
Setelah 1 minggu kemudian keadaan Naomi mulai membaik. David mulai menjalankan aktivitasnya seperti biasa, kembali mengurus kantor pusat RR Corp.
Naomi tidak diizinkan berkerja oleh David, ia hanya diam dirumah ditemani oleh Clarissa dan kedua orang tuanya.
Diperusahaan RR Corp David sedang mengadakan rapat para pemegang saham perusahaan David sekarang sedang maju pesat. Setelah 2 jam lalu ia kembali ke ruang ke besarannya.
"apa didalam ada David" tanya seorang wanita.
Malika terdiam sejenak ia berkata dalam hatinya, dasar wanita tidak tau malu beraninya dia datang kembali mengusik kehidupan pak David dasar ular berbisa.
"ada nona Helena" jawab Malika.
"aku ingin bertemu dengannya"
"apa anda sudah membuat janji dengan pak David?"
"belum, tapi pasti David mengijinkan ku masuk ke ruangannya".
" maaf nona tapi saya harus menjalankan tugas saya dikantor ini, saya akan ke dalam dulu".
"baiklah aku tunggu disini"
tok... tok... tok...
sekretaris yang bernama Malika masuk ke dalam ruangan David.
"pak diluar ada seorang wanita ingin bertemu dengan Anda" ucap Malika.
"siapa.... dia punya namakan? " David bertanya.
"Emmmmm dia dia nona Helena tuan" Malika terbata-bata mengatakannya karena takut.
"suruh dia masuk" ucap David.
Malika cepat-cepat keluar lalu mempersilahkan Helena masuk ke dalam ruangan David.
"selamat siang David bagaimana kabarmu" Helena memeluk David David membalas pelukan Helena.
"baik bagaimana denganmu?" David melonggarkan pelukan Helena menatap matanya.
"ayolah David kau tidak akan menyuruhku duduk kakiku pegal sekali" ucap Helena.
"oh ya silakan duduk nona Helena yang cantik" David dan Helena duduk di sofa yang sama mereka bersebelahan.
"David "
"hmmmm"
"apa kau merindukan ku?"
"hmmmm" David tetap fokus pada Handphone nya.
"astaga David please lihatlah diriku ini" Helena memegang wajah David mengarahkan pandangan David untuk melihatnya.
__ADS_1
"ya Helena ada apa"
"kau sibuk sekali dengan Hpmu ada apa sih"
"maafkan aku aku sedang membaca pesan dari istriku."
Helena mengepalkan tangannya betapa marahnya ia saat ini mendengar kata istri dari mulut David. Tapi ia akan tetap bersabar untuk mendapatkan hati David kembali.
"oh ya apa kau tidak sibuk saat ini" tanya Helena pada David.
"tidak mememangnya ada apa" ucap David.
"apa kau bisa menemanimu hari ini" pinta Helena pada David.
"kemana Helena? kenapa kau tidak meminta mike untuk menemanimu aku sedang sibuk banyak yang harus aku kerjakan."
"sekali ini saja ya" Helena memohon pada David.
"maaf aku tidak bisa Helena" David menolak permintaan Helena.
seorang wanita menaiki lift khusus co, setelah lift terbuka ia langsung menuju meja Malika
"nyonya Naomi"
"pak David ada didalam kan?"
"emmmm... emmmm... " Malika bingung menjawab iya atau tidak soalnya didalam sana bosnya sedeng bersama mantan pacarnya.
"se..... " Naomi akan berkata selamat siang namun matanya tertuju pada sosok Helena.
"Mas lagi ada tamu ya pantes aja Malika ga mau jawab" Naomi berkata dengan nada menekan sambil melirik Helena.
David pun langsung beranjak mendekati Naomi. Menjelaskan bahwa dirinya dan Helena sedang ada meeting. Naomi pun percaya saja, bahwa Helena adalah salah satu pemegang saham yang diberikan Mike.
"maafkan aku Helena pertemuan kita sampai disini dulu mungkin lain waktu kita berbicara lagi. "
Helena mengangguk mengerti lalu ia memeluk Naomi lalu David ia membisikkan sesuatu pada telinga David,
"aku tunggu janji-Mu"
"hmmmm"
Helena pun meninggalkan ruangan David.
Naomi duduk dikursi kerja David ia bersandar lalu berputar-putar memainkan kursi David.
"mas"
"ya sayang"
"aku bawakan mas makan siang, mas udah makan belum?"
"belum sayang"
__ADS_1
"aku masak menu spesial mas hehehe"
"aku akan memakannya apapun itu walau kau kasih aku racun aku akan tetap Memakannya" David mengecup bibir Naomi.
"mas ini ada-ada saja"
Naomi menyiapkan makan siang di meja david memakan masakan Naomi dengan lahapnya sampai habis ia sangat menyukai masak Naomi.
"sini sayangku aku ingin memelukmu"
Naomi mendekati David ia bersandar didada David sambil memainkan dasi yang David pakai.
"mas aku boleh minta sesuatu"
"tentu saja..."
"aku ingin membuka restoran"
David mengerutkan keningnya.
"nanti kita bicarakan lagi dirumah"
"hmmmmmm"
"mas ..."
" kalau Ku bilang dirumah ya dirumah"David membentak Naomi.
"iya aku pulang dulu" Naomi beranjak mengambil tas nya lalu keluar dan menutup pintu ruangan David dengan kencang.
David mengejar Naomi, ketika lift akan tertutup tangan David menghalanginya lift pun terbuka lagi Naomi diam tanpa berkata-kata. Ia sedih karena suaminya membentaknya baru kali ini David membentaknya. David memegang tangan Naomi lalu mereka masuk ke dalam mobil Naomi.
"kita pulang ya mang dadang" perintah David pada supir.
"siap tuan" mang dadang melirik kaca tumben majikannya duduk agak jauhan biasanya nempel kayak prangko.
David mengeluarkan ponselnya. Ia menghubungi Romi,
📱
"Rom tolong hendel kerjaan saya, saya pulang sekarang"
"baik Pak"
sepanjang jalan mereka hanya diam tanpa satu kata pun. Setelah 30 menit mereka tiba dirumah, Naomi langsung membuka pintu mobil ia masuk rumah duluan.
David mengerutkan keningnya melihat sikap Naomi yang mendiamkan dirinya. David pun menyusul Naomi ke kamar, David melihat Naomi sedang duduk dibalcon kamar mereka. David menghampiri Naomi lalu Ia berjongkok menatap Naomi yang sedang marah padanya.
"Maaf ... maaf... aku telah membentakmu sayang akan ku pikirkan lagi sayang, aku tidak mau kau lelah waktumu untuk ku akan berkurang bila kau bekerja sayang" David mencium punggung tangan Naomi.
Hiks... hiks....hiks...
Hati Naomi luluh lalu ia memeluk David. Naomi menangis dipelukan David.
__ADS_1