Percaya Atau Tidak

Percaya Atau Tidak
Baso dan rujak


__ADS_3

David membawa Naomi berkeliling pabrik anggur dan sekarang berakhir digudang. Tapi Naomi kurang suka dengan pabrik anggur karena islam mengharamkan minuman yang memabukan. Naomi belum bisa melarang David berhenti meminum minuman alkohol, tapi dia akan mencoba sedikit demi sedikit agar meninggalkan minuman alkohol.


"sayang kenapa melamun" tanya David pada Naomi.


"ah hemmmm... aku hanya lelah mas pegel kakiku" Naomi hanya beralasan.


"ya sudah kita pulang nanti mas pijitin kakinya atau mau digendong? " David langsung menggendong Naomi.


"akh... mas aku malu dilihat sama para pegawai" David tersenyum menatap Naomi lalu mendudukkan naomi di jok mobil belakang mobil pun meninggalkan area pabrik dan kembali menuju villa.


Naomi sedang rebahan dikasur memakai handuk kimono rambutnya digulung oleh handuk ia sedang video call orang tua Naomi dan Clarissa. Naomi sedih karena orang tuanya berpamitan akan kembali lagi ke Bandung.


cekrek... David keluar hanya memakai handuk memperlihatkan perutnya yang sixpack dan dada bidangnya.


"area you okay darling" David menyentuh dagu Naomi terlihat pipinya yang basah.


"ada apa???? "


"mama dan papa pulang ke Bandung"


"jangan sedih sayang mungkin mama dan papa udah lama ga nengokin restoran, mas udah bujuk mereka supaya tinggal bersama kita ya sudah bila kamu kangen kita kunjungi mereka gimana"


"janji ya mas" Naomi menatap David.


"ya mas janji apapun keinginan kamu mas akan kabulkan" Naomi langsung memeluk David.


"terimakasih mas atas semuanya, maaf aku belum bisa memberikan apa-apa untukmu" Naomi memeluk David.


"Berikan aku anak yang banyak sayang I love you honey"


David mencium bibir Naomi semakin turun David membuka kimono Naomi membuang handuknya ciuman itu berubah menjadi adegan yang panas diranjang hingga mereka melakukan pelepasan yang cukup lama dan Setelah itu mereka beristirahat.


Pagi ini mereka akan kembali ke Indonesia mereka sudah di dalam jet pribadi milik David


"tidak ada yang tertinggalkan sayang?" tanya David pada Naomi.


"emmmm... sepertinya tidak ada semua sudah aku masukan ke dalam koper"


Naomi menyentuh tangan David.


"Apa? "


"mas sepertinya aku laper... "Naomi menggigit bibir bawanya.


" tolong bawakan makanan "


"baik tuan"


"seorang pramugari menyiapkan makanan pertamanya"


"terimakasih" ucap Naomi.


Naomi menikmati hidangan yang disajikan, David memandang Naomi sambil menikmati makanan.


"mas"


"hmmmm"


"aku pengen makan Baso sama rujak ulek tapi aku ingin kamu buatin rujak uleknya. "


David mengkerut kan halisnya baru kali ini ia disuruh membuat makanan astaga mimpi apa gue semalem.


"gimana klo kita beli aja mas tau tempat rujak ulek yang enak" Namun mata Naomi sudah berkaca-kaca.


shitt.... gue salah ngomong lagi gumam David.


"jangan nangis honey...Oke nanti kalau udah sampai rumah mas buatin ya"

__ADS_1


"janji... "


"ya sayang" ucap David.


Akhirnya mereka sampai dibandara soekarno-hatta, Romi menunggu kedatangan mereka.


"Selamat malam Pak... Bu... " Romi menyapa David dan Naomi.


"malam... " ucap mereka berdua.


"Mari pak itu mobilnya"


Mereka memasuki mobil Romi menyimpan bawaan David dan Naomi didalam bagasi, Romi duduk didepan bersama sopir.


"mas gimana jadikan bikin rujaknya"


"Hmmmm"


David mengirim pesan pada Romi agar bi Nah pergi ke supermarket untuk membeli bahan rujak.


"Mang tolong berhenti ya didepan ada kedai baso kita mampir dulu" pinta Naomi.


"baik bu" jawab mang ujang.


"aku pengen Baso mas, soalnya kalo diluar negeri aku ga bisa makan ini"


"hmmmm"


David tidak mempermasalahkan keinginan Naomi selama masih wajar-wajar saja. Setelah mobil berhenti David keluar dari mobil ia menuntun Naomi. Ia mencari tempat duduk yang kosong.


"mas mau? "


"engga kamu aja yang makan"


"Oke " Naomi menulis semua pesannya dan memberikan pesanannya pada pelayan.


"mari makan... mas bener nih ini enak sekali!!!percaya deh ini langganan aku dan teman-teman"


"Tidak.... makanlah" David menatap Naomi ia hanya meminum juice alpukat.


Naomi menikmati baso beranak, Namun David menelan air liunya sepertinya yang dimakan oleh istrinya itu sangatlah enak.


"coba ini mas pasti ketagihan aaaaaaa... " David mulai mengunyah dan rasanya benar-benar enak.


"bang....aku ingin pesan basonya saja seperti ini tapi jangan pake kuah" David memanggil pelayan lalu memesan baso.


David memakan basonya sampai menghabiskan 2 Porsi baso ternyata rasa baso memang enak sampai ia memesan lagi untuk dibawa pulang David untuk orang-orang rumah. setelah selesai mereka berlanjut pulang ke rumah.


"selamat malam tuan nyonya"


"malam semua" ucap Naomi.


"kemana clarissa bi"


"oh nona sedang pergi ke Singapura bersama teman-teman non clarissa"


"oh kok dia ga ijin ke kita ya mas... Astaga handphone ku dimode pesawat hehehe... "


"kemarin clarissa telpon mas dan aku lupa memberitahumu sayang"


"oh pantesan"


"yuuuuk kita ke kamar badan mas lengket, oh ya bi ini baso bagi-bagi sama yang lainnya ini basonya enak loh bi" David memberikan kantong keresek yang berisikan baso yg ia pesan tadi.


"terimakasih pak"


"Hmmmm"

__ADS_1


"oh ya bi bahan rujaknya udah dibeli"


"udah tuan oke kupas aja nanti bawa ke atas cobeknya dan yang lainnya biar saya yang ulek ya bi"


"iya tuan"


Naomi sudah duluan ditoilet ia menyiram tubuhnya di bawah shower namun tangan kekar memeluk Naomi dari belakang mereka mandi bersama-sama🚿"


Naomi memakai lingerie karena permintaan David.


tok... tok.. tok....


Naomi membukakan pintu " bu ini bahan-bahan yang diminta pak David untuk membuat rujak ulek "


"taro dimeja bi, terimakasih bi oh ya bi ini oleh-oleh dari kita tolong bagikan ya bi"ucap Naomi.


"terimakasih bu"bibi keluar sambil menutup pintu.


"mas"


"hmmmm" David sedang tertuju pada laptopnya


"ayo tolong bikinin mas"


"oke tunggu sebentar" David segera menyimpan Laptop dan duduk dikursi.


"ayo kita buat sekarang" untungnya tadi dibawah bibi ajarin cara buatnya ucap David dalam hatinya.


"cabai nya mau berapa sayang, jangan banyak-banyak nanti kepedesan"


"Satu aja mas"


"oke" David menguleuk bumbunya dan Menambahkan sedikit air.


Naomi sudah tidak sabaran ia sudah mengambil buah yg dipotong oleh bi nah dan mencocolkan bumbu rujak yang debut David.


"hmmmmm yummy... enak sekali" David tidak percaya apa yang dikatakan istrinya Ia mencobanya dan ternyata benar-benar enak.


"benarkan apa ku bilang mas" malam-malam mereka memakan rujak sampai cobeknya bersih.


***


Paginya seperti biasa David sudah berada dikantornya,


"selamat pagi tuan ini berkas harus ditanda tangani"


"oh yah ini oleh-oleh untukmu" David memberikan sebuah paper bag pada Romi.


"terimakasih pak" David mengangguk sambil memberikan berkas yang harus ditanda tangani.


"pak beberapa hari ini Helena beberapa kali datang ke sini"


"lalu kau beri tau"


"saya kasih tau kalo bapak dan ibu Naomi sedang honeymoon"


"lalu.... "


"dia tidak lagi datang kemari mencari anda lagi pak"


"bagus"


"apa jadwalku sibuk rom"


"beberapa hari ke depan pak David harus ke kantor cabang yang ada di Bandung"


"oke ini" David memberikan berkas itu pada Romi lalu Romi meninggalkan ruangan David.

__ADS_1


__ADS_2