
malam harinya.
semua mereka kumpul di meja makan tepat nya di ruang makan.
" ngomong ngomong kok ini sayuran semua ya " kata anak anak melihat makan malam sayur semua dan beberapa ikan.
" ayam goreng ngak ada " kata dara.
" iya sayur rebus ngak di tumis " kata Aisyah.
" kk raja itu sakit jadi kita harus makan yg kk raja makan " kata Anna.
" baik lah " kata mereka makan makanan mereka.
" loh ija raja mana " kata zufla.
" maaf semuanya kata kk raja. kk raja mau makan di kamar badannya agak lemas " kata ija mengambil piring.
" hadeh kk raja ini udah lebih baik di rumah sakit tapi kok maunya di rumah. kebiasaan tu " kata kaisar berdiri berjalan.
" mau kemana kai " kata Maiza.
" mau ganti impuls kk raja yg suka di rumah itu " kata kaisar.
" kai kenapa itu ikan" kata zufla.
" katanya ada peralatan medis Beru dari Jerman. pas mas kai ingin beli tau tau udah habis dan terpaksa nunggu 2 bulan lagi dan mas kai udah nunggu selama hampir 3 bulan eh tau tau udah habis lagi " kata Ika.
" peralatan apa " kata zufla.
" Ika ngak tau ditel nya sih tapi kayaknya ini alat bantu pernapasan keluaran terbaru kalok ngak salah " kata Ika.
" gambar nya kayak gini " kata Safwan memberikan hpnya.
" betul om " kata Ika.
" mana sih mau nengok " kata Anna zufla Sarah dan Maiza.
" kalian ini lah Ika kasi hp nya sama mereka " Kata Safwan.
" ini " kata Ika.
" wah ini sih ada di rumah sakit zufla " kata zufla. zufla memiliki beberapa rumah sakit milik nya dan milik orang tuanya.
" Anna juga ada ini alat kayaknya bisa lah Anna kirim ke rumah sakit ini mungkin akan sampai 1 bulan lagi " kata Anna mengutak Atik hp Safwan
" saya udah selesai makan " kata anak anak .
" bagus cuci piring nya " kata Sarah.
" baik lah " kata mereka.
__ADS_1
" dewa " kata zafwan.
" iya om " kata dewa.
" dewa punya rencana punyak anak lagi tahun ini " kata zafwan.
" om sarankan lebih baik di kasi jarak dulu nanti kalian kerepotan mengurus bayi sekali tiga " kata Raihan.
" entahlah dewa belum memikirkan nya sampai kesitu " kata dewa.
" ooo" kata mereka semua.
selesai makan mereka di ruang keluarga untuk bercerita cerita. lalu kekamar mereka masing-masing.
di kamar dewa.
Aska lagi Menganti bajunya dengan baju tidur. lalu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
" apa mas dewa akan mintak hak nya lagi ya malam ini... tapi.. bagaimana kalok aku kayak semalam lagi dan mengecewakan mas dewa... jujur aku masih troma sama hal satu ini " kata aska melihat ke kamar mandi karna dewa sedang mandi.
" lebih baik aku ngak minta lagi deh dari pada kayak semalam ujung ujung nya aku yg tersiksa satu malaman... jujur aku belum pernah merasakan kayak gini " kata dewa yg sedang berendam
kejadian semalam.
dewa baru saja pulang dari kantor dan langsung menuju ke kamar untuk bersih bersih. dewa melihat Aska yg sedang menunaikan sholat ashar sendirian di kamar dan sholat selesai.
" udah habis haitnya " kata dewa.
" Alhamdulillah sudah mas " kata aska.
" itu.. boleh " kata aska dengan muka memerah.
" terimakasih ya kalok gitu saya tunggu nanti malam " kata dewa berjalan keluar kamar dengan gembira.
" astaghfirullah apa yg aku katakan tadi " kata aska menyesali perkataan nya tadi.
di dapur.
" malam ini mungkin ini bukan pertama kalinya ya tapi kok bisa sesenang sini sih. jadi teringat sama Husna " kata dewa yg sedang memasak makan malam untuk mereka.
malam harinya.
dewa baru saja selesai meniduri Hasna karna Hasna yg paling payah untuk tidur malam. dewa melihat Aska yg duduk di tepi tempat tidur. dewa mendekati Aska dan duduk di sampingnya.
" Aska boleh " kata dewa yg sudah sedikit terbawa nafsu nya.
" boleh " kata aska grogi.
" saya mulai ya " kata dewa. dewa mematikan lampu kamar. lalu memulai aksinya
dewa membaca doa lalu mencium kening turun ke pipi kanan dan pipi kiri lalu menuju ke bibir indah Aska dan turun lebih jauh.
__ADS_1
ketika dewa sudah ingin memuaskan hawa sexsual. dewa berhasil menembus kedalam tubuh aska. dewa memulai permainan intinya dengan lembut karna tau akan kondisi aska.
" hiks hiks hiks " kata aska menangis pelan.
dewa melihat ke arah Aska yg sedang menangis pelan.
" sudah lah sampai di sini saja kembali lah tidur dan maaf saya sudah memaksa Aska " kata dewa mencabut nya lalu membaringkan tubuhnya membelakangi Aska dan tidur.
" tak seharusnya aku mengikuti nafsu ku tadi" batin dewa.
" maaf hiks hiks maaf " kata aska menangis.
kembali ke awal.
dewa keluar dari kamar mandi hanya melilit handuk di tubuhnya bagian bawah saja.
" mas ini biasanya pakai baju di kamar mandi " kata aska menutup matanya.
" lagian kamu juga udah nengok dari atas sampai bawah kan semalam " kata dewa berlalu ke ruang pakaian.
" tak biasanya mas dewa cuekin aku " kata aska sedikit menangis.
TOK TOK.
" dewa Aska " kata Anna dan zufla mengetuk pintu kamar nya.
Aska berjalan mengambil pakaian dan memakainya tak lupa jelbab dan cadar nya.
" iya Tante " kata aska membukakan pintu untuk mereka.
" ini hanaf dan Hasna nya udah tidur " kata Anna masuk kedalam kamar dan meletak hanaf di tempat tidur nya.
" oiya biasanya malam mereka tidur sama kalian atau sendiri kayak gini " kata zufla meletak Hasna di tempat tidur nya.
" biasanya sih tidur sama kami satu tempat tidur ber4 tapi karna tempat tidur nya ngak muat buat sama hanaf dan Hasna jadi mereka terpaksa di sini " kata aska.
" loh Tante ngapain di sini " kata dewa yg keluar dari ruang pakaian.
" mau mulangin anak yg kami pinjam " kata mereka.
" udah yu kk kita jangan ganggu mereka kita keluar aja mereka mau buat cucu selanjutnya untuk kita. " kata zufla membawa Anna keluar kamar.
" entah kapan pun anak ku buat cucu langsung untuk ku ngak sabar " kata zufla keluar dari kamar.
" dasar tente Anna sama Tante zufla taunya bawa hanaf sama Hasna lari aja sama aja kayak Tante Sarah sama mommy " kata dewa mengunci pintu kamar. lalu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
" mas " kata aska
" iya. ngapain berdiri saja Ayuk tidur " kata dewa.
" ASKA MAU LAYANI MAS SEBANGAI SUAMI " kata aska membuat pipinya memerah.
__ADS_1
¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya