Percaya Atau Tidak

Percaya Atau Tidak
Ayam geprek


__ADS_3

Malam pun tiba David sedang sibuk dengan laptopnya, Naomi melirik suaminya yang tidak memperhatikannya ia mengerucutkan bibir manisnya itu.


"aku pengen makan ayam geprek level 5 kayaknya enak ngomong ga ya tapi kalau ngomong pasti mas David ga boleh aku pesen aja deh" gumam Naomi sambil memainkan HP nya.


"mas aku ke bawah duluan ya, aku mau masak makan malam" Namun ketika ia berdiri tangan Naomi ditarik oleh David sehingga tubuh nya jatuh dipangkuan David.


"apa kau merasa bosan sayang... sehingga tidak mau menemaniku"


"shuttttt" Naomi menyentuh bibir David dengan telunjuknya.


"aku tidak akan pernah bosan bersama dirimu mas, aku akan selalu setia hingga maut memisahkan kita"David mencium bibir Naomi.


"ayo kita turun aku udah laper sayang"ucap David menuntun Naomi keluar dari kamar.


Para pelayan sudah menyiapkan makan malam walaupun sang nyonya yang biasanya memasak untuk tuannya itu, telah menyiapkan menu harian untuk makan jadi mereka tidak ke bingung untuk memasak. Naomi masuk ke dapur ia menyiapkan salad buah untuk sang suamiku.


"selamat malam pak ini tadi ada mamang ojek katanya nyonya memesan ini" sambil menyerahkan keresek pada tuannya satpam pun kembali ke depan.


David melihat kotak yang ada didalam keresek astaga ternyata istrinya itu ingin makan ayam ancur yang banyak sambalnya.

__ADS_1


"mas... akhirnya pesanan ku tiba" Naomi tersenyum mengambil keresek yang ada dimeja makan namun David mengambil nya.


"kenapa? aku ingin makan itu mas" Naomi pun menangis.


"Naomi kamu bisakan suruh bibi bikin yang kamu mau gimana kalau kamu sakit perut memakan makanan yang seperti ini" tegas David pada Naomi.


Naomi menghentakan kakinya lalu naik ke atas menuju kamar tanpa berkata apapun.


"Naomi ... sayang..." David memanggil Naomi namun ia tak menghiraukan panggilan suaminya itu ia memilih mengunci kamarnya.


"astaga sedikit-dikit marah ..." David meminum air Putih lalu menyusul Naomi ke kamar.


"sayang bila kamu tidak mau membuka pintu aku dobrak pintunya" tetap saja tidak ada jawaban dari Naomi.


Dan akhirnya David mendobrak pintu kamarnya, dengan sekali tendangan pintu itu terbuka tapi bukan tendangan David Naomi memutar kuncinya sebelum David mendobrak nya. Naomi masih meringkuk dikasur enggan melihat wajah suaminya, David memeluk tubuh Naomi dari belakang ia tidak memperdulikan istrinya yang marah.


"Naomi... kamu belum makan sayang, aku suapi ya sayang"


Naomi masih diam.

__ADS_1


"ya sudah aku ijinkan makan ayam itu" Naomi berbalik lalu memeluk David, David menghapus air mata Naomi.


"ayo mas aku udah laper, kasian junior ingin makan ayam geprek" David diam membisu sedangkan Naomi sudah turun ke bawah.


Apa yang dikatakan Naomi itu? apa dia sedang mengandung tapi belum ada tanda-tanda istrinya sedang hamil, Apa aku kurang peka!


Dalam hatinya bertanya-tanya.


"mas cepat doang ah.... lama banget katanya boleh seakan ga ikhlas ya aku makan ini ya udah ga jadi"


"eh makan dong sayang biar aku suapi" David duduk menyuapi Naomi.


"enak banget mas cobain deh" Naomi menyuapi David balik, David mengunyahnya ternyata memang enak pantas saja istrinya ingin makan ayam ancur.


"hah pedes banget ayam ancur ini apa namanya? " Sambil meminum air.


"bukan ayam ancur itu digeprek mas pake ulekan makanya bentuknya kayak gitu"


"besok-besok masakin yang kayak gini boleh jangan terlalu pedes sayang" pinta David pada Naomi.

__ADS_1


Naomi melirik kotak ayam ternyata habis dimakan David ternyata suaminya suka juga sampai menghabiskan 3 ayam geprek.


__ADS_2