
Amar langsung Vidio call Hani
"Mii,papi ga jadi pulang kampung,,papi
sekarang menuju Jakarta?!" kata Amar sambil memperlihatkan tiket ke Hani
"Papi jangan bercanda,mana bisa ke Jakarta,rencananya kita ketemu di Jogja kan pi ! terus papi pulang kampung halaman dulu kan !?" kata Hani ga percaya.
" Serius mi, ini papi Fotoin tiketnya !?" kata Amar sambil mengirim foto tiket pesawat ke Hani.
"Amazing pii,papi ke Jakarta hari ini,?!"
teriak Hani sambil melototi foto tiket yang di kirim Amar.
"Betul mi,dua jam perjalanan pesawat mi, insyaallah papi jam tiga nyampai di bandara Sutta!?" sambung Amar lagi.
" Iya pi , insyaallah mami susul papi ke
Jakarta ?!" kata Hani serasa mimpi,
jauh dari prediksi,di percepat waktunya di perdekat jaraknya, Alhamdulillah do'a
Hani terucap dari bibirnya,Hani bersyukur.
Hani berkemas semua perlengkapannya dan pesanan Amar di rapikan dalam satu tas baju.
Setelah semua rapi Hani berangkat menuju salah satu pull travel perjalanan menuju ke Jakarta,.
Senyum Hani menghiasi bibir Hani,Hani
__ADS_1
membayangkan reaksi mereka saat bertemu,Hani sudah ancang ancang untuk melepaskan semua yang ada di pikiran dan hatinya,betapa sumringah nya Hani .
Dia ingin cepat cepat bersua Amar,Hani akan menyambut kedatangan pujaan hatinya,cinta yang selama ini hanya lewat dunia Maya,datang untuk menepati janjinya.
Amar sudah tiba di bandara Sutta,Amar kembali mengabari Hani bahwa ia sudah landing di bandara Sutta,.
Perjalanan Hani menuju Jakarta terjebak macet,Hani harus Berjam jam di Jalan tol,seperti di sengaja,pak Supir masuk ke jalur yang macet mengikuti mobil truk atau bus yang antri panjang .
Pak supir tidak menghindar kemacetan yang parah itu, harusnya tiga jam Hani sudah nyampai,ini masih berkutat dengan kemacetan yang luar biasa parahnya,
Hani memberi isyarat ke pak supir,untuk pindah ke jalur yang agak lancar,di bagian tepi jalan,tapi pak supir pura pura amnesia,
Akhirnya mobil travel yang di tumpangi Hani tiba di jakarta ,semua penumpang turun dan mereka sudah di tunggu keluarga yang menjemputnya.
Hani menggunakan aplikasi, untuk mencari kendaraan berikutnya menuju
rumah saudara nya,tidak berapa lama tumpangan yang di Carter Hani datang,
Tiba di rumah saudaranya lepas isya,Hani di sambut hangat oleh saudaranya,sebut namanya Vani,
Hani memberi salam dan mengetuk pintu rumah Vani dari dalam seorang perempuan sebaya Hani membukakan pintu sambil membalas salam dan menyambutnya dengan senyum ,mereka berpelukan kentara mereka saling rindu.
"Ka Hani sudah lama kita tidak berjumpa,apa kabar kakak?" sapa Vani sambil memeluk Hani,kemudian melepaskan pelukannya dan menuntun Hani masuk ke dalam rumah.
"Kabar kakak baik Van, sambil
mengikuti Vani masuk ke dalam rumah.
"Aku seneng Kakak datang,sdh berapa Lama ya kak kita tidak bersua?,kayanya ada ya kak tiga bulanan," kata Vani sambil mengajak Hani duduk.
__ADS_1
" iya ada ,tapi tlp kan kita nyambung terus jadi tidak merasa kita sudah terpisah lama," jawab Hani sambil tersenyum.
"Kak aku ambil minum,kakak mau minum apa ?" Vani menawarkan minum ke Hani sambil berdiri menuju dapur
"Ga usah kaya ke tamu saja,nanti Kakak ambil sendiri,Kakak mau mandi dulu gerah ga kuat !?" balas Hani sambil berdiri juga ,Hani masuk kamar mandi langsung mandi.
Vani ke dapur menyiapkan makan untuk mereka makan malam.
Selesai mandi,Hani masuk kamar pakai baju tidur,sekarang Hani merasa badannya terasa enteng dan seger. Hani dan Vani makan malam bersama sambil ngobrol,selesai makan mereka pindah ke ruang keluarga duduk di sofa sambil nonton tv,dan melanjutkan ngobrolnya,
"Kak ngomong ngomong,kakak datang ga ngabarin dulu ,ada apa nih,,,? sengaja main atau ada hal lain? selidik Vani sambil menatap Hani
"Oh iya Van, betul kakak datang mendadak, di luar rencana, Kak Amar
dari Sulawesi datang hari ini ke Jakarta jadi kakak nyusul kesini, insyaallah besok Kakak dan kak Amar direncanakan bertemu,?!" Jawab Hani.
"wow amazing kak,selamat ya kak semoga pertemuan kakak dengan ka Amar menyenangkan," kata Vani
"Kak Amar itu seharusnya bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan di masa lalunya ke kakak,dulu aku benci banget sama kak Amar,melihat penderitaan kakak luar biasa,tapi aku ga bisa berbuat apa apa karena ga tahu harus nyusul kemana?tapi sekarang dengan berjalannya waktu dan dia punya nyali besar untuk bertemu kakak saja aku sudah bisa memaafkannya,semoga kebaikan menyertai kakak dan ka Amar,?!"
lanjut Vani sambil matanya berkaca kaca.
"Iya Van terimakasih dukungannya,,
do'akan kakak dan kak Amar bisa menyambungkan tali silaturahmi kembali,kakak pengen tahu sejauh mana usaha dia untuk mendapatkan kakak.seserius apa dia menebus kesalahannya ?!". jawab Hani.
Semalaman Hani tidak bisa tidur memikirkan pertemuannya besok dengan Amar.
Pagi pagi sekali , Amar sudah chat
__ADS_1
Hani,Amar memberi salam ke Hani, sambil membahas pertemuannya dengan Hani
"Mi hari ini papi mau membereskan plat nomor kendaraan di kantor Samsat Jakarta timur,bisa mami datang ke kantor Samsat nanti papi share alamatnya!?" chat dari Amar untuk Hani.