
Romi dan ua haji berangkat menuju kota jakarta. jalanan menuju kota Jakarta ramai lancar namun ketika memasuki tol dalam kota sebuah truk yang ugal-ugalan menyerempet mobil Romi, untungnya mereka tidak apa-apa hanya mobil Romi yang bared.
Dikediaman David Daviddan
hiks ...
hiks ...
hiks ...
Naomi duduk dikursi sambil menangis seperti anak kecil, ia menangis karena tidak mau makan.
"nak ayo makan dulu jangan nangis, kasian nak David kalau kamu begini terus" ucap bu Ratna.
Bu Ratna menyuapi Naomi makan. tapi Naomi tidak mau membuka mulutnya.
"ayo makan lagi" bu Ratna menyuapi Naomi.
ceklik...
suara pintu terbuka langkahnya mendekati Naomi.
"bu kenapa Naomi" tanya David pada mertuanya.
"sayang kenapa kamu nangis hmmm..." David berjongkok mengusap air mata Naomi.
"Naomi susah makan nak" ucap bu Ratna.
"biar aku saja bu yang menyuapi Naomi" ucap David.
"jangan nak biar ibu pasti kamu cape baru juga dateng"
"gak apa bu"
David mulai menyuapi Naomi, Naomi mulai membuka mulutnya suapan yg David berikan Naomi memakannya hanya David yang bisa membuat Naomi tenang.
"assalamu'alaikum... " terdengar seseorang mengucapkan salam.
"wa'alaikum salam" ucap Bu Ratna.
__ADS_1
Mereka mendekat ke arah David dan naomi.
"pak Bu selamat malam ini ua Haji yang saya ceritakan pak" ucap Romi pada David.
mereka bersalaman.
"terimakasih, bapak sudah bersedia jauh-jauh datang ke sini." ucap David.
"panggil saja saya dengan ua nak" ucap ua Haji.
"silahkan duduk ua" David mempersilakan ua haji duduk disofa yang ada dikamar.
ua Haji mengangguk.
"nak temani saya untuk melihat rumah ini" pinta ua haji.
" iya ua"
"sayang tunggu sebentar ya kamu sama mama dulu ya" Naomi diam tak menjawab.
"rom tolong suruh bi nah bikinin minum buat ua haji" perintah David pada Romi.
"mari ua" ucap David.
David membawa ua haji berkeliling rumah, dari ruang kerja, ruang tamu, dapur, kolam renang,dan taman belakang. Lalu mereka kembali ke ruang kerja David.
"sebenarnya apa yang terjadi pada Naomi ua" tanya David pada ua haji.
"ini perbuatan orang yang iri, ia melakukan secara halus terhadap istrimu" ucap ua haji.
"apaaa! kurang ajar sekali orang itu berani sekali dia mengganggu Naomi ku." David mengepalkan tangannya.
"ua tolong sembuhkanlah istri saya... sudah berminggu-minggu istri saya seperti itu, ia tidak tidur ia selalu cemas dan ketakutan" David memohon pada ua haji.
"bangun nak, insya Allah dengan izin Allah istrimu akan sembuh".
"ayo kita kembali ke kamarmu nak istrimu harus diruqyah" ua haji menyuruh David bangun untuk kembali ke kamarnya.
"iya ua" David.
__ADS_1
Mereka melangkah menuju kamar. Lalu David menuntun Naomi agar duduk di karpet ditemani keluarga yang lainnya.
"apa bisa kita mulai sekarang" tanya ua haji.
"silakan ua"ucap David.
Ua haji mulai membacakan ayat-ayat Al-Qur'an. Naomi menjerit-jerit, menangis lalu terkulai lemas. Setelah selesai David menggendong Naomi ke kasur agar Naomi beristirahat.
" bagaimana ua haji apa putri saya sudah sembuh" tanya pak harto.
"InsyaAllah pak kita berdoa saja untuk kesembuhan putri bapak, ruqyah harus diulang beberapa kali agar bersih" ucap ua Haji.
" terimakasih ua haji telah menolong anak saya" Ucap pak Harto.
"bisa kita bicara diluar pak"
"tentu saja ua".
Pak harto dan ua haji berbicara berdua mereka sedang berbicara serius.
" ini saya kasih ini untuk pagar rumah ini agar setan dan jin tidak dapat masuk ke rumah ini, taburkan ke sekeliling rumah insya Allah pak benda yang mengganggu anak bapak sudah saya hancurkan benda itu, benda itu ada dibalcon kamar nak David. "
"astaghfirullah pantas saja anak saya selalu ketakutan bila melihat ke arah jendela."
David menghampiri ua haji dan pak harto.
"bagaimana ua istri saya? " tanya David.
"insya Allah nak tidak cukup sekali perlu beberapa kali ruqyah, bersihkan tempat penyimpanan air yang ada dirumah ini ya nak"
"ada apa didalam sana ua? " tanya David pada ua haji.
"tidak apa-apa nak hanya air itu yang bereaksi terhadap istrimu sampai hilang kesadarannya sampai seperti ini."ucap ua Haji.
"Romi kumpulkan semua pegawai rumah ini, aku ingin bicara pada mereka" perintah David pada Romi.
"siap pak" romi segera mengumpulkan para pekerja yang ada dirumah ini.
Mereka mulai membersihkan semua detail rumah ini dari atap rumah, tempat penyimpanan air, dalam rumah dan halaman.
__ADS_1