Percaya Atau Tidak

Percaya Atau Tidak
Dirumah


__ADS_3

Sore ini Naomi dan David mereka pulang ke rumah David. Naomi menggandeng tangan suaminya memasuki rumah lalu duduk dikursi ruang tamu.


"sore tuan nyonya" sapa kepala asisten rumah tangga yang bernama bi Nah.


"bi clarrisa apa sudah pulang?" Tanya David pada asisten rumah tangganya


"belum tuan" jawab bi nah


"oh mungkin dia lagi liburan dibandung, bi tolong buatin aku kopi" David menyuruh bi Nah membuatkan kopi untuknya.


"mas biar aku saja yang buatin kopi" Naomi bangkit dari duduknya tapi David menahannya.


"biar bi Nah saja kamu temanin aku disini sayang" mengecup tangan Naomi.


"dan buatkan Naomi juga orenge juice bi"


"iya tuan" bi Nah meninggalkan mereka berdua.


"Mas aku video call Clarissa ya" pinta Naomi pada David.


"ya sayang... " David tersenyum manis pada Naomi.


Naomi mengambil ponsel didalam tas menyambungkan Clarissa


📱


tuuuuutttttt


tuuuuutttttt


"selamat sore pengantin baru cieee lagi pada ngapain nich??? "


David langsung mengambil handphone Naomi


lalu berbicara


"de kamu ga merepotkan mama dan papa disanakan?"


"ihhhh kakak aku ini udah dewasa bukan anak kecil lagi"


"awas ya kalo kamu nakal... aku potong uang jajanmu dan semua fasilitas akan aku tarik" David mengancam Clarissa.


"iya kakakku tercinta" Clarissa memonyongkan bibirnya.


Naomi menarik tangan David


"udah ah mas sini handphonenya aku mau bicara sama Clarissa"


"oke" David memberikan handphone pada Naomi.


"de ...."


"iya kak... kak aku bolehkan tinggal disini"


"astaga kok gitu sih de jadi ga mau nich nemenin kakak dirumah"


"tapi aku betah disini kak boleh ya kak... please boleh ya aku tinggal sama papa dan mama disini biar aku jadi anak bungsunya mama dan papa hehehe"


"hmmmm... gimana ya bolehin apa engga ya mas?


" boleh dong... " jawab naomi


"makasih kakak ipar memang terbaik" ucap Clarissa"

__ADS_1


"ya udah ya de baik-baik disana daaah..." Naomi melambaikan tangannya.


"daaah kakak" ucap Clarissa.


mereka mengakhiri video call nya


"maafkan aku sayang telah merepotkan mama dan papa disana"


"ga apa mas malahan mereka seneng ada Clarissa disana"


bi Nah datang membawa kan nampan berisi kopi dan orenge juice beserta cake cream cheese lalu menyajikan dimeja.


David memberikan orenge juice pada Naomi


"sayang minum dulu"


"iya mas"


Naomi melihat gelasnya


"astaga mas kok minumannya merah gini seperti darah" lalu Naomi menyimpan gelas itu dimeja.


David mengerutkan wajahnya bingung apa yang berwarna merah jelas itu orange juice dia mengambil gelas itu.


"ini orenge juice sayang warna merah apanya biar aku tester nih klo kamu ga percaya"


David langsung meminumnya, Naomi bergidik ngeri melihat David meminumnya perutnya bergejolak seakan mau muntah


"mas aku gak kuat pengen muntah" Naomi pun berlari menuju toilet David menyusulnya memijat tengkuk leher Naomi.


"sayang kamu sakit sepertinya, istirahat dulu dikamar nanti Dr Bima ke sini"


David menggendong Naomi menuju kamar, Naomi berbaring dikasur


"sebentar lagi Dr. Bima akan datang aku ke bawah dulu ya" Naomi mengangguk menandakan boleh, David mengecup kening Naomi lalu pergi ke ruang tamu.


Hmmmmmm... Hmmmmm ... suara geraman yang sangat menakutkan


Naomi mencoba membuka matanya melihat disekitar kamar namun tidak ada apa-apa, melihat ke langit-langit Dan ... melihat


ada sesuatu ada sesuatu diatas sana Naomi ketakutan menjerit histeris


"akhhhh... " bangun lari menuju pintu, tapi pintu tak bisa dibuka.


"mas.... mas.... tolong... " Naomi berteriak tangannya menggedor-gedor pintu.


makhluk itu terus mendekati Naomi


"akh.... tolong jangan ganggu aku" Naomi menangis akhirnya dia ambruk terjatuh ke lantai.


****


David menunggu Dr. Bima sambil meminum kopinya. Namun mendengar teriakan Naomi David segera bergegas menuju kamar, membuka pintu alangkah kagetnya dia menemukan Naomi tergeletak dekat pintu David menggendong Naomi menuju kasur, ia mencoba membangunkan Naomi.


"sayang, bangun sayang... " mengecup kening Naomi.


David mengangkat gagang telpon


"tolong bawakan teh hangat sekarang cepat" perintah David pada asisten rumah tangganya.


David membuka laci mengambil kayu putih mengoleskan pada Naomi akhirnya Naomi siuman, tapi Naomi histeris


"akhhhh jangan dekati aku pergi... pergi... "

__ADS_1


"sayang lihat ini aku David" David menggoyangkan pundak Naomi


Naomi memeluk David


"aku takut mas... tadi ada mahluk aneh ada dikamar ini aku takut mas" memeluk David begitu erat.


"ini tuan teh nya"ucap bi Nah


"ayo minum dulu sayang" David memberikan teh pada Naomi


Dr Bima sudah tiba dikediaman David dia masuk rumah dan bertanya pada seorang pelayanan disana


"bi siapa yang sakit" tanya Bima pada sari


"anu tuan nyonya muda, sekarang sedang dikamar bersama tuan David"


Bima mengangguk mengerti, lalu ia berjalan ke kamar David


tok... tok... Dr Bima masuk kamar David


"kenapa lagi bro... " tanya Dr Bima


"istri gw histeris entah apa yang telah terjadi aku tinggal sebentar ke ruang tamu istri gw udah pingsan"


"mas aku ga mau aku ga sakit... ga sakit... " Naomi menolak namun David mengangguk pada Bima.


"mama... papa... tolong aku, aku gak sakit" ucap Naomi.


"ahhh" Bima menyuntikkan obat penenang pada Naomi perlahan-lahan Naomi mulai terlelap David.


Naomi dipasangkan selang infus pada tangannya, tubuhnya lemas tak bertenaga.


"bro sepertinya ada yang sedang mengganggu


pikiran Naomi" ucap Dr bima


"maksud lu istri gw gila" David mencengkram kerah Dr. Bima


"bukan gitu juga kali slow... biar gue terangin bro"


"apa maksud nya gw ga ngerti" ucap David datar.


Mereka duduk di kursi sambil meminum kopi


"lu percaya ga sama yang namanya magic"


"what... maksud lu??? mana mungkin ini zaman modern"


"eh elu mah udah gw bilangin masih kagak percaya! "


" terus aku harus percaya gitu"


"terserah lu bro mau percaya atau tidak ama gue" Dr. Bima mengangkat kedua bahunya.


David merenung memikirkan ucapan Bima


"klo lu percaya sebaiknya lu cari kyai atau orang pinter deh,,, gw cuma bisa kasih istri lu vitamin"


"Hmmmm" David mengantar bima sampai pintu depan.


David kembali lagi ke kamar, dia ingin menemani Naomi mengecup tangan Naomi. Dia memikirkan apa yang Bima katakan,


"kamu harus sembuh sayang... aku akan membawamu keliling dunia sayang... apapun yang kamu mau aku akan berikan bila kau meminta nyawa ku pun aku bersedia sayang... baru 3 hari kau menjadi milikku sudah ada ujian menerpa rumah tangga kita, aku tidak akan diam bila ada orang yang menyakitimu dia akan berhadapan langsung dengan ku. ya Allah lindungilah istriku... sembuhkanlah istriku... " ucap David.

__ADS_1


bersambung....


Bantuin like and vote karyaku Percaya atau tidak 🙏🙏🙏


__ADS_2