
" jadi kalian ber3 kapan boleh pulang ke rumah " kata Safwan.
" entah lah " kata Rahman dan Raihan.
" udah ngak usah pulang pasti betah di sini " kata zafwan.
" nanti sore mereka udah bisa pulang Lisa juga udah bisa pulang " kata Maiza.
" OOO " kata mereka semua.
" Lisa udah tentuin nama belum " kata Anna.
" belum Tante bingung mau kasi nama apa " kata Lisa.
" nanti acara nama sama kan saja sama acara sunatan mereka ber6 " kata Safwan.
" acara sunatan " kata Raihan.
" mereka itu umur nya udah 11 tahun udah waktunya kan untuk sunat " kata Zafwan.
" apa mereka tau " kata Rahman
" seperti ngak lah " kata Safwan.
" kapan acaranya " kata Sarah.
" 8 hari lagi " kata zufla.
" berarti hari Jum'at ya soalnya hari Kamis ambil rapot di sekolah " kata Sarah.
" pestanya mau di sama kan sama pernikahan dewa ngak dek " kata Safwan.
mendengar perkataan Safwan tiba tiba Maiza menjadi lebih mendiam.
" Maiza Maiza iti resikonya kalok jadi yg tertinggi pasti akaan selalu mau di jatuh kan jangan emosi lah lagian dewa juga bertanggung jawab kan " kata Safwan.
" iya sih tapi kan tetap aja itu salah " kata Maiza.
" dulu kk juga sering kenak kayak gitu malah sebelum nikah lagi " kata zafwan.
" kk juga seringkali kenak tau ngak setiap ada acara lebih banyak jangan terima minuman yg di kasi sama perempuan lebih bagus minta sama pelayan saja " kata Safwan yg sudah berpengalaman dalam bidang ini.
" hhaaa tapi macamana pun udah terlanjur terjadi yg bisa di ubah lagi " kata Anna.
" nasi udah jadi bubur " kata mereka semua.
di rumah utama.
" nganti baju kalian habis itu makan " kata Rasyid.
" baik Kk " kata mereka menuju kamar mereka masing masing-masing.
dikamar Aisyah dan dara. mereka satu kamar karna mereka berdua sama sama ngak bisa tidur sendiri.
" hadeh ngak terasa sekarang umur kita udah masuk 11 tahun Minggu lalu " kata dara yg merebahkan diri di sofa kamar
" kk baju mu kok ada darah nya sih " kata Aisyah.
__ADS_1
" masak sih " kata dara berkaca di depan cermin.
" darah apa ini saos mungkin " kata dara.
" mungkin lah " kata Aisyah membalikkan tubuh ingin mengambil baju nganti.
" loh baju mu juga ada darahnya ini " kata dara memegang rok Aisyah.
" lebih baik kita cuci saja lah " kata dara masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan noda tersebut bersama Aisyah.
" kk kok berdarah lagi " kata Aisyah.
" aneh sih tapi perut nya sakit ini " kata dara.
" telpon mommy lah " kata Aisyah mengambil hpnya yg khusus di pakai untuk nelpon saja.
" assalamualaikum mom " kata Aisyah.
" waalaikum salam kenapa sayang " kata Aisyah.
" ini mom kami berdua aneh masak keluar darah sih dan ngak mau berhenti perutnya juga sakit " kata dara.
" lah anak ku sakit " kata Raihan panik.
" darah perut sakit " kata Anna.
" menstruasi pertama kali mungkin mereka " kata zufla.
" hhmm bisa jadi " kata Sarah.
" lah kalian kok tenang sih anak ku sakit perut loh suruh mereka kerumah sakit biar di periksa " kata Raihan yg cemas.
" loh kok ngak usah sih " kata Raihan.
" cemas kali pun kau. anak mu itu cuman dapat hait untuk pertama kalinya wajar kalok mereka bingung " kata sari pudin.
" tumben kau dewasa " kata Safwan.
" iya betul itu " kata zafwan
" gini gini kalok betul aja di bilang tumben " kata Saripudin.
" sayang tunggu mommy sama bunda kesana ya " kata Sarah.
" baik lah " kata mereka.
akhirnya telpon nya di matikan Sarah dan Maiza pulang ke rumah
kuliah Aska.
jam kuliah sudah usai kini mereka bersiap siap untuk pulang.
" astaghfirullah " kata aska yg di siram dengan sebuah jus buah.
" kau pasti telah menggoda bobo kami ha mingga kalian bisa satu mobil " kata Ica.
" aku ngak mengoda mas dewa kok " kata aska.
__ADS_1
" mas mas jangan sok akrab deh sama bobo kami " kata mereka menyiram Aska dengan minuman mereka
" we dia pasti jual diri dia makanya bobo mau sama dia " kata jira.
" pastas lah pakaian nya tertutup dari atas sampai bawah rupanya mau nyembunyiin bekas bekas om om ya " kata ica.
" jaga mulut mu " kata aska tak terima.
" alah bilang saja lah " kata mereka.
" terserah kalian lah " kata aska berdiri dan pergi dari kelas kembali pulang ke rumah dewa lalu membersihkan diri.
di tempat dewa.
" permisi pesanan makanan bobo " kata ob.
" letak saja di meja situ " kata dewa masuk kadalam kamar melihat hanaf dan Hasna.
dewa melihat hanaf dan Hasna sedang tidur sambil berpelukan. akhir akhir ini mereka sudah bisa telungkup dan mengangkat kepalanya.
" anak kok bisa selucu ini sih " kata dewa memfoto mereka berdua.
setelah itu dewa pergi ke mejanya dan membuka makanan yg sudah di pesannya lewat online tadi.
singkat cerita dewa telah menghabiskan makanannya dan hanaf Hasna menangis dari kamar tanda ingin meminum susu. dewa membuat susu mereka dan mereka kembali tenang.
" kayak nya susu udah hampir habis popok juga udah hampir habis mungkin nanti pulang aku akan singgah ke mall untuk beli.
sore hari.
semua telah pulang kerumah utama kecuali raja yg belum sadarkan diri. Maiza menyuruh ija untuk ikut bersama mereka baru besok pagi kembali ke sana.
mereka sedang berkumpul di ruang keluarga bersama sama. Safwan memerhatikan wajah Rasyid Rayi Taufik syakir Andra Andre Ali dan isa.
" kalian sedang mikid apa " kata Safwan.
" kami " kata mereka.
" iya " kata Safwan.
" ituu.. " kata mereka.
" kalian takut ya takut apa " kata zafwan.
" takut di sunat " kata mereka ber6 mengecilkan suara mereka.
" takut di sunat " kata Safwan. dan mereka mengangguk.
" emang kalian udah tau ya hari sunat kalian " kata raihan
" eh " kata mereka.
" kalian akan sunat seminggu lagi " kata Rahman.
" WHAT'S "
__ADS_1
¥¥¥
jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya