Perawan Anak Lima 2

Perawan Anak Lima 2
emang boleh


__ADS_3

" mas bajunya di buka dulu " Ika.


" CCCCIIIIIIIEEEEEE mamak kk Ika manggil kk kai dengan sebutan mas " Ikbal yg akan tamat SMA tahun ini.


" wah bakal jadi mantu tetap ini " muri.


" mamak ini lah Ika ini hanya asisten pribadi mas kai aja " Ika.


" pekerjaan Ika kan perawatan bukan asisten pribadi kan " Mali.


" Ika memang sisten pribadi saya di rumah sakit tapi kalok saja ada jadwal operasi maka Ika akan kembali menjadi perawat Ika bersama saya gak sepenuh waktu kok hanya kadang kadang aja " kaisar.


" emang nya kai dokter apa " Mali.


" mas kai ini kepala rumah sakit tempat Ika kerja dia juga dokter bedah. dan Ika baru jadi asisten pribadi nya baru 1 hari ini karna dokter kai baru saja bangun dari komanya selama 1 bulan " Ika.


" ya Allah kok bisa koma nak " muri.


" KDRT Mak " kaisar.


" maaf ya kami gak tau kalok kamu udah nikah " Mali.


" gak papa kok Abah tapi saya baru aja bercerai sama istri saya dan nunggu persidangan aja " kaisar.


" duda toh udah berapa lama nikah punya anak " Abah.


" saya nikah baru nikah hampir 2 Minggu dan tak memiliki anak " kaisar.


" masih punya kesempatan kk " Ikbal.


" apaan sih bal " Ika.


" umur nya berapa nak " muri.


" 22 tahun Mak " kaisar.


" muda lagi sebaya pula sama Ika " Abah.

__ADS_1


" udah udah mas buka bajunya nanti kotor sini " Ika


" iya " kaisar membuka seragam dokternya dan mengasi nya kepada Ika dan Ika menyimpan nya.


" kapan nikahi anak saya gak usah sembunyi rasa deh saya tau kamu suka sama anak saya " Mali terus terang.


" emang boleh Abah " kaisar.


" ya boleh lah " Abah.


" tapi saya ini seorang duda Abah " kaisar.


" mau duda mau perjaka kek sama aja yg penting laki laki kan Abah tak mempermasalahkan " Abah.


" tapi kan Abah kai gak bisa memberikan keturunan buat Abah sama mamak " kaisar menunduk.


" mandul " muri.


" bukan mandul tapi harapan saya memiliki anak itu sangat kecil " kaisar.


" bukan berarti tidak bisa kan " muri.


" kalok punya niat baik kami juga " muri.


" Mak udah selesai belum samak nya udah lapar ini cacing di perut udah demo bentar lagi tauran ini kalok gak di kasi makan " Ika.


" sejak kapan cacing di perut bisa tauran apa di dalam perut ada jual senjata tajam hingga bisa terjadi tauran " batin kaisar.


" udah masak itu tinggal makan. Ayuk makan semuanya " muri.


laut yg ada di atas meja adalah rebus Yasin singkong kacang panjang, tumis kecamba pakai tahu dan sambal belacan alias sambal terasi.


mereka makan mengunakan tangan. kaisar gak pernah makan pakai tangan jadi gak tau caranya.


" kenapa gak di makan mas " Ika.


" saya gak tau cara makan tanpa sendok " kaisar.

__ADS_1


" lah kai biasanya makan pakai apa " Ikbal.


" biasanya kk makan pakai garpu sendok pisau dan sumpit pokonyA sesuai dengan menu makanan yg di sajikan " kaisar.


" makan nya itu kayak gini mas " Ika mengajari kaisar dan kaisar mengikuti nya.


malam hari.


" ini hujan kapan berhenti nya lah " kaisar.


" mau nya dia gak berhenti kayak mana " Ika.


" kebanjiran lah kita " kaisar.


" Ika Ikbal pergi tidur sekarang udah jam 10 ini. dan nak kai ini pakai baju Abah dulu besok pagi baru pulang ya udah malam ini " muri.


" terimakasih mamak " kaisar pergi ke kamar mandi Ika dan Ikbal kembali ke kamar masing masing buat tidur.


Mali muri dan kaisar bicara serius soal sesuatu hanya mereka yg tau.


" abah mamak ini ada undangan pernikahan kk kai dia akan nikah 5 hari lagi datang ya pas hari Jum'at " kaisar.


" tentu lah kami pasti datang "


keesokan harinya.


" assalamualaikum kai di mana sayang " Maiza menelpon kaisar .


" waalaikum salam kai ada di rumahnya mantu mommy yg baru " kaisar.


" baru 2 hari udah dapet aja ya. " maiza.


" hehehehe " kaisar.


" mommy cuman nyarankan saja. jarik yg baik tidak seperti mantan istri mu itu mommy gak mau seperti dia " maisa


" iya mom kaisar tau kok " kaisar.

__ADS_1


" udah dulu ya mom kai nak berangkat kerja dulu ya assalamualaikum mommy " kaisar.


" waalaikum salam sayang " Maiza mematikan telepon tersebut


__ADS_2