Perawan Anak Lima 2

Perawan Anak Lima 2
berdebat untuk pertama kalinya


__ADS_3

kaisar telah pulang dari mesjid. ketika sampai di rumah ia Melihat sari yg masih belum bangun.


" sari ayo bangun udah jam 6 loh " kaisar dengan lembut.


" sebentar lagi " sari


" ayo bangun " kaisar.


" sebentar lagi " sari.


" ya sudah lah " kaisar.


kaisar bersiap siap jam 7 nanti mereka akan berkumpul.


*jam 7


" ok* gini kita akan berpencar menjadi 3 tim. setiap tim membawa 1 koper ini. di dalam koper ini ada berbagai jenis obat tapi kalok ada di temukan penyakit dari warga yg gak di mungkinkan untuk itu. tolong di kasi tau bahwa 6 hari lagi kita akan membawanya langsung ke rumah sakit. semua biyaya gratis . paham " kata kaisar yg fokus pada Lettop nya.


" paham " serektak mereka.


" Tim pertama ; Dewi, levi , Tania "


" Tim kedua. ; putri, Ilham. "


" Tim ke tiga. ; saya dan Jamil " kata kaisar.


" kalok menurut laporan ada 10 warga sedang hamil ini 5 warga sudah 9 bulan kalok mereka melahirkan kayak mana Ulin gak ikut loh " Tania. Ulin adalah dokter kandungan.


" maka kita harus turun tangan langsung " kaisar.


" kalok ada dukun beranak kayak mana " Jamil.


" maka kita ikut membantu persalinan pastikan namanya di akte kelahiran anak tersebut nama kita apabila nama dukun tadi maka akan sulit untuk di perbarui " kai.


mereka sangat mengerti apa yg kaisar jelaskan.


" Tim pertama melakukan pemeriksaan di bagian daerah depan tim ke2 di bagian tegah daerah tim ke3 di bagian paling belakang daerah " kaisar.


" kayak mana mau tau daerah tengah " Tania.


" bagain depan kita langsung turun aja bagaian tengah nanti ada pak RT di sekitar bagian tengah lah tu kalok bagian belakang maka ada pak RW jelas " kaisar.


" jelas " serektak mereka.


" sebelum kegiatan di lakukan mari berdoa dengan keyakinan dan kepercayaan masing masing doa di mulai " kaisar.


" doa selesai " kaisar.


" semoga berhasil " serektak mereka langsung turun ke lapangan.


kaisar masuk kedalam kamar untuk mengambil baju dokter nya. ia melihat sari berdandan dengan baju yg sangat mini.


" mau kemana " kaisar.


" mau ikut kau lah bosen di sini " sari.


" dengan pakaian kayak gitu " kaisar.


" ini baju yg paling sopan menurut ku " sari sedang memakai lipstik.

__ADS_1


" jangan ikut kalok sari masih berpakaian kayak gitu kk akan pincamkan gamis sama buk RW " kaisar hendak keluar kamar.


" untuk apa " sari.


" untuk sari pakai lah sama hijab nya kalok ada " kaisar.


" sari gak mau pakai hijab belum ikhlas untuk apa di pakai " sari.


" pakai hijab walau terpaksa nanti juga akan terbiasa " kaisar keluar meminjam pakaian dan kembali ke kamar.


" pakai ini " kaisar.


" gak mau " sari.


" pakai " kaisar masih lembut.


" di bilang gak mau gak mau lah " sari.


" kalok gak mau pakai nanti masuk neraka cepat pakai " kaisar.


" mau aku masuk neraka kek mau masuk surga kek itu urusan ku bukan urusan mu " sari.


" kk telah menjadi suami mu maka kk bertanggung jawab atas dirimu kalok sari kayak gini kelak di akhirat kk akan di tarik ke neraka kk gak mau " kaisar.


" gak usah sok panggil kk deh kau itu masih 22 tahun itu pun cuman dokter gaji nya kecil tau gak karna itu aku mau pakai baju apa kek ya terserah ku " kata sari menunjuk nunjuk kaisar.


" cepat pakai ini " kaisar.


" gak mau ********* " sari memaki kaisar.


kaisar terdiam mendengar yg sari ucapkan ini pertama kalinya ia di maki oleh seseorang istri di hari pertama.


kaisar yg hendak memukul sari sempat ia tahan.


" TOLONG TOLONG SUAMI KU MEMUKUL KU TOLONG " teriak sari memukul botol kaya ke tangan nya sampai berdarah.


semua orang di dalam rumah langsung menuju kamar kaisar.


" apa yg terjadi " mereka melihat kaisar mengambil botol kaya dari tangan sari melempar nya ke dindin.


" terserah mu lah kalok masih pakai ini lebih baik gak usah pakai baju sekalian " kaisar mengambil baju dokternya langsung Keluar Tampa peduli banyak orang yg menyaksikan.


" hei kalian ayo obati aku cepat sakit ini " kata sari marah marah.


" obati lah sendiri " serektak mereka.


" kalian dokter cepat obati aku berapa pun duitnya akan ku bayar " sari.


Dewi terpaksa mengobati sari karna lukanya berdarah sedikit banyak.


" nah duitnya " sari meremas uang 200 ribu lalu menyampakkan nya ke hadapan Dewi.


Dewi langsung pergi begitu saja tanpa memperdulikan nya. setelah kajadian itu kaisar mencoba lebih bersabar. mereka langsung turun ke lapangan tapi sari tetap memakai maju mini nya membuat ia menjadi sering di goda oleh laki laki sepanjang jalan.


ketika sore hari hendak menjelang magrib kaisar Jamil dan sari mendatangi 1 buah rumah yg seperti nya sudah tak layak di tempati.


" assalamualaikum " serektak mereka.


" waalaikum salam " serektak orang dari rumah. di dalam rumah hanya ada 3 orang nenek tua kakek tua dan cucu mereka berumur 3 tahun.

__ADS_1


" masuk masuk " nenek.


" terimakasih nek " serektak mereka.


Jamil memeriksa nenek tersebut kaisar memeriksa kakek yg sedang demam tersebut. setelah selesai mereka memberikan obat.


" hei sayang sini om periksa " kata kaisar dengan lembut.


" tak tak mau di untik tak mau " kata anak perempuan tersebut.


" tak ok tak suntik kok. nama nya siapa " kaisar.


" ala " ala.


" ala om ada 5 cokelat mau gak " kaisar mengeluarkan cokelat dalam tas nya.



" mauu " ala berjalan mendekati kaisar.


" sebelum itu sini om periksa dulu " kaisar.


" Hem periksa " ala duduk di pangkuan kaisar.


" coba buka mulut nya dulu " Jamil. ala membuka mulutnya. setelah selesai memeriksa ala memakan cokelat nya.


" nek boleh kami minta ijin buat sholat di sini " kaisar.


" boleh kok tunggu nenek ambil sejadah nya " nenek.


" gak usah nek kami bawa kok " kata Jamil dan kaisar.


" kamar mandinya di sana maaf ya tempat nya kecil " nenek.


" tak apa apa kok " mereka berjalan menuju kamar mandi. singkat cerita.


habis magrib.


" terimakasih ya nek " serektak mereka menyalami nenek dan kakek lalu berjalan ke rumah selanjutnya.


" kalian Luan aja ada yg ketinggalan " kaisar berlari ke rumah nenek tersebut.


" kita tunggu di sini saja " Jamil.


" loh kok balek nak " nenek.


" maaf nek " kaisar mengambil sesuatu dari tas nya.


" om " ala.


" ala sayang " kaisar mengambil amplop berwarna putih.


" nenek maaf ya kaisar gak bisa kasi banyak tapi di dalam sini ada uang kalok gak salah 10 JT tapi kalok kurang maaf ya nek. ini uang untuk nenek kakek dan ala " kaisar menyerahkan uang tersebut.


" ini banyak sekali nak " nenek.


¥¥¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya

__ADS_1


jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya


__ADS_2