
setelah beberapa bulan berlalu Naomi dan David semakin dekat. Seminggu 2x David mengunjungi Naomi.
David bersama Clarissa mengunjungi toko perhiasan.
"selamat sore tuan"
"ya sore juga... apa pesanan ku sudah jadi"
"tentu tuan sebentar saya ambilkan dulu"
sambil menunggu sang kakak Clarissa memilih-milih perhiasan
"ini tuan perhiasannya"pelayan toko memberikan pada David.
" ya ini sangat indah" David melihat detail perhiasan yang ia pesan.
"wooo itu buat kak Naomi kak??? " Clarissa bertanya pada kakaknya dan terkagum melihat perhiasan yang indah pesanan kakaknya.
"iya dek nanti malam aku akan melamarnya"
"akhirnya kakak melamar kak Naomi juga"
"dek hari ini bantu kakak ya"
David memberikan tugas untuk Clarissa, dan dia pun menyetujui.
"oke kak tenang serahkan saja padaku"
***
ting nong... suara bel pintu berbunyi
Naomi membukakan pintu apartemen dan terlihat Clarissa didepan pintu.
"selamat siang kakak ipar" sambil memeluk Naomi.
"siang juga adikku" Naomi mencium pipi Clarissa seakan dia anak kecil dan menggandeng nya menuju ke dalam. Mereka duduk berdekatan dan berbincang-bincang.
"kak mau'kah kau mengantarkan ku ke suatu tempat? " tanya Clarissa.
"hmmmm memang mau kemana dek"
"ya temani aku ya kak pliss" memohon pada Naomi.
"bentar aku telpon dulu mas David ya de, takutnya nanti dia ke sini kita ga ada dirumah"
__ADS_1
"iya kak"
Setelah menghubungi David, naomi menatap Clarissa.
"ayo kita berangkat de nanti dia akan menyusul kita setelah urusannya beres"
"yeeee kakak memang terbaik" memeluk Naomi
mereka pun berangkat, Clarissa menyetir mobil Naomi sedang asik memainkan HP nya setelah 30 menit mereka tiba disebuah butik. Mereka turun dari mobil dan masuk ke dalam butik.
"mbak tolong carikan gaun buat kakakku"
"loh kok kakak sih de"
"iyaa kita berdua kak"
"emangnya kita mau kemana sih de"
"ya ke pesta dong kak" Clarissa sambil menepuk jidatnya sendiri Naomi pun tersenyum melihat kelakuan adik iparnya
Naomi pun mengikuti pelayan butik untuk mencoba baju, Naomi menganti baju memperlihatkan pada adik iparnya.
"bagaimana bagus"
Naomi masuk lagi dan mengganti gaun yang lain
"gimana de"
"waaah kakak cantik sekali"
mereka pun akhirnya berangkat lagi menuju hotel berbintang Clarissa menutup mata Naomi dengan penutup mata.
"ada apa sih de kakak perasaan hari ini ga ulang tahun"
"ayo kak kita masuk ... aku akan pegang tangan kakak nanti kakak akan tau sesudah kita berada di dalam"
"kamu gak macem-macemkan de"
"apaan sih kakak, ayo jalan awas pelan pelan pelan nah kita udah sampai aku buka ya sekarang penutup matanya"
"dek loh kok gelap kakak takut dek" menggenggam erat tangan Clarissa
lampu sorot pun menyala menyoroti Naomi dan yang satu memperlihatkan sesosok pria yang ada didepan panggung dia adalah David.
"Sayang maafkanlah mas mu ini karena membuat dirimu ketakutan, aku akan menyanyikan sebuah lagu untuk dirimu" David mengucapkannya sambil menunjuk ke arah Naomi
__ADS_1
Tamu yang hadir pun bertepuk tangan untuk mereka berdua. David bernyanyi dengan merdunya. setelah bernyanyi David mengucapkan terimakasih kasih pada tamu yang telah menghadiri acaranya ini, David turun dari atas panggung berjalan menuju Naomi.
"sayang dari pertama kali kita bertemu aku sudah jatuh hati padamu siang dan malam selalu terbayang wajahmu aku tidak bisa jauh dariMu . . .
apakah kamu bersedia menikah dengan ku dan menjadi ibu untuk anak-anak kita bila kamu bersedia pilihlah kotak ini dan bila kamu menolak ku pilihlah bunga ini dan ini aku bersungguh didepan orang tuamu" berlutut tangan kiri memegang bunga dan yang kanan memegang sebuah kotak perhiasan.
para tamu bersorak
Terima... Terima ... Terima
Naomi pun diam pandangan matanya meliha7 ke arah kedua orang tuanya, mereka mengangguk menandakan mendukung apapun keputusan Naomi. Naomi meneteskan air matanya mengambil kotak merah itu dan berbicara.
"ya aku bersedia menikah denganmu mas"
David pun berdiri memakaikan cincin pada jari manis Naomi memeluk dan mencium bibir Naomi.
*** flashback
David mengunjungi kediaman keluarga pak Harto Cornelis. ia menemui orang tua Naomi bersama sang paman yang bernama Beny adik dari sang ibu. kedatangannya ke rumah Naomi bermaksud ingin segara meminang kekasih pujaan hatinya.
"selamat siang Pak Harto saya adalah pamannya David kedatangan saya kesini ingin menemani keponakan saya ini untuk melamar anak bapak dan ibu"
"kenapa kalian mendadak sekali "
"saya akan mengadakan pesta lamaran saya dan Naomi dijakarta pak, sekalian meminta restu dari bapak dan ibu sebelum kita ke Jakarta ... disini saya ingin meminta izin untuk melamar putri bapak dan ibu, saya sangat mencintai Naomi dan ingin menjadikan Naomi sebagai istri saya" David meminta restu dari kedua orang tua Naomi.
papa dan mama Naomi meneteskan air mata bahagia mereka mendengar perkataan yang keluar dari mulut David.
"ya nak kami merestui nak David dan kami minta jangan sampai menyakiti perasaan anak kami satu-satunya"
"terimakasih pak bu saya disini berjanji dihadapan paman, ibu dan bapak saya tidak akan menyakiti Naomi" David sungkem pada pak Harto dan bu Ratna.
"pesta akan dilaksanakan dihotel dijakarta pak bu David akan memberikan kejutan pada Naomi disana" beny berkata pada kedua orang tua Naomi.
"oalah nak" ibu terkagum pada David
mereka bersama-sama berangkat menuju ke Jakarta.
David Daviddan
Naomi Cornelis
__ADS_1