
Malam Minggu, adalah malam yang di nanti nanti para remaja,mereka mengisinya dengan bermain bersama,nonton ke bioskop,ada juga yang nonton film di lapangan rame rame gratisan ,ada yang nongkrong di jalanan, ,malam Minggu malam kebebasan bagi anak sekolah,mereka memiliki kesenangan tersendiri .
Kini Hani menginjak usia sembilan belas tahun,keceriaan masa remaja tidak ada dalam hati dan benak Hani,bagi Hani malam Minggu biasa biasa saja,
Malam itu di alun alun diadakan hiburan
tahunan ,Karang taruna berkolaborasi dengan masyarakat mengadakan pagelaran seni guna merayakan hari kemerdekaan.berbagai macam seni di tampilkan .
Orang beramai ramai menuju Alun alun untuk menonton, Hani juga di ajak ibu kost untuk nonton ke alun alun, mulanya Hani menolak,dia memilih tinggal di rumah,tapi semua memaksa mengajak Hani,akhirnya Hani ikut.
Mereka bersama sama menikmati hiburan ,hati Hani merasa agak terhibur ,ternyata dunia ini luas,selama ini Hani merasa sesak untuk bernapas,
ternyata di langit masih ada langit.
Keesokan harinya, Hani di ajak ibu kost
makan di kebunnya, ibu kost lagi panen palawija, ibu kost membawa serta keponakannya kebetulan sedang liburan juga ,dia seorang pemuda cukup tampan, tinggi, putih orangnya , sebut sebut namanya Wawan.
Wawan kuliah di Bandung sudah semester enam.
Ternyata Wawan tertarik dengan gadis manis ini,ia sedang pendekatan dengan Hani,Hani sama sekali tidak mengetahuinya,sebenarnya Hani tertarik juga dengan Wawan,tapi Hani sadar diri,laki laki mana yang mau sama dirinya jika mereka tahu,keadaan diri Hani yang sebenarnya,hati Hani ciut jika mengingat itu.
Hani tidak pernah over akting di hadapan laki laki justru sebaliknya Hani terkesan bersembunyi dari laki laki,atau super cuek.
Wawan sangat suka dengan kecuekan Hani ,itu yang membuat dia tertarik dengan Hani ,dalam suatu kesempatan Wawan menyatakan cintanya kepada Hani ,tapi Hani menolaknya dengan halus,,dengan alasan dia sudah punya calon suami.wawan menerima tolakan Hani ,dia menghargai keputusan Hani .
Hani menerima Wawan sebagai teman.
Ibu bapak kost selain dia seorang pengajar,mereka juga berkebun,.
Keluarga ibu kost sangat menyayangi Hani,karena menurut mereka Hani anak yang baik ,manis,dan berbudi.
Ibu kost memperlakukan Hani seperti kepada anaknya sendiri.
Ada beberapa pemuda yang nekad bertamu ke rumah kost hani, mereka di terima langsung sama bapa kost.
Ibu dan bapa kost menjaga Hani seperti putrinya.
Setiap Malam Minggu bagi Hani tidak ada yang istimewa ,Hani lebih senang berdiam diri di kamarnya
Sesekali nonton tv,itu juga kalau di panggil sama ibu kost.
jika ibu kost tidak ada acara Hari minggunya Hani mencuci baju bersama anak perempuan ibu kost,namanya Aat.
Aat pun sama sangat baik memperlakukan Hani seperti adik nya sendiri.
Dengan seiring berjalannya waktu
kepedihan hati Hani yang selalu membayangi setiap langkahnya, teralihkan dengan tugas pelajaran sekolah yang padat karena ada pelajaran tambahan untuk mempersiapkan ujian sekolah,kini
hati Hani mulai berangsur pulih,walau tidak seratus persen kepedihan hilang dari benaknya.
Satu tahun, Hani baru bisa melupakan Amar, Hani mulai hidup normal kembali ,dia sibuk dengan dunianya sendiri.
Nilai pelajaran Hani disekolah kembali membaik ,dan Hani termasuk 10 besar di semester pertama di kelas tiga.
__ADS_1
Liburan semester tiba,, Hani ingat neneknya di desa,dia kangen akan neneknya,liburan itu Hani pulang ke desanya untuk bertemu neneknya,
Neneknya seneng Hani pulang,sudah setahun Hani tidak pulang ke desa,
neneknya bertanya kepada Hani ,
"Han,,,, ko,,, Hani ,,,pulang sendirian? Amar tidak ikut pulang ke sini? " tanya nenek menatap Hani .
"Tidak nek,kak Amar sekarang sudah
tidak di Jogja, dia sudah kembali ke kota asalnya ,karena sudah ada pengangkatan kerja ka Amar mengajar di kota asalnya" jawab Hani sambil tersenyum sama nenek
"Terus gimana hubungan kalian?,kapan
Amar akan ke sini lagi? " tanya nenek lagi.
"Nanti nek kalau libur panjang Kak Amar pasti datang kesini,kak Amar juga kangen nenek, salam buat nenek dari ka Amar,?!" jawab Hani sambil menghela napas panjang,
"Sudah ya nek ,,,bahas kak Amarnya ,? Hani lapar,dan haus, Hani mau makan sama minum dulu!?" ujar Hani sambil masuk ke dalam rumah.
Neneknya mengikuti masuk kedalam, kemudian menyiapkan makan untuk Hani. Hani menghabiskan liburannya bersama neneknya,keindahan yang pernah Hani rasakan bersama Amar
kembali membayangi Hani,tak terasa air mata Hani mengalir membasahi pipinya
Hani masuk kamar,dia berusaha nahan supaya tidak menangis,Hani menggigit bantal supaya Isak tangisnya tidak terdengar oleh neneknya,
Di ujung liburan Hani di kejutkan Adi dengan membawa sejuta cinta untuk Hani ,Adi bersama keluarganya datang ke desa untuk melamar nya.
Hani kaget dengan kedatangan Adi,kemudian Hani bertanya sama Adi maksud kedatangannya bersama orang tuanya,Adi menjawab dia datang untu melamar Hani,
Nenek juga kaget mendengar keluarga Adi yang hendak melamar Hani,tetapi nenek dengan tegas menolak lamaran Adi karena Hani sudah punya calon suami yaitu Amar.Hani senang dengan tolakan nenek,karena Hani sama sekali tidak suka sama Adi.
Sepulangnya keluarga Adi , keesokannya Hani pun pamit ke neneknya untuk kembali ke kota karena liburan sudah usai, besok sekolah mulai masuk,
Nenek mengizinkan Hani kembali ke kota dan biasa neneknya menasehati
Hani agar menjaga diri baik baik membawa diri jangan membuat malu keluarga .
Hati Hani sakit,pedih seperti di sayat sayat,inget kembali ke Amar , keluguan ,kepolosannya di manfaatkan Amar.
Hani ingin menangis di pelukan nenek nya ingin berterus terang,tapi lidahnya terasa kelu.
Hani berusaha tersenyum di hadapan neneknya ,ia berlalu dari hadapan neneknya yg mengantar sampai Hani naik angkot.
Sore itu,Hani baru pulang sekolah ,Adi mencegatnya di jalan,
" Han,, benarkah kamu sudah punya calon suami?!" tanya Adi bertanya dengan nada kesal.
" Iya Di,Memang kenapa kalau aku sudah punya calon suami!" jawab Hani ketus.
"kalau kamu sudah punya calon, ko aku belum pernah lihat kamu bersamanya ya?!" timpal Adi
" Memang harus pamer ya,,calon suami aku jauh berada di seberang lautan" ujar Hani sambil tak acuh
"tapi Hani kan kalau belum resmi menikah siapapun boleh melamar kamu?" lanjut Adi.
__ADS_1
""Ya boleh boleh saja!tp resiko di tanggung sendiri?!" jawab Hani
"Hani aku cinta kamu,aku tidak main main ,aku mencintaimu,makanya aku mengajak kedua orang tuaku untuk melamar kamu Han ?" ujar Adi
" Tapi aku tidak cinta kamu Adi" balas Hani.
"Hani,, apa yang harus aku lakukan supaya kamu bisa menerima aku,?!" tanya Adi ngotot.
"Tidak ada yang perlu di lakukan karena
aku tidak mencintai kamu ! cintaku hanya untuk calon suamiku!"
bantah Hani
Adi kelihatan geram,sambil berlalu Adi
berkata
" kita buktikan Hani , nanti kau akan mencari aku,kamu akan mencintai aku
melebihi cintaku kepadamu,
"cuih ,,,,jangan ngarep ya!" Hani membalas sambil meludah dan membuang muka,Hani pun bergegas pulang ke konstannya.
Tiga bulan telah berlalu,ujian sekolah tinggal hitungan hari,Hani makin sibuk
belajar,seperti biasa Hani pulang sekolah sore hari,di jalan tanpa sengaja Hani berpapasan sama Adi
mereka saling membuang muka,
Sepuluh hari semenjak setelah hani berpapasan dengan Adi, tiba tiba Hani Teringat Adi,wajah Adi membayangi terus di pelupuk mata Hani.
Hani teringat terus sama Adi,sampai hati Hani gelisah,di sekolahpun sama,yang terbayang Adi,Adi ,,, dan Adi,,.
Pulang sekolah Hani bergegas keluar seperti mencari seseorang,benar ternyata di luar pagar sekolah Adi sudah nunggu di jok motornya,hati Hani riang bukan kepalang.
Hani berjalan menghampiri Adi sambil tersenyum sumringah.
"Hai Adi ko kamu sudah di depan sekolah?" Hani basa basi.
"Iya Han,ga tahu aku inget Hani terus."
jawab Adi sambil membalas senyuman Hani.
"Han jalan yu ?" ajak Adi.
"jalan kemana Di?" Hani balik nanya.
" Jalan ke kota lah ?!." jawab Adi.
Hani ragu tapi hati Hani ingin terus bersama Adi.
Adi tidak memberi kesempatan berpikir
sama Hani.
__ADS_1
" Ayo naik Han?!." Adi menyuruh naik di belakangnya.
Dengan senang hati Hani pun naik di belakang Adi.