Perawan Anak Lima 2

Perawan Anak Lima 2
membentak


__ADS_3

sampai ke pemakaman yg di maksud.


" disini ya lis" putra.


" benar kk " jawab Lisa yg masih menangis.


" dek jangan nangis lagi ya udah lah " putra menghapus air mata Lisa.


" iya " Lisa.


mereka keluar dari mobil untuk mencari makan ayah dan mamak Lisa.


" loh Eneng Lisa kok baru datang sih " pak sunan. penjaga kuburan.


" maaf ya pak. bapak tau gak makam orang tua saya "Lisa.


" tau lah... ayok ikut saya " pak sunan.


mereka mengikuti pak sunan sampai ke tempat pemakaman.


" ini neng mas " pak sunan.


" terimakasih ya pak " putra memberikan 2 uang lembar warna merah.


" untuk apa ini mas " pak sunan.


" untuk bapak lah " putra.


" gak usah lah banyak kali ini loh. saya ikhlas kok ini pekerjaan saya " pak sunan.


" saya juga ikhlas kasi bapak. udah bapak ambil aja anggab dapat uang jajan deh " putra.


" terimakasih ya nak saya pergi dulu assalamualaikum " pak sunan


" waalaikum salam " putra.


sedang Lisa udah menangis memegangi batu nisan ke dua orang tua nya.


" udah dong lis kalok Lisa nangis kayak gini nanti mereka sedih juga " putra.


" bg gak tau di tinggal orang tua kayak mana orang tua bg lengkap sedang kan Lisa gak " Lisa.


" sabar put sabar dia lagi hamil emosi lagi meledak ledak lebih baik sabar aja " batin putra.


" udah sekarang kita doakan mereka biar tenang di alam sana ya " putra.


" iya "


selesai Mendokan ayah dan mamak Lisa mereka memutuskan untuk pulang ke rumah utama.


" Lis kita singgah ke minimarket dulu ya beli susu " putra


" hhmm " Lisa.


putra turun dari mobil untuk membeli susu hamil untuk Lisa ia juga membeli soya(susu kedelai) kesukaan lisa. selesai itu putra langsung masuk ke dalam mobil. putra membuka tutup botol soya tersebut dan meminum nya sendiri.


" bg " Lisa melihat putra sangat menikmati soya tersebut.


" iya " putra.

__ADS_1


" Lisa juga mau " Lisa.


" nah " putra meminum soya tersebut dan memberikan ke Lisa dari mulut nya ke mulut Lisa. dan Lisa gak nolak tu.


" bukan kayak gitu Lisa mau minum sendiri " Lisa.


" habis " putra.


" habis " Lisa mulai menangis lagi.


" eh enggak kok lis bg juga beli gak satu kalek ini " putra.


Lisa menerima nya dan meminum nya tapi air mata masih ngalir aja.


sampai dirumah.


para pelayan menyambut ke datangan mereka berdua. ini membuat sangat risih untuk putra di perlakukan seperti seorang raja saja tapi ini biasa biasa aja bagi Lisa dan Lisa langsung masuk menuju kamar.


" kalok saya yg datang gak ada om Safwan jangan kayak gini saya risih " putra berjalan menuju dapur.


" baik tuan " para pelayan.


di dapur.


" hadeh di rumah banyak sekali pelayan karna om Safwan yg meminta " putra yg hanya bisa pasrah.


" tuan muda biar saya saja " pelayan.


" tak papa saya juga bisa " putra mengambil makanan untuk Lisa.


" baik tuan " pelayan.


" baik " para pelayan.


di dalam kamar.


Lisa masih aja menangis tapi tetap meminum soya tersebut.


" yank Ayuk makan dulu " putra.


" gak " Lisa.


" Ayuk makan dulu lah sikit aja " putra.


" gak " Lisa.


" kalok Lisa gak makan nanti anak kita juga gak makan. dari pagi Lisa belum makan kan ini udah siang loh gak kasian sama bayi kita " putra.


" di bilang gak mau ya gak mau lah " Lisa melempar piring tadi ke lantai hingga lecah.


" astaghfirullah LISA " putra membentak Lisa karna kesel.


" bg bentak Lisa bg bentak Lisa " Lisa menangis karna ketakutan melihat putra yg baru pertama kali membentak nya.


" sudah lah " putra memberikan piring dan makanan yg di buat oleh Lisa.


" aauu " jari putra berdarah karena terkena beling kaca.


" bg bentak Lisa " Lisa terus menangis.

__ADS_1


putra mengobati lukanya sendiri membersihkan itu semua sendiri. setelah selesai ia lebih memilih untuk mandi. selesai mandi.


putra memakai kaos biru dan celana putih.


" lisa " putra.


" Lisa maafin bg ya bg salah bentak Lisa tadi " putra mencoba untuk menenangkan Lisa.


" udah dong nangis nya kasian anak kita loh " putra mencoba membalikkan tubuh Lisa ke hadapan nya.


" Lisa marah ya sama bg... bg minta maaf bg salah tak seharusnya bg kayak gini " putra memeluk Lisa yg kini sudah di hadapan nya.


" Lisa juga salah " Lisa membalas pelukan putra sambil menangis..


" Lisa yg salah tak seharusnya Lisa menepis makanan tadi sampai pecah kayak gitu dan membuat jari bg berdarah " Lisa menangis.


" udah gak papa kok Lisa jangan nangis lagi ya " putra


" iya Lisa gak nangis lagi janji " Lisa.


sore hari di tempat pesta pernikahan.


" ya Allah sayang kalian kapan tidur nya sih " dewa yg udah melakukan segala cara untuk membuat ke2 anak nya ini tidur tapi tak tidur tidur juga.


" kk mereka itu gak mau tidur jangan di paksa dong " mawar yg dari tadi sudah jadi sorotan para lelaki karna kecantikan nya.


" maca mana nak tidur kau gangguin aja dari tadi mawar ajak main mereka terus ya gak tidur tidur tulif lagi " dewa.


" hadeh coba kk pikir kalok mereka capek di siang hari otomatis dia akan tidur nyenyak di malam hari " tulif yg kuliah mengambil jurusan kedokteran.


" betul itu" mawar juga mengambil jurusan yg sama seperti tulif.


" iya Bu dokter " dewa.


" ya iyalah " mawar dan tulif.


" kk nampam putra gak " raja yg tiba tiba datang.


" putra udah pulang duluan katanya badan Lisa gak enak dan kau tau lah lanjutan nya " dewa.


" OOO kalok gitu ayok ke mesjid udah hampir magrib ini hanaf sama Hasna jangan di tidur kan magrib kayak gini " raja.


" loh udah magrib " dewa melihat jam nya.


" astaghfirullah ayok ke mesjid " dewa mengambil peci di dalam tas bayi.


" mereka semua udah ada di mesjid kk aja yg lama " raja.


" sayang ayah jangan nakal ya sama Tante mawar dan tulif dulu selesai ayah pulang dari mesjid baru kita jumpa lagi " dewa mencium ke dua anak nya.


" aaa yaa ddaa" hanaf dan Hasna.


" dada ayah pigi assalamualaikum " dewa dan raja.


" waalaikum salam " mereka.


¥¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya

__ADS_1


__ADS_2