Perawan Anak Lima 2

Perawan Anak Lima 2
aku tak mau kehilangan anakku


__ADS_3

" ini semua pasti dalangnya mommy ini " kaisar yg menyelimuti dirinya.


" eh sampai lupa sama istri sendiri. dek yok sini tidur " kaisar.


" iya " Ika membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.


kaisar mematikan Lampu yg tersisa hanya lampu tidur.


" mas " Ika.


" iya " kaisar.


" mmm " Ika.


" Ika " kaisar


" iya " Ika.


kaisar menghidupkan lampu kamar kembali.


" buka aja jilbab nya kan cuman mas yg liat " kaisar menatap wajah Ika.


" ok " Ika membuka jilbabnya. rambut Ika lurus dan sangat hitam berbeda dengan rambut kaisar yg sedikit pirang dari lahir.


" lembut " kaisar memegang rambut Ika.


" makasi mas " ika


kaisar dan Ika kembali membaringkan tubuhnya.


" mas " Ika.


" iya " kaisar.


" boleh nanya " Ika.


" boleh dong " kaisar tersenyum kepada Ika.


" mas berhubungan badan mantan istri mas berapa kali dalam 1 Minggu " ika.


" eh " muka kaisar memerah.


" maaf pertanyaan Ika " Ika bangkit dari tidur nya


" hehe tak papa kok. kalau soal itu mas baru 1 kali kok selama 2 Minggu menikah dengan nya " kaisar.


" sungguh baru 1 kali " Ika.


" iya tapi sebelum menikah " kaisar.


" apa" Ika terkejut.


" jangan salah paham cerita nya kayak gini " kaisar menceritakan apa yg terjadi.


" oooo " Ika.


" seperti itulah " kaisar.


" mas gak mau lakuin itu sama Ika. Ika kan istri mas " Ika

__ADS_1


" apa boleh " kaisar.


" emang gak capek apa " Ika.


" capek sih tapi... " kaisar.


" tapi.. apa " Ika.


" Ika emang mau ngelayanin mas. mas gak maksa kok " kaisar.


" ngak kok Ika mau layanin mas sebagai istri mas " Ika.


" Ika kan istri mas loh kayak mana sih " kaisar.


" Ika betul betul ingin melayani mas " Ika bersemangat dia gak tau lebih dalam soal ini.


kaisar membaca doa lalu mencium kening Ika turun ke pipi kanan dan kiri lalu selanjutnya. mereka menikmati surga dunia. Ika hanya pasrah pada nasipnya.


di ruang keluarga.


" udah kalian juga harus tidur udah jam 10 ini " Maiza.


" ok lah selamat malam " serentak mereka kembali ke kamar mereka masing masing.


" mas Ayuk ke kamar ngantuk ini " Maiza.


" nanti dulu " serentak mereka ber6.


" kenapa " Maiza dan Rahman kembali duduk.


" baca ini " Safwan kasi Maiza 3 lembar kertas. dan Maiza membaca nya.


" maksud kalian apa " Maiza.


" dek orang tua mereka mencari mereka " Safwan.


" kau tau kan " zafwan.


" berita tau mereka kita akan kesana dalam 3 hari lagi " Raihan.


" kalian ingin menjauh kan ku dengan anak anak ku kalian jahat " Maiza menangis.


" uang nya mereka tawarkan kan gak berguna buat ku mau seberapa banyak pun mereka kasi aku tak akan menyerahkan anak ku " Maiza menangis.


" dek udah jangan nangis lah " Rahman.


" kk tau umur 15 tahun kau sudah merawat mereka dari bayi sampai sebesar ini kau juga sudah menyayangi mereka seperti anak kandung mu sendiri " Anna.


" tapi dek mereka juga harus tau siapa orang kandung mereka. orang kandung mereka masih hidup dek mereka lebih berhak dari pada kita " zufla.


" dan lagi Lana sudah berumur 22 tahun dia juga pasti akan menikah kan di butuh wali nya di butuh nama ayah kandung nya pikir dek " Sarah.


" kalian jahat kalian jahat. kenapa orang tua mereka gak mencari mereka dari 22 tahun yg lalu kenapa harus sekarang coba mereka ingin mengambil manis nya aja gitu Maiza gak akan menyerahkan mereka pada orang tua kandung mereka. sampai kapan pun Maiza gak akan menyerahkan mereka ber5 " Maiza.


pppllaaakk.


Safwan menampar Maiza.


" maiza jernih kan pikiran mu. mereka bukan anak kandung mu mereka bukan lahir dari rahim mu. tapi kau merawat mereka dengan susah payah dari kecil hingga sekarang kk tau. kk juga tau kau sangat menyayangi mereka ber5 tapi mereka juga butuh orang tua mereka mereka juga berhak tau siapa orang kandung mereka. maiza jangan egois jadi orang tua. umur 15 tahun kau di hina sebagai *******, murahan, mereka di hina sebagai anak haram kau menyemangati mereka kau membimbing mereka kan. dan sekarang waktu telah habis Serah kan mereka pada orang tua kandung mereka. setelah berjumpa suruh mereka memilih bersama mu atau bersama orang tua kandung mereka " Safwan berjalan meninggalkan Maiza dan Rahman.

__ADS_1


mereka ber6 juga meninggal Maiza dan Rahman di ruang tamu. ini sangat mengejutkan Safwan tak pernah mengunakan kekerasan kalok tidak di paksa.


" sekarang kita ke kamar ya " Rahman membawa maiza yg mematung karna tamparan Safwan. bukan sakit karna tamparan. tapi karna kenyataan.


di kamar Maiza dan Rahman.


" sakit " Rahman


" gak sakit tapi sakit kali melihat keadaan kayak gini " Maiza menangis.


" udah dek jangan nangis lagi nanti mas sedih loh " Rahman.


" mas aku gak mau pisah sama anak ku mas aku gak mau biar pun mereka bukan terlahir dari ku biarpun mereka bukan dari rahim ku tapi aku sangat menyayanginya seperti aku menyayangi anak anak kita mas " Maiza.


" dek yg mereka katakan itu betul jangan egois besok pagi setelah semua orang ke kantor bicara pada mereka berlima. bicara baik baik pada mereka ya " Rahman.


" aku gak mau pisah dari anak ku mas aku gak mau " Maiza.


" sabar dek sabar orang tua mereka juga ada kan serahlah mereka pada orang tua mereka dek setelah itu biar mereka memilih " Rahman.


" tapi mas " Maiza.


" nanti kita pigi anak anak gak ikut anak anak biar saja di rumah yg ikut hanya kita ber2 dan mereka ber5 " Rahman.


" mas " Maiza.


" iya " Rahman.


" mas tau kan ini semua " Maiza.


" iya mas dah tau ini semua " Rahman jujur.


" kenapa gak bilang " maiza.


" mas takut adek jadi kayak gini lah tapi terjadi juga " Rahman.


" kalok gitu kita tidur aja lah ngantuk " Maiza.


" hhmm " Rahman.


" aneh biasa nya jawab iya" batin maiza.


" Ade ada lupa ya makanya kayak gini " Maiza.


" malam apa ini " Rahman.


" malam Selasa kan " maiza.


" tak ingat " Rahman.


" oooo ingat ingat " Maiza lupa.


" hhmm " rahman


" kalok gitu Ayuk lah sayang " Maiza.


¥¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya. Jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya

__ADS_1


__ADS_2