Perawan Anak Lima 2

Perawan Anak Lima 2
peristiwa sunat


__ADS_3

" kita mulai ya " kata dokter.


" ded gak mau " kata Rasyid menangis karna saking takut nya di sunat.


" ngak bakal sakit kok " kata Safwan mencoba menenangkan Rasyid.


" aadduhh di apaan ituuu Deddy " kata Rasyid melihat.


" udah ngak usah di liat " kata Safwan. zafwan menutup mata Rasyid.


" AAAAAAA SAKIT " kata Rasyid berteriak.


" mama " kata mereka ketakutan mendengar jeritan Rasyid.


" udah mom kita pulang aja yuk ngak mau Isa isa mau pulang " kata Isa.


" iya bunda Andre mau pulang Andre mau pulang Andre ngak mau " kata Andre berlari keluar.


" ngak bisa " kata dewa menangkap Andre.


" lepaskan kk Andre ngak mau di sunat ngak mau " kata Andre sampai duduk di lantai ngak mau sunat.


sebalik nya di keadaan Rasyid.


" rasy rasy bangun nak udah siap " kata Safwan.


" loh kok ngak bangun " kata zafwan.


" pingsan ini " kata dokter.


" astaghfirullah " kata mereka semua yg ada di sana.


" gini saja bawa dia keluar dekat ibunya dulu mungkin bisa bangun " kata dokter.


Safwan mengendong Rasyid sampai kedekat Anna.


" loh bg kenapa Rasyid nya " kata anna.


" pingsan " kata Safwan meletakkan Rasyid di pangkuan Anna.


" sampai pingsan " kata mereka.


" bahkan kk Rasyid saja pingsan mungkin aku akan mati " batin mereka.


" Andra Ayuk kemari " kata Raihan.


" pa lebih baik kita pulang yuk " kata Andra membujuk Raihan


" ngak " kata Raihan menyeret Andra masuk kedalam.


Andra merebahkan dirinya.


" kita mulai ya " kata dokter.


" iya " kata Andra.


" innalilahi wa innalilahi rojiun eh salah astfiruallah astfiruallah astfiruallah jangan habis jangan habis " kata Andra.


" anak mu Rai anak mu " kata mereka


" haduh " kata Raihan.


Andra sempat mengintip dan pingsan.


" udah selesai selamat ya udah sunat " kata dokter.


" dra jawab dong " kata Raihan.


" pingsan " kata mereka.


" hadeh " kata Raihan.


Raihan mengedong Andra dan meletakkan di pangkuan Sarah.


" loh bg Andra pingsan " kata Sarah.


" pingsan dia nya ngak tau udah lama atau belum " kata Raihan.

__ADS_1


" tamat lah sudah kk Andra juga pingsan " batin mereka.


" Ali Ayuk sini " kata Rahman.


" hhaaa Ali baru ingat besok ada hapalan kita pulang aja ya " kata Ali.


" betul kata Ali kita pulang " kata mereka.


" ngak " kata Safwan zafwan Raihan dan Rahman.


" mom " Ali berharap di selamat.


" ngak pergi sana sama Abi " kata Maiza menyerahkan sarung.


" udah Ayuk " kata Rahman membawa Ali kedalam ruangan.


" kita mulai ya " kata dokter.


" astaghfirullah astaghfirullah' astaghfirullah semoga ngak pendek semoga gak pendek " kata Ali memejamkan matanya.


" pendek yg di hawatirkan " batin mereka.


ketika dokter baru saja ingin mulai Ali melihat dan sama seperti sebelumnya pingsan. setelah selesai Rahman membawa Ali ke pangkuan maiza


" pingsan juga " kata Maiza.


" bahkan Rasyid belum sadar " kata Anna.


" Taufik ayo nak " kata zafwan.


" mama doakan Taufik menang di medan pertarungan kalok seandainya Taufik mati mama harus jaga diri baik baik Taufik pergi dulu untuk berperang ya mama " kata Taufik menangis berjalan menuju zafwan.


" wah ada drama ya " kata zufla.


" belum apa apa udah nangis di Luan " kata dewa yg masih memegangi Andre.


" papa Taufik ngak mau " kata Taufik menangis memegang tangan zafwan saat di sunat.


" udah sebentar lagi siap kan dok " kata zafwan.


" iya " kata dokter.


" ya Allah nak ngak bakalan mati kok " kata zafwan.


" pa kalok Taufik mati papa jangan bikin Mama marah lagi ya pa.. Taufik titip mama " kata Taufik menangis.


" ya Allah ya ngak bakalan mati ngak bakalan mati kok tenang aja " kata zafwan yg melihat Taufik terop sesi dengan kematian.


" ngak pa Taufik bakal mati ini mungkin ini hari terakhir Taufik pa " kata Taufik Melihat dokter mau menyuntik nya malah Taufik memejam kan mata dan akhirnya pingsan.


" lah anak mu betulan mati ngak ini " kata Safwan melihat drama ayah dan anak tadi.


" pingsan ini untuk saja sudah selesai " kata dokter yg mendapat pasien sangat aneh.


zafwan membawa Taufik ke pangkuan zufla.


" sudah ku duga pasti pingsan " kata zufla.


" masih sempat main drama lagi dia di dalam sana dek " kata zafwan.


" wah ngak ada drama Sinta dan Romeo kan " kata Anna. Rasyid yg baru saja sadar dari pingsan mendadak badanya menjadi lemas.


giliran Syakir Rayi dan Isa telah selesai mereka menangis ketika keluar dari ruangan membuat Andre semakin tertekan.


" aduh aduh perut Andre sakit Bun " kata Andre bersandiwara.


" kok bisa sakit sih makan apa tadi " kata Sarah ngawatir.


" lebih baik sunat Andre di batalin aja lah bunda ngak usah dan ngak perlu kayak nya Bun " kata Andre.


" alasan mu ayok kita masuk keruangan " kata dewa udah tau kalok itu hanya sandiwara.


" aaaa kk rusuh lah Andre ngak mau sunat " kata Andre duduk di lantai tapi dewa menyeret nya.


" kalok gitu kita sunat di rumah pakai gunting kuku bagaiman " kata dewa.


" ngak mau " kata Andre

__ADS_1


" ngak sakit kok dre " kata kaisar yg sudah datang dari tadi semenjak dewa memengagi Andre suapaya tak lari. kaisar lah yg memvidiokan mereka.


" ngk mau pokonya ngak mau "kata Andre.


Andre di seret sampai masuk kedalam ruangan


" astaghfirullah Andre " kata mereka.


" papa kk kai sama kk dewa jahat pa masak Andre di paksa buat sunat sih " kata Andre yg sudah di naik ke atas tempat tidur dan di pengangin


" kita mulai ya " kata dokter.


" ngak mau ngak mau " kata Andre meronta ronta membuat dia harus di pengangin.


" Andre tenang ngak sakit kok " kata dokter.


" apanya ngak sakit kk aja sampai pingsan dan yg lain nangis ngak sakit dari mana coba " kata Andre meronta ronta.


" kita mulai ya " kata dokter lagi.


" BUNDA ANDRE NGAK MAU DI SUNAT. Andre ngak mau punya Andre pendek ngak mau ngak mau " kata Andre meronta sekuat tenaga.


" kuat sekali tenaganya " batin mereka kewalahan.


" ngak bakal pendek orang yg di potong kan sikit saja " kata dokter.


" sama saja kurang juga dari ukuran biasanya kan " kata Andre.


" astaghfirullah Andre nanti tumbuh lagi loh sesuai perkembangan tubuh " kata kaisar.


" TUNGGU " kata Andre.


" apa " kata mereka.


" Andre mau minum dulu baru lanjut sunat nya boleh kan " kata Andre memohon.


" alah lah kau ini lah kai ambil dia minum " kata zafwan


" baik lah " kata kaisar mengambil minum dari Sarah untuk Andre.


" nah minum dulu biar tenang " kata kaisar


" terima kk " kata Andre meminum minumannya sampai habis.


" kalok gitu kita lanjutkan ya baring betul betul ya " kata dokter.


" papa " kata Andre nangis.


" astaghfirullah kenapa anak ku yg satu ini lain kali sifatnya " batin Raihan.


{ eh Raihan itu sifat mu waktu kecil kan ya.. nurun lah sama anak mu " kata autor }


" papa Andre ngak mau di potong bagaimana kalok pendek bagaiman kalok salah potong bisa bisa Andre ngak pakai peci lagi tapi pakai jelbab " kata Andre meronta ronta.


" dok punya obat penenang gak biar dia tenang " kata kaisar.


" punya kok dok " kata dokter tersebut yg telah tau edintitas kaisar. dokter itu memberikan obat penenang berupa suntikan.


" terimakasih " kata kaisar.


" dre kau ngak mau sunat kan " kata kaisar.


" iya Andre ngak mau sunat " kata Andre menangis.


" ok tapi harus terima suntikan dari kk dulu ngak sakit kok " kata kaisar langsung menyuntik di lengannya Andre.


" aduh sakit kk " kata Andre meringis.


tiba tiba Andre yg menangis mulai berhenti tubuhnya melemas dan tidak ada pemberontak lagi. yg Andre rasanya hanya damai dan sedikit ngantuk.


" suntik apa itu kai kok bisa tenang " kata Raihan.


" suntik penenang dan juga sedikit obat tidur " kata kaisar.


akhirnya sunat Andre telah selesai. tapi Andre malah tertidur.


¥¥¥¥¥¥

__ADS_1


nantikan kelanjutan ceritanya ya Allah. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya teman teman


__ADS_2