Percaya Atau Tidak

Percaya Atau Tidak
Pertemuan pertama


__ADS_3

Namaku Naomi Cornelis aku bekerja sebagai staf disalah satu perusahaan bonafit dikota kelahiranku dibandung.


" Nom ... cepat bangun nanti kamu kesiangan lagi" panggil ibuku mencoba membangunkan dari alam mimpiku.


"astaga ini jam berapa mah" tanya diriku pada sang Mama.


"sudah jam 7. 00 sayang"


aku segera bergegas bangun dan berlari ke kamar mandi, setelah 20 menit akhirnya siap


untuk berangkat bekerja.


" Mah aku berangkat sekarang " aku pamit pada sang Mama tercinta.


" iya sayang ini bekal kamu biar kamu bisa sarapan di kantor " Mama sambil memberikan tas kecil berisi makanan.


"assalamualaikum mah ... pah ... Naomi berangkat" mencium kedua pipi orang tuaku.


segera menaiki sepeda motor pink kesayanganku, 25 menit menempuh perjalanan akhirnya tiba.


"sus, apa pak bos sudah datang" tanyaku pada sahabat ku yang bernama susanti.


"belum kayaknya bakalan siang pak bos kita datangnya,baru ada pak Alex asistennya"


"oh ... pasti si bos malem bergadang" ucapku sambil cekikikan bersama.


"udah deh urusin kerjaan kamu nanti ditanya bos besar tamat kita"


"iya juga sih" akhirnya aku memutuskan untuk kembali ke meja kerjaku dan menyalakan komputer sambil membuka bekal dari sang Mama.


Berkutat dengan pekerjaan yang dikerjar deadline .


Jam makan siang pun telah tiba, akhirnya beres juga, aku mulai berjalan ke meja kerja temanku yang bernama Sigit. ya dia teman jadi-jadian karena setengah cewek setengah cowok alias banci.


" beb ayo kita lunch" ajakan ku pada Sigit.


"okey, bentar tapi traktir ya say uangku udah menipis soalnya udah transfer Emak (ibu) dikampung" pintanya sambil memegang tanganku.


"okey deh " akupun mengiyakannya.


Dan mulai berjalan menuju lift seperti nya aku melupakan sesuatu astaga berkas yang ditanyakan pak Alex belum aku kasih bisa tamat hari ini.


"beb bentar tunggu disini ya, aku lupa belum kasih berkas yang pak Alex butuhkan."


"ya elah otakmu ke mana aja nom! bisa-bisa kamu ditegor sama asisten bos kita yang super sadis itu" sambil memegang jidatnya.


aku berbalik ke arah ruangan kerjaku dan berlari.


bugh ... (menambrak seorang).


Tak ... (suara barang terjatuh).


HP ku terjatuh ya ampun aku menabrak seorang pria dia tampan, tinggi, ya ampun malaikat dari mana ini!!!

__ADS_1


aku sibuk dengan pemikiranku.


"hai apa kamu baik-baik saja nona??" pria itu menyapaku.


ya Tuhan suaranya... dan mulai mengambil hp yang terjatuh milikku.


"nona seperti nya HP mu mati" memberikannya padaku.


"ahh masa iya cerobohnya aku hiks... hiks...ini kan hp baru " menangis sambil mencoba menyalakan dan nihil layarnya retak tidak mau hidup.


"maafkan aku nona aku terburu-buru ini kartu namaku nanti kamu hubungi saya, saya tidak bisa mengganti hari ini soalnya ayahku terkena serangan jantung" dan meninggalkan ku yang tercengang tidak bisa berkata apa-apa.


Membaca kartu nama yang diberikan pria itu ternyata dia David Daviddan CEO RR Corp ya ampun sebenarnya aku juga salah!!!


mengambil berkas dimejaku dan berjalan ke ruangan bos besar mengetuk pintunya.


"masuk"


aku membuka pintu ruang pak Susilo.


"mana berkasnya saya sudah menunggunya dari tadi apa tidak melihat kita sedang menunggu laporan mu" jawab pak Susilo bos besarku.


"maafkan saya pak" sambil tertunduk.


"Ok kembali ke ruanganmu nanti kau temui Alex setelah jam makan siang" ucapnya


"iya pak" sambil keluar untuk kembali ke kantin


Di kantin


"iya, kok kamu... nangis nom?"Susi sambil memelukku


"Hp baru jatuh hiks... hiks... beberapa bulan gaji kerjaku dikumpulkan untuk beli ini dan sekarang rusak hancur hiks ... hiks..." sambil menangis.


"astaga kok bisa" tanya mereka


sambil mengeluarkan kartu nama disaku kemeja dan memberikan pada mereka.


"Ya ampun CEO RR Corp kok bisa sih? kenapa ga minta ganti dengan CEO itu" ucap susanti.


"begitulah aku bertubrukan didekat meja kerjaku, sepertinya dia dari ruangan bos besar ..."


"astaga tapi kamu ga diapa-apain" tanya susanti


"ya enggak cuma HP ku yang rusak sus" jawab diriku.


"kenapa gak minta ganti aja sih piraku orang tajit kayak dia ga bisa gantiin HP kentang hahaha" ucap sigit.


Dirumah sakit terbesar di kota ini sedang sibuk menangani pasien yang sedang terbaring lemah dengan riwayat jantung koroner. Dokter pun keluar menemui keluarga pasien.


"maaf tuan David, pak John ingin berbicara dengan anda" ucap dokter.


lalu David mengikuti dokter masuk ke dalam.

__ADS_1


"Pah.... " David memeluk sang papa yang berbaring ditempat tidur.


"Nak... papah ingin bicara tapi kamu janji tidak akan meninggalkan clarissa"


'iya pah"


"sebenarnya clarissa bukan anak papah dan mama nak"


"apa... tidak mungkin" David tidak percaya.


"kami menemukan clarissa waktu bayi ada didepan rumah lalu papah dan mamah mengangkat clarissa sebagai anak kami" ucap John Daviddan.


"bagaimana bisa adikku yang manis itu ditelantarkan begitu saja oleh orang tuanya, clarissa pasti sedih bila mendengar itu pah tapi aku berjanji tidak akan mengatakan ini pada clarissa hanya kita berdua yang tau pah" ucap David.


"iya nak ahhhhhhh.... " John Daviddan mengerang kesakitan pada dadanya.


"dokter....cepat tolong papah" David memanggil dokter.


Dokter dan perawat segera menghampiri pasien.


"maaf tuan anda harus tunggu diluar" ucap suster pada David.


Ia menunggu diluar lalu mendekati clarissa, ia memeluk clarissa.


"kak bagaimana keadaan papah" tanya Clarissa pada David.


"papah sedang ditangani dokter" ucap David


20 menit kemudian Dokter keluar dari ruangan John Daviddan lalu dokter berkata,


"maafkan kami pak kami sudah berusaha melakukan yang terbaik, tapi Tuhan berkehendak lain maafkan kami" ucap dokter


Dan laki-laki itu berlari melihat pasien yang terbaring.


"tidak ... pah jangan tinggalkan david" David segera masuk menghampiri jenazah John Daviddan sambil berteriak di ikuti clarissa.


"hiks... hiks... hiks... papah" clarissa memeluk jenazah John Daviddan.


"pak tenang pak sabar ikhlaskan mungkin ini yang terbaik buat papa bapak" mencoba menenangkan sang bos.


Jenazah pun dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.


John Daviddan adalah lelaki paruh baya pengusaha sukses di bidang teknologi dan mempunyai 2 anak. Anak pertama adalah laki-laki berusia 32 tahun yang bernama David Daviddan dan yang kedua anak angkatnya Clarissa Daviddan yang berusia 22 tahun Clarissa. Sedangkan istrinya sudah lama meninggal dunia.


David Daviddan



Naomi Cornelis



Clarissa Daviddan

__ADS_1



...******Terimakasih******...


__ADS_2