
Mama Hani sangat senang dengan kedatangan anak dan cucunya,akhirnya putrinya kembali dan membawa cucu yang sehat dan menggemaskan.
Semenjak Hani mengenal Adi,semenjak itu pula Hani tidak pulang ke mamanya
Selama tiga tahun Hani benar benar menghindar dan kemudian menghilang dari keluarga,apa yang Hani alami ,
keluarganya sama sekali tidak pernah mengetahuinya.
Keluarga tidak akan pernah terputus sampai kapanpun,walau terbang jauh kemampuan ,akhirnya akan kembali ke pangkuan ibunya,karena hanya ibu yang akan bisa memahami dan menerima segala kekurangan anaknya dan akan selalu memaafkan anaknya.
Adi pulang kerja,ia mematikan motornya kemudian ia membuka pintu,ternyata pintu terkunci.Adi mencari kunci di tempat biasa di simpan kalau Hani pergi,Adi membuka pintu kemudian masuk rumah ,Adi langsung ke kamar,
terlihat di meja makan ada surat ,Adi terhenti kemudian mengambil surat itu dan membacanya.
Mata Adi terbelalak kaget bukan main , surat itu sampai dibaca berulang ulang.
Adi tidak percaya dengan apa yang di bacanya, Adi mondar mandir seperti orang kebingungan ,dia tidak tahu harus berbuat apa,Adi benar benar kehilangan akal,Adi masuk kamar kemudian ia buka lemari pakaian , tempat baju Hani kosong,lihat tempat baju putra juga kosong, Adi menghempaskan
badannya ke tempat tidur sambil berteriak kencang,
" Haniiii !!!!" teriak Adi
"Apa yang kau lakukan Hani!!, maafkan aku Hanii!" kembali Adi berteriak
Adi menangis ,terasa ada yang sakit
di hatinya seperti di sayat sayat,Hani benar benar telah pergi darinya
Adi menghapus air matanya kemudian bangkit dan berdiri,dia ganti baju
terus keluar kamar,minum air lalu
ke luar nyalain motornya lalu pergi.Adi mendatangi rumah neneknya dia memanggil neneknya,
"Neeekk,,,,,dimana!!! suara teriakan Adi membuat seisi rumah berlari ke depan
,di ruang tamu Adi sudah berdiri dengan muka penuh kemarahan,
"Ada apa Adi !! ,berteriak memanggil nenek kamu tidak sopan begitu ! ,ini sudah malam tahu !!!," bentak kakeknya Adi.
Adi tidak menggubris bentakan kakeknya,dia langsung menunjuk neneknya,
"Nenek ,,!!apa yang nenek katakan kepada Hani?! sehingga Hani marah dan pergi meninggalkan aku!!" teriak Adi ke neneknya.
Neneknya melongo bingung juga ketakutan melihat kemarahan Adi,
semua mata beralih memandang ke nenek,semua bertanya tanya dalam hatinya,ada apa,dan apa yg nenek katakan ke Hani,sehingga membuat Adi murka,kakek bertanya sama nenek
"Ada apa ini mak?,sampai segitunya si Adi sama emak?" tanya kakek sambil menatap nenek.
"Eu ,,eu,,eu anu,, pak?!". nenek menjawab
sambil ketakutan.
"A ,eu,,,apa,anu apa,coba jelasin ada apa?!" tanya kakek, tatapan mata kakek tidak lepas dari wajah isterinya.
__ADS_1
Nenek tambah takut sekarang suaminya pun bertanya keras padanya.
Nenek narik napas panjang,kemudian nenek menjawab ,
"Kemarin ada Hani main ke sini bawa putra,nenek menceritakan perjuangan Adi untuk mendapatkan Hani,waktu di sini Hani tidak kenapa napa,,?!" kata nenek menjelaskan
"Adi ,,,nenek minta maaf ,nenek tidak mengira akan berujung begini,?!" ujar neneknya
"Ini kalau sudah begini ,,gimana sekarang,!;nenek harus bertanggung jawab memulihkan kembali rumah tangga aku nek !! karena nenek yang bikin masalah,aku tidak mau tahu?! " teriak Adi ke neneknya.
Kakeknya Adi paham kalau isterinya telah membuat cucunya murka,rumah tangga Adi di buat berantakan oleh cerita neneknya,Hani tidak terima,sehingga Hani meninggalkan Adi,kakek menurunkan suaranya
"Oh sekarang kakek paham,ayo sekarang duduklah dulu Di, maafkan
nenekmu,mungkin tadinya nenekmu mau pamer perjuanganmu tapi Hani menerimanya lain,?!". ujar kakek sambil mengajak Adi duduk,
karena sudah tertutupi kemarahan,
Adi bukannya mengikuti ajakan kakeknya,malah dia membalikan badan kemudian keluar naik motor menyalakan mesin motor sampai meraung keras,kemudian dia meninggalkan rumah neneknya.
Adi menuju rumah orang tuanya,dia mengetuk pintu ,kemudian membuka pintu langsung masuk ke dalam rumah.
Bapak dan ibu Adi sedang santai menonton tv, mereka serentak menoleh ke Adi,sebelum sempat menyapa,Adi mendahului bicara,
" Pa ,Adi ada perlu sama bapa?"
kata Adi, sambil menyalami tangan bapak dan ibunya.
"Iya nak duduklah ?! ada apa?" tanya bapak nya Adi .
oleh Hani kepada bapaknya sambil berurai air mata,bapaknya menerima kemudian membaca surat dari Hani,
selesai membacanya bapaknya tertegun sambil menatap Adi.
" Tenangkan hatimu dulu nak semua pasti ada solusinya.!?" kata bapaknya menenangkan Adi.
"Sekarang coba Adi cerita ke bapa, kenapa Hani bisa membuat surat ini?"
tanya bapak sambil menatap Adi.
Adi menceritakan berawal dari Hani main ke rumah nenek ,dan nenek bercerita kejadian tiga tahun lalu,bapak mendengarkan cerita Adi kemudian mengangguk angguk pertanda mengerti,
"Adi,,,,nenek salah tapi Adi lebih
salah, karena melakukan hal yang tidak terpuji , tapi jika Adi dukung Hani sekolah,menyatukan keluarga mungkin kesalahan Adi tidak fatal dan tidak akan separah ini,Hani pasti memaafkan Adi ,
Adi malah justru memanfaatkan keadaan,membuat Hani linglung,
lupa segalanya, itu bukan cinta tapi emosi, kalau Adi cinta Hani ,harusnya Adi dukung Hani, bukan menenggelamkannya .Masa depan harusnya nomer satu Di,,," pungkas bapak sambil menatap Adi yang terdiam lemas.
" Iya pak Adi mengaku salah,Adi menyesal,Adi tidak tahu harus bagaimana sekarang pak?" Adi minta masukan dari bapaknya.
" Sekarang menurut bapak, baiknya
Adi diam dulu,keadaan Hani sedang marah tidak akan benar di temui juga.beri waktu satu bulan untuk meredakan kemarahannya !?," kata
__ADS_1
bapak
"Lama banget pak nanti pikiran Hani berubah dan benar benar meninggalkan Adi pak ?," ujar Adi memelas
"Biar bapak dan ibu yang akan
menemui Hani sekalian silaturahmi sama mamanya Hani?!", jawab bapak
" Iya pa, Adi nurut sama bapak,Adi tidak mau berpisah sama Hani ,apalagi ada anak di antara kami,tolong bantu Adi pak?" kata Adi mengiba.
"Iya bapak dan ibu akan berusaha menyatukan kalian kembali,sekarang Adi tenang ya," kata bapak sambil mengelus pundak anaknya.Ibunya dari tadi hanya mendengarkan,ikut prihatin ,
"Adi ,,,sekarang makan nak ,
insyaalloh semua bisa di selesaikan!?," ibunya menyambung pembicaraan sambil berdiri ngajak Adi makan.
Adi berdiri mengikuti mamanya ke
ruang makan,hati Adi sudah tenang
dan merasa lega,
Hani pagi pagi sudah keluar sambil mengendong putra untuk jalan jalan
di taman menghirup udara pagi di ibukota.
Putra diturunkan dari gendongannya,
kemudian di tuntun belajar jalan,satu dua langkah putra di lepas Hani ,
Putra belajar jalan sendiri,saat putra mau jatuh cepet cepet Hani meraih badan putra dengan penuh kasih sayang,di ajari terus oleh Hani.
Setiap pagi Hani membawa putra
belajar jalan,sampai putra bisa berjalan dengan baik.
Tidak terasa Hani sudah sepuluh hari di rumah mama nya.,Hani perlahan menceritakan semua kejadian yang terjadi antara Hani dan Adi kepada mamanya,mamanya menenangkan Hani,mamanya menerima Hani dengan tangan terbuka dan,memahami apa yang sedang Hani alami
". Han ,,gimana kalau Hani lanjutin lagi
kuliahnya,sayang ,,, Hani masih muda masih banyak yang bisa Hani raih,
putra biar mama yang urus!?,". kata
mama sambil menoleh ke Hani,yang sedang anteng membaca koran sore.
"Iya ma,Hani mau ," kata Hani senang.
"Tapi ma nanti mama kerepotan ngurus Putra" ?" tanya Hani.
"Justru mama senang ada teman jadi punya hiburan!?," jawab mama
Mama tahu kalau putra ,anak yang tidak rewel tidak cengeng,tidak melelahkan,nurut,baik menggemaskan.
" Makasih ya ma," ujar Hani sambil memeluk mama.
__ADS_1
Hani mulai mempersiapkan diri untuk melanjutkan kuliahnya lagi yang sempat terhenti.