Percaya Atau Tidak

Percaya Atau Tidak
Pesta Perpisahan


__ADS_3

"kak bolehkah aku ikut denganmu" Clarissa meminta izin.


"hmmmmm ... oke boleh deh"


"yeeeeh terimakasih kakak terbaik, aku siap-siap dulu kak"


"10 menit jangan kelamaan"


setelah Clarissa siap mereka berangkat ke rumah Naomi, ditengah perjalanan David memberhentikan mobilnya di toko kue.


"dek tunggu sebentar kakak mau membeli kue dulu "


"ya aku tunggu disini aja"


David memilih beberapa kue untuk dibawa ke rumah Naomi setelah selesai David kembali masuk ke mobil.


setelah menempuh 20 menit akhirnya mereka sampai didepan rumah Naomi, diteras sudah ada Sigit dan susanti.


"astaga demi apa coba mimpi apa gue semalam sus" ucap cowok jadi-jadian.


"kenapa lu kesambet " tanya Susi.


" liat noh siapa yang datang" Sigit menunjuk ke arah ceo Rr grup.


"kok bisa????" susi heran.


David dan Clarissa samping diteras rumah Naomi. Naomi langsung menghampiri mereka, mengajak mereka ke dalam rumah.


"selamat malam, Nom ini" memberikan kantong kresek kue yang dibelinya tadi.


"terimakasih pak" ucap Naomi pada David.

__ADS_1


"siapa ini pak? kok gak dikenalin sih" tanya Naomi pada David.


"Oh ya kenalin ini adik saya Clarissa" menunjuk clarissa.


"saya Clarissa kak" ucap clarissa.


"hai senang bisa berkenalan denganmu, oh ya kenalin mereka teman-teman saya itu susanti dan yang ini Sigit" mereka memberi senyum pada Clarissa.


Naomi ke dapur membantu Mama dan papa yang sedang didapur, dan menata kue ke piring. Membawa ke depan ruang tamu.


Mama dan papa pun menghampiri teman-teman Naomi.


"assalamu'alaikum anak-anak maaf ya lama menunggu"


"wa'alaikumsalam gak kok Tante kami baru datang" jawaban Sigit yang mewakili mereka


" Oalah adak nak David toh, ini siapa ya cantik sekali"


"kenalin Bu ini adik saya Clarissa"


"jangan sungkan ya nak anggap saja dirumah sendiri"


"oh ya ayo dicicipi makanannya, karena ini udah malem ayo kita makan malam dulu, ayo Nom ajak mereka"


Naomi mengajak mereka semua ke meja makan yang telah disajikan Mama dan papa dimeja tersedia nasi tumpeng, rendang, balado telor,orek tempe, dll. karena adat istiadat nya masih kental harus syukuran.


"Silahkan dinikmati anak-anak mudah-mudahan Naomi diberikan kelancaran ditempat kerjanya baru"


mereka meng Amin'kan doa papa Naomi dan menikmati makanannya. Setelah selesai mereka kembali ke ruang tamu Clarissa mulai dekat dengan Naomi, mengobral dan bercanda bersama dengan Sigit dan susanti, David senang melihat keduanya bisa cepat akrab.


Tak terasa hari sudah Jam 10 malam, Sigit dan susanti pamit pulang duluan. David dan Clarissa pun pamit pulang, Naomi memangil papa dan mama.

__ADS_1


"saya dan adik saya pamit dulu ya pak Bu udah larut malam" bersalaman kepada orang tua Naomi


"iya nak hati-hati dijalan ya jangan ngebut"


"iya pak"


"assalamu'alaikum pak Bu"


"wa'alaikumsalam nak"


"daaah ..." Naomi melambaikan tangannya setengah mobilnya jalan


Didalam mobil Clarissa memulai pembicaraan pada sang kakak


" kak "


" ya ada apa dek "


" aku setuju sekali bila kakak menikah dengan Naomi"


" loh kok jadi main dinikahin aja pacaran juga belum dek"


"yah kakak payah"


" Belum dek kakak baru dekat aja kakak masih cari tau takutnya dia udah punya pacar, kakak tidak mau salah pilih lagi dek"


"semangat ya kak mudah-mudahan Naomi dia tersegalanya"


"amiin mudah-mudahan dek soalnya umur kakak udah terlalu matang"


"bukan matang tapi tua kak hahahaha" menutup mulutnya dengan tangan karena Clarissa keceplosan.

__ADS_1


David pun mencubit hidung Clarissa karena tak terima dikatakan tua.


setelah tiba dirumah mereka langsung ke kamarnya masih.


__ADS_2