabi Yusuf loh " Anna.


" Alhamdulillah Tante semenjak husna tau kalok Husna hamil surah Yusuf gak pernah ketinggalan setiap pagi sampai hari ini " husna.


" bagus bagus " zufla.


" atur nya yg kita pikirkan sekarang kalok cucu kita ini lahir mereka manggil kita apa " Maiza.


" bagai mana sesuai negara masing masing aja " Sarah.


" setuju " serektak mereka.


" karna kk dari Kairo berarti manggil nya itu jida' yg artinya nenek dan manggil mas Safwan dengan sebutan jid' artinya kakek ya kan bg " Anna


" iya " Safwan.


" hhmmm kk Inggris apa Spanyol ya " zufla.


" lebih baik Spanyol saja kalok Inggris almarhum bunda sudah " Maiza.


" iya juga. boleh bg " zufla.


" boleh kok " zafwan.


" kalok kami apa ya " Sarah.


" kita bahasa Indonesia aja lah gak ribet kakek nenek selesai " Raihan yg paling malas perkara panggilan kalok udah urusan berbahasa.


" betul itu gak ribet " Sarah.


" kalau mommy " Husna.


" karna mommy masih tergolong muda 36 tahun udah punya cucu berarti panggilan nya Oma kalok mas apa " Maiza.


" lebih baik kakung aja dalam bahasa Jawa Kakung itu kakek " Raihan.


" hhhmmm bagus juga tu " raja.


" kalok kami apa " serektak anak anak.


" om aja udah selesai gak pening manggil nya nanti " serektak mereka.


{ kasian autor nanti otak nya gak jalan karna terlalu banyak panggilan }>


" ya sudah lah " serektak mereka.


" mas mau kemana udah malam ini " Husna.


" mas mau beli bakso bakar sama sate. adek mau " dewa.

__ADS_1


" MAU " serektak anak anak.


" kk nanyak kk Husna bukan kalian " dewa.


" yyyaaahhh pppaaarrraaahhhh " serektak mereka.


" nanti kk belikan " dewa.


" Husna mau mas tapi Husna mau ikut mas hehe" Husna.


akhirnya mereka pergi membeli bakso bakar dan sate. selesai membeli.


" dek kenapa pegangin perut terus " dewa.


" sakit mas" Husna.


" mungkin cuman itu hanya gejala nya aja dek kan udah biasa kayak gitu " dewa menjalan kan mobil nya.


" gak mas ini sakit kali " Husna menangis.


" astaghfirullah yg betul dek gak bohong kan " dewa.


" ngak mas ini sakit kali " Husna.


" ok ok sabar kita ke rumah sakit sekarang adek hanya harus banyak banyak istighfar jernih pikiran tenang gak Sampek 5 menit lagi kita sampai kok " dewa juga panik.


sampai di RS.


Husna langsung di larikan ke ruang persalinan. dewa menunggu di luar karna ia belum di ijin kan masuk.


" loh kk ngapain disini " kaisar yg sedang sif malam.


" Husna ngelahirin " dewa panik.


" Alhamdulillah kenapa kk panik sekarang telpon mommy cepat" kaisar.


ketika dewa hendak menelpon ia di panggil oleh perawan.


" dewa Nanda " perawat.


" kk cepat masuk biar kai yg nelpon " kaisar. akhirnya dewa masuk ke dalam ruang persalinan.


" assalamualaikum mommy " kaisar.


" waalaikum salam iya kenapa kai " Maiza.


" mom kk Husna mau ngelahirin sekarang sedang di rumah sakit kalian cepat kesini " kaisar.


" baik baik kami akan kesana " Maiza mematikan telepon bergegas ke rumah sakit


¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya


jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya

__ADS_1


__ADS_2