Percaya Atau Tidak

Percaya Atau Tidak
kesalahan pahaman


__ADS_3

Tamu-tamu yang datang memberikan ucapan selamat kepada mereka berdua. David dan Naomi berjalan menuju meja orang tua Naomi, paman Beny, tante Farah dan juga Clarissa. Naomi memeluk kedua orang tuanya suasana haru pun menyelimuti mereka.


"makasih mas atas semuanya"


"aku yang harusnya berterima kasih padamu sayang karena telah menerima lamaran ku ini" kembali mengecup kening Naomi.


"oh ya sayang ini adalah paman beny dan tante Farah"


" selamat malam terimakasih om ... tante..."


setelah acara lamaran yang dilanjutkan dengan makan malam bersama.


"oke, jadi kalau begitu kapan kita akan melangsungkan pernikahan David dan Naomi pak Harto" tanya om Beny pada pak Harto.


" Saya sih terserah mereka saja kalau mereka sudah siap "


"Bagaimana Naomi David apa kalian sudah siap"


"aku sih siap siap aja om besok pun saya siap menikah dengan Naomi"


"Baiklah dua minggu lagi pernikahan Naomi dan David akan dilaksanakan, apalagi setelah mendengar perkataan David lebih cepat lebih baik" ucap paman Beny.


"maaf om apa ga kecepetan kita harus cari WO dulu dengan waktu yang sedikit !!" tanya Naomi pada paman Beny.


"tenang sayang aku sudah menyiapkan WO dan yang lainnya"mencium tangan Naomi.


Setelah perbincangan tentang acara pernikahan mereka akhirnya selesai, pernikahan mereka akan diselenggarakan 2 minggu lagi.


****

__ADS_1


Persiapan telah mereka lakukan dari fitting baju pernikahanan, foto prewedding, undangan, surat-surat untuk pernikahanan tak terasa 1 minggu lagi mereka akan melangsungkan pernikahan.


Naomi masih seperti biasa melakukan aktifitasnya dikantor, Naomi berusaha menyelesaikan tugasnya sebelum dia cuti


" Nom kamu dipanggil keruangan Presdir kita"


"loh tumben ya ada apa"


"Siap-siap aja deh kamu kena damprat"


"oke bismillah deh, aku temuin presdir kita dulu"


" semangat Nom"


tok... tok... tok Naomi mengetuk pintu


"ya masuk ... " jawab seorang pria dari dalam sana


"selamat siang Pak apa bapak memanggil saya"


"sebentar pak Presdir sedang ditoilet" jawab Romi.


"Rom... apa kamu sudah... " tanya David keluar dari ruang belakang melihat Naomi sedang berdiri bersama Romi.


Naomi bingung kenapa David ada diruang atasannya dia terdiam tanpa bersuara, David duduk dikursi kebesarannya, Romi pun berinisiatif untuk keluar.


"maaf tuan, nona saya permisi dulu" Romi meninggalkan mereka berdua.


"Apa bener anda menyuruh saya ke sini" tanya Naomi pada David.

__ADS_1


"sayang kok ngomongnya formal gitu sih" David merasa aneh


"Apa ini semua rencana kamu mas? tega ya kamu membohongi aku selama ini, apa kamu gak bisa terus terang...inikah rasa cintamu selama ini ... apa aku dimutasi ke sini juga atas keinginan mu juga mas jawab aku" sambil menangis.


David segera berdiri memeluk tubuh Naomi


"sayang dengarkan aku dulu maafkan aku sayang karena aku tidak berkata jujur padamu... "


Naomi diam... tanpa bicara


"sayang jangan diam gitu dong"


"ya aku keluar dulu mas aku belum menyelesaikan kerjaanku" Naomi melepaskan pelukan David.


"sayang dengarkan penjelasanku dulu please ..." Naomi tetap pergi meninggalkan David


Naomi duduk dikursi dan menyelesaikan tugasnya. setelah selesai dia kembali menuju ruangan David.


Tok ... Tok.... Tok...


Naomi mengetuk pintu ruangan David tidak ada jawaban Naomi pun masuk, dia melihat David sedang berpelukan dengan seorang wanita. Naomi berlari mengambil tasnya dan segera bergegas pergi dari kantornya. Ia memesan taksi online, setelah taksinya datang ia masuk ke dalam mobil tanpa terasa air matanya tak terbendung lagi menahan amarahnya pada David.


David segera menyusul Naomi ke ruangan divisi utama menanyakan pada teman-temannya tapi Naomi sudah pulang. Ia segera bergegas mengejar Naomi, menelpon sang supir,


"siapkan mobil aku tunggu di lobby"


David segera naik ke dalam mobil dan menuju ke apartemen Naomi. Ia mencarinya di apartemen tetap tidak ada. Menghubungi Naomi tetep tidak diangkat semakin frustasi David memikirkan Naomi.


"kemana kamu sayang aku bisa gila bila kamu meninggalkan aku seperti ini, kenapa aku memeluk amanda ah bodoh sekali aku ini kenapa harus datang lagi dikehidupan ku yang sekarang, pernikahanku dengan Naomi akh....." David frustasi sambil meminum minuman menunggu kabar dari Naomi.

__ADS_1



__ADS_2