
Hari ini adalah hari pernikahan Bima dan Alice. pesta pernikahan dilaksanakan dihotel Rafael dikota Paris.
"sayang apa udah siap ayo kita berangkat" tanya David pada Naomi yang sedang berdandan dimeja rias Naomi sedang memakai lipstik.
"ya aku udah siap mas" David menggandeng tangan Naomi.
setelah sampai di lobby hotel Rafael David meninggalkan Naomi.
"Naomi sayang lihatlah hahaha" David memanggil Naomi.
"astaga mas kau seperti burung merak" Naomi terkekeh melihat tingkah konyol suaminya ia mengambil ponsenya lalu memotret, David begitu narsisnya ketia difoto oleh Naomi.
"ayo kita masuk mungkin si Bima udah menunggu kedatangan kita" Davin menggenggam tangan Naomi memasuki ballroom hotel.
David dan Naomi memberikan ucapan selamat untuk pada Bima dan memberikan sebuah kado pada Bima yang berisikan sepasang jam Rolex.
"selamat ya bro akhirnya lu mengakhiri masa lajang lu" ucap David pada Bima.
"iya gue iri ngeliat kalian berdua mesra-mesraan melulu hahaha" langsung dijawab oleh Bima.
"Hai kakak ipar akhirnya kau sehat juga terimakasih sudah datang kemari kenalkan ini Alice istriku"
"Hai aku Naomi" Naomi mengulurkan tangannya.
"Alice" alice pun.
"ayo kita berfoto bersama" pinta Bima.
setelah berfoto memilih meja yang kosong, David mengambilkan minum dulu untuk Naomi sehingga Naomi duduk sendirian.
"Hai apa kabarmu nom"
"baik"
"seharusnya wanita cantik tidak ditinggal sendirian" ucap mike pada Naomi.
Naomi mendiamkan saja perkataan Mike agar lelaki itu cepat pergi.
"Naomi maaf.... maaf... maafkan aku" mike bersungguh-sungguh meminta maaf kepada Naomi. Mike memegang tangan Naomi tapi Naomi menipisnya.
__ADS_1
Naomi marah sekali
"pergi'lah itu hanya masa lalu lupakan semua tentang diriku dan aku sudah melupakan semua itu please pergi David akan salah paham bila melihat kita bersama" dari jauh seseorang sedang mengawasi mereka.
"maafkan aku telah berselingkuh dengan Helena dan sekarang aku mendapatkan balasannya"
Deg seperti petir menyambar tubuh David jadi Naomi dan mike pernah menjalin hubungan!
kenapa Naomi tidak pernah bercerita kepadanya. David mengeratkan rahangnya tangannya sudah mengepal pertanda ia sedang marah. Mereka tidak menyadari David sedang mengawasi mereka.
"aku sudah memaafkan mu mungkin kita tidak ditakdirkan untuk bersama " ucap Naomi santai.
"ini cincin yang kau balikan padaku, akan ku kembalikan jangan menolak bila kau menolak berarti kau belum memaafkan aku" Mike memohon pada Naomi agar menerima cincin itu. Naomi pun terpaksa menerimanya agar Mike cepat pergi nantinya cicin itu akan diberikan pada orang lain.
ingin sekali David menghajar Mike, Dulu dia sudah merebut Helena sekarang mendekati Naomi.
"Terimakasih sudah memaafkan ku Naomi, semoga kau bahagia bersama David sampai jumpa lagi" ucap Mike pada Naomi lalu Mike pergi meninggalkan meja Naomi. Naomi segera memasukan kotak cicin itu pada tasnya agar tak terlihat oleh David.
David membawa minuman untuk Naomi Juice sedangkan dirinya langsung meminum Champagne sampai habis.
"oh ya benarkah kamu sendirian sayang" David menguji kejujuran Naomi. Tapi Naomi memindahkan topik pembicaraannya membuat David geram dia berusaha menahan amarahnya pada Naomi.
"Naomi Ayo kita pulang" ajak David pada Naomi. Naomi mengangguk, ia bingung tidak seperti biasanya David seperti ini
ketika ia berdiri sahabat-sahabatnya menghampiri Bruno, adam, Nichols dan Wendy menyapa mereka berdua. Mereka mengajak David untuk minum Champagne bersama.
"sayang aku tinggalkan kamu disini bersama istri mereka jangan pergi kemana-mana" pinta David pada Naomi. Naomi mengangguk mengerti.
"ayo kita minum bila salah satu dari kita tumbang berarti dia kalah" wendy menantang para sahabatnya.
"oke siapa takut" David langsung meminum Champagne lagi, lagi, dan lagi sampai ia langsung meminum dari botolnya langsung.
"David.... "
"astaga kenapa kau ini"
"Hentikan David kau bisa mabuk disini" ucap adam.
"sudah bawa dia pulang saja bisa-bisa pesta pernikahan Bima hancur oleh David"
__ADS_1
"hentikan aku masih mampu minum beberapa botol lagi kalian meremehkan ku haaa" bentak David.
"ya aku percaya padamu"
"kita pindah tempat saja"
"tidak aku akan kembali ke hotel ku" David melangkah pergi meninggalkan sahabatnya lalu mengajak Naomi kembali ke hotel.
Didalam mobil suasana hening tidak ada yang berbicara. David menyetir mobil dengen kecepatan tinggi agar cepat sampai ke hotel.
Naomi mencubit perut David agar menurunkan kecepatan mobilnya.
"Naomi sakit tau"
"mas pelan-pelan dong aku takut"
"kamu takut sayang... jangan pernah bermain api denganku"
Deg
Mungkinkah tadi David melihat aku bersama mike?
ciiiiit ....
tiba-tiba David mengerem mobilnya, David menatap Naomi lalu mengemudikan nya lagi sampai tiba di lobby hotel David menyerahkan kuncinya pada security hotel Ia melangkah lebih dulu Naomi menyusulnya. setelah sampai dikamar David meminum Champagne kembali.
"Mas apa kamu baik-baik saja" David menatap Naomi lalu meminum Champagne lagi.
Naomi membuka sepatu David lalu membuka jas yang dipakai David lalu ia menyimpan jas David dikerajang pakaian kotor. David melonggarkan dasinya melempar dasinya asal.
"astaga apa yang harus aku lakukan aku takut sekali" gumam Naomi.
Ia masuk ke kamar mandi lalu berganti baju dengan lingerie. lalu menghampiri David tangan Naomi menyentuh tangan David.
"mas sudah jangan meminum terlalu banyak"
David menarik Naomi sampai ia terduduk dipaha David.
"jangan kau bermain-main denganku sayang"
David mencium bibir Naomi dengan Rakus lalu turun ke leher meninggalkan bekah merah disana semakin turun dan memegang area sensitif Naomi. David menarik lingerie Naomi dan melakukan penyatuan tubuh mereka sampai pagi buta.
__ADS_1