Perawan Anak Lima 2

Perawan Anak Lima 2
di anggap mantu.


__ADS_3

sore hari di rumah sakit.


" Ika kau bisa bawa mobil " kaisar.


" bisa dokter gampang mah itu " Ika.


" ini kunci mobil saya tugas kamu jemput saya dan antar saya pulang dari rumah sakit " kaisar melempar kan kunci mobil nya.


" loh dokter kalok nak keluar pakai apa " Ika menangkap kunci mobil tersebut.


" mobil saya gak satu " kaisar.


" oooo kalok gitu Ayuk pulang dok udah sore mau ujan lagi nanti saya pulang kenak omel emak saya. emak saya tu garang nya ngalahin singa udah galak pelit lagi saya mintak goceng di kasi 2 ribu kan kurang " ik


" hahaha Ika Ika kau ini lucu banget sih haha " kaisar.


" itu Mak saya kan dok kalok udah gak ada duit semua di repetin, bilang nya gak nyapu lah gak ngepel lah gak masak lah gak cuci lah taunya udah beres semua saya kerjakan " Ika bercerita.


" udah udah sekarang ayok pulang sekarang " kaisar geleng gelang kepala melihat kelakuan asisten pribadi nya ini.


di tempat parkir.


" mobil dokter yg mana " Ika melihat begitu banyak mobil terparkir.


" mobil saya abu abu " kaisar.


" rata rata di sini warnanya abu abu dok " Ika.


" mobil nya paling sederhana lah pokok nya " kaisar membuka hp nya untuk mengetahui di mana lokasi mobil nya.


" ikut saya kita akan kemobil " kaisar berjalan menuju mobil nya.


" iya dok " Ika mengikuti kaisar sambil membawa tas kaisar.


" sebenarnya aku ini perawat rumah sakit atau asisten " batin Ika mengikuti kaisar.


" Ika ini mobil nya " kaisar membuka pintu mobil karna kuncinya masih di tangan kaisar.



" dokter rabun apa ini bukan paling sederhana ini udah mewah " kai yg masih di luar mobil


" udah ayok masuk saya antar ke rumah mu " kaisar.


" bukannya saya yg anter kan dokter sampai rumah ya " Ika bingung.

__ADS_1


" Ika kan bilang di rumah Ika gak ada garasi mobil saya nanti lecet ini beli mobil butuh ijin juga kalek " kaisar yg sudah berjuang keras untuk beli mobil ini karna Maiza memaksa untuk membeli mobil yg lebih bagus dari pada ini.


" baik lah " Ika masuk kedalam mobil kaisar.


" dah yuk " Ika


" pakai dulu sabuk pengaman nya " kaisar memakaikan sabuk pengaman untuk ika. mata mereka bertatapan jarak nya hanya beberapa inci saja.


kaisar ****** bibir Ika.


" MAAF " kaisar yg sadar perlakuan nya salah. muka kaisar memerah.


" tidak apa apa " muka Ika juga sangat merah.


" itu rumah nya di mana " kaisar menanyakan kepada pada Ika supaya menghilangkan rasa canggung.


" rumah saya di jalan kebun mantap jengkol dok " Ika.


" jauh juga naik apa kesini " kaisar.


" naik sepeda onthel " Ika jujur.


" emangnya gak capek kalok ujan gimana " kaisar.


" saya bawa payung pak " ika


" pas saya SMA saya narik angkot pak jadi harus punya SIM pas udah kuliah saya bekerja ojek online dok makanya saya bisa punya " Ika.


" oooo " kaisar.


tiba tiba hujan turun tidak deras. di dalam mobil mereka bercerita.


" ini udah sampai loh Ika di mana rumah nya " kaisar.


" saya turut turun di sini saja dokter " Ika.


" jangan saya anter sampai rumah saja hujan nya deras kali ini dan boleh di rumah mu sampai hujan mereda " kaisar takut berkendara dengan hujan yg sangat deras sekali takutnya terjadi kecelakaan yg tak si ingin kan'.


" rumah saya belok kanan terus lalu belok kiri terus sampai deh " Ika.


" mobil bisa masuk kan ika " kaisar.


" bisa kok dokter " Ika.


kaisar menjalankan mobilnya seperti yg di arah kan oleh ika.

__ADS_1


" Ika kalok di luar kerjaan jangan panggil dokter gak enak " kaisar.


" ok mas kai " Ika.


" iya seperti itu " kai tersenyum.


" jangan senyum mas senyuman mas itu terlalu manis " muka Ika memerah begitu juga dengan kai.


" eh " kai.


" udah sampai mas ayok turun " Ika hendak turun.


" tunggu " kaisar keluar membawa payung lalu membukakan pintu untuk Ika mereka berdua dalam satu payung sampai ke depan pintu.


" assalamualaikum Mak Ika pulang " Ika.


" assalamualaikum " kaisar.


" waalaikum salam waaahhh anak Mak bawa mantu mamak ini jangan di ganti. ayok masuk masuk " muri mamak Ika.


" terimakasih buk saya numpang berteduh ya sampai hujannya reda kalok saya pulang sekarang saya takut nanti terjadi kecelakaan " kata kaisar dengan sopan.


" tinggal di sini juga gak papa kok " muri.


" makasi buk " kaisar.


" Ika ayok bawa masuk calon suami mu ini bagai mana sih. ABAH ANAK KITA INI BAWA CALON MANTUNYA LOH " muri memanggil suaminya yg kerab di panggil Abah Mali.


" APA MANTU " Abah Mali beserta adek Ike yaitu Ikbal.


" dah besar anak Abah ini " Mali.


" ayok masuk nak panggil aja Abah yuk masuk " Mali membawa kaisar dapur untuk makan bersama.


di dapur.


" siapa nama nak " Mali.


" nama saya kaisar Abah panggil aja kai " kaisar.


" wah besar juga namamu seperti orang nya " Mali.


" mas baju nya di buka dulu " Ika.


¥¥¥¥¥¥

__ADS_1


nantikan kelanjutan ceritanya ya


jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya


__ADS_2