Perjalanan Cinta Pertama

Perjalanan Cinta Pertama
Bab 1 LAMARAN


__ADS_3

Ketika fajar menyingsing seorang gadis manis sudah berada di halaman rumah yg cukup luas , sedang menyapu daun daun kering,dia tidak menyadarinya kalau di luar halaman rumah di sebrang jalan ada seorang pemuda sedang memperhatikannya,begitu tertariknya pemuda itu melihat gadis yg ada di hadapannya.


Pemuda itu datang dari tempat jauh ,dia sedang mengisi liburan semesternya,kebetulan dia ikut berlibur teman sekampusnya di Desa itu,dia mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Jogjakarta


Sebut saja nama gadis itu Hani ,dan pemuda itu namanya Amar.


Hani sedang mengisi liburan panjang kenaikan kelas di rumah neneknya di desa ,Hani duduk di bangku sekolah menengah pertama kelas tiga sekolah menengah negeri satu di kota sumedang,gadis manis,berambut hitam pekat,rambutnya lurus terurai disertai poni menutupi dahinya, bulu mata yang lentik ,matanya yang bening indah ,menambah kecantikan gadis belia itu,orang desa menyebut Hani , bunga desa.


Suatu sore Hani pulang dari pemandian umum,dia habis mandi sambil mengapit bakul,tiba tiba Hani di cegat oleh seorang pemuda,


"Dek bisa berhenti sebentar ? bolehkah Kakak berkenalan sama Ade ?"Amar menahan langkah Hani ,saat Hani melewatinya.


Ternyata pemuda itu Amar, dia sengaja menunggu Hani lewat, dari tadi dia duduk di bale bale rumah,ngintip Hani lewat.


Hani tertegun sejenak menatap ke Amar,


Hani tidak mengenal pemuda itu karena memang Amar bukan orang desa itu.


"Perkenalkan nama kakak "Amar" ?!" ucap Amar sambil mengulurkan tangannya.


Hani menjawab sambil menatap Amar


" Saya Hani kak, ?",jawab Hani lirih sambil menerima uluran tangan Amar.


"De Hani,, kita duduk di bale bale sana yuk bentar ? kakak mau ada yang di tanyakan ke Ade?!" ajak Amar sambil menunjuk ke bale bale tangga rumah.


"Oh iya ,boleh kak?! jawab Hani mengikuti Amar menuju bale bale rumah,


"Silahkan duduk dek Hani ?", kata Amar mempersilahkan Hani duduk.


Hani duduk di samping Amar agak berjarak sambil bertanya kepada Amar ,


"Ya ka ada apa ya,?" tanya Hani


Amar menghela napas sambil menatap ke Hani kemudian Amar berbicara.


"Dek Hani apakah ade sudah punya pacar?" Amar langsung bertanya kepada Hani,Hani terdiam tidak menjawab


" Semenjak Kakak lihat dek Hani,hati Kaka tertarik sama dek Hani,maukah


dek Hani jadi pacar kakak ?" kata Amar memperjelas tujuannya.


Hani masih terdiam ,gadis desa itu tertunduk,dan Amar mengulang pertanyaan yang sama,Hani mengangkat wajahnya ,Hani menatap wajah Amar dan sejenak kemudian Hani membalas pertanyaan Amar dengan senyuman manis .

__ADS_1


" Jujur Pertama kali Kakak melihat dek Hani Kakak langsung jatuh hati,mau kan Ade menjadi kekasih kakak" Amar menyatakan hatinya.


Hani merasa hatinya tertarik juga sama Amar ,Amar pemuda berparas manis , tatapan mata Amar memikat hati Hani ,Ada debaran aneh dalam hati Hani ,mereka saling menatap, Hani


menganggukkan kepalanya tanda setuju Hani menerima cintanya Amar. Amar menarik napas lega.


Amar memegang tangan Hani kemudian Amar dengan hangat memeluk Hani ,dan mengecup Hani dengan penuh kasih.


Saat itu Hani hanya terdiam ,bingung tidak tahu apa yang harus dilakukannya,


"Dek yuk pulang,kakak antar sampai rumah ya? sudah mau magrib nanti yang di rumah nyari !?" ucap Amar sambil berdiri,mengajak Hani pulang.


Sesampainya di belakang rumah Hani,


Amar menyuruh Hani masuk kedalam rumahnya,Hani masuk ke dalam melewati pintu dapur.


Setelah menyimpan bakul yang dikepitnya Hani masuk ke dalam kamar,Hani tersenyum sendiri,masih terasa pegangan tangan Amar,pelukan Amar,ciuman Amar di keningnya membuat badan Hani bergetar ,benar benar pengalaman pertama bagi Hani


Tidak terasa bibir Hani bergerak bersenandung riang.


Keesokan harinya selepas isya sekitar pukul tujuh tiga puluh malam ,Amar ditemani Nandi berkunjung ke rumah neneknya Hani untuk bertemu keluarga Hani,Amar berkunjung berniat meminang Hani.


Setiba di rumah neneknya Hani ,Amar dan Nandi di terima dengan baik oleh keluarga Hani,Amar dan Nandi memberi salam kepada uwa nya Hani,mereka di persilahkan masuk oleh uwa nya Hani,


"Silahkan duduk nak Nandi " kata pak Ano.


"Terima kasih pak" sambut mereka berbarengan


"Ada apa nak,ada yang bisa bapa bantu malam malam bertamu?" pa Ano bertanya.


"Terima kasih atas penerimaannya ,saya datang malam malam menganggu keluarga bapak ,saya menemani teman saya, ingin bersilaturahmi, kenalkan ini teman saya pak, namanya Amar


, teman satu kampus Amar ikut berlibur di sini,kemarin Amar bertemu dengan Hani dan sdh menyampaikannya ke Hani,dia jatuh hati dengan Hani, sekarang Amar niat meminang Hani kepada keluarga," tukas Nandi sambil memperkenalkan Amar dan menjelaskan tujuan kedatangannya.


"Oh begitu?!" pa Ano menjawab sambil


sedikit tertawa,mendengar paparan Nandi tanpa ada basa basi.tapi pak Ano memakluminya,mereka anak anak muda berpendidikan.


"Silahkan nak Amar apa yang akan di sampaikan nak Amar ?"kata pak Ano mempersilahkan Amar untuk bicara.


"Terima kasih pak sudah memberi waktu dan kesempatan,pada hari baik ini, perkenalkan nama saya Amar, saya kuliah satu kampus dengan Nandi, tingkat akhir,saya bersilaturahmi ke rumah bapak untuk mengutarakan isi hati saya,jujur saya jatuh hati sama putri bapak,jika di izinkan saya mau melamar putri bapak?", dengan lugas Amar menyampaikan tujuannya pada uwa nya Hani.


" Nak Amar, terima kasih atas pinangan nak Amar,maaf bapak tidak bisa memberi jawaban menerima atau tidaknya ini diserahkan pada Hani ,kita tanya Hani nya saja ?!" pa Ano menjawab sambil meminta Hani di hadirkan

__ADS_1


Nenek memanggil Hani sambil beranjak ke dalam mencari Hani,


"Han..!.Hani,,,!kesini neng ?,"panggil neneknya


"Iya nek ada apa?" Hani menghampiri neneknya sambil berdiri di samping neneknya.


" Nandi datang kesini bersama temannya ,katanya Hani sudah berkenalan dengan temannya Nandi?


Amar namanya,betul Han ?" tanya nenek menyelidik


"Iya Nek benar, kami berkenalan kemarin sore,waktu Hani pulang dari air !?" jawab Hani sambil menunduk g berani menatap mata neneknya.


"Nak Amar datang kesini mau melamar Hani!?" ujar neneknya,


Hani kaget,dia tidak percaya apa yang di dengar dari neneknya,masa baru kemarin bertemu langsung melamar,


Hani bingung ada perasaan marah kecewa menyesal sudah menerima cinta Amar di hatinya serasa di malu maluin oleh amar.


Awalnya Hani menolak untuk di hadirkan ,dia merasa belum cukup umur untuk di lamar,tapi neneknya memberi nasihat , terlihat di raut wajah nenek nya tersirat kebahagiaan, cucunya dilamar sama orang yg berpendidikan tinggi.


Nenek dengan lembut membujuk Hani untuk menemui Amar, akhirnya Hani mengikuti nenek untuk bergabung dengan uwanya.


Pak Ano langsung bertanya kepada Hani


"Begini Han, ini nak Amar temennya nak Nandi ,datang kesini itu mau menindak lanjuti pembicaraan nya kemarin dengan Hani,nak Amar mau melamar Hani?,gimana ? apakah Hani mau menerima lamaran nak Amar ? "


tanya pak Ano sambil menatap Hani.


Hani terdiam menunduk,rasanya malu yang luar biasa, dalam hatinya secepat ini dirinya akan dilamar, Hani memikirkan sekolahnya, cita cita dan masa depan yang ingin ia raih, Hani inginnya pacaran saja dulu tidak untuk serius.berkecamuk dalam hatinya.


Semua mata menatap Hani ,,kepala Hani semakin menunduk,menyesali lamaran Amar . Uwanya menanyakan lagi jawaban Hani


"Bagaimana Hani? " tanya pa Ano


Hani melirik neneknya, neneknya memberi isyarat dengan senyum,


Hani mengangkat wajahnya dengan berat hati hani menganggukkan kepala,


semua mengucap hamdalah pertanda lega.


Setelah resmi Hani di pinang Amar, Amar pun di terima di keluarga Hani dengan baik, diperlakukan layaknya menantu,Hani dan Amar menjalin hubungan percintaan yg romantis.


Hani di perlakukan sangat baik oleh Amar,dimana pun mereka tampil membuat orang akan cemburu

__ADS_1


padanya.


__ADS_2