
"Ma boleh Adi ketemu Putra ?" tanya Adi ke mama Hani.
"Oh boleh nak,,bentar ya mama paggilkan?" jawab mama hani
"Jangan ma biar Adi yang kedalam temui putra?" jawab Adi,sambil melangkah masuk kedalam,.
Di dalam nampak Putra sedang asyik bermain mobil mobilan sendiri.
Adi sudah ga kuat kangen sama anaknya,Adi menyapa anaknya dari belakang Putra
"Aduh asyik main mobil ya anak papah?"
sapa Adi,putra menoleh ke belakang mencari suara yang menyapanya,anak itu langsung berdiri dan berlari setelah dia lihat ada bapaknya.
"Papah??!"Suara anak itu memanggil papanya sambil merangkul papanya,
Adi mengelus kepala anaknya sambil mengendong nya dibawa ke depan .
Mama Hani tidak tega melihat cucunya begitu kangen sama papanya,tapi di sisi lain tidak ikhlas Hani sudah di rugikan oleh Adi,mereka panjang lebar ngobrol tapi mama Hani tak punya kemauan untuk mempertemukan Hani sama Adi
Adi bersama orang tuanya pulang tanpa hasil apapun,di sepanjang perjalanan Adi hanya terdiam tidak berbicara sepatah katapun,kelihatan Adi frustasi dengan keadaannya,
Seminggu kemudian orang tua Adi kembali ke rumah orang tua Hani keberangkatannya tanpa Adi,seperti halnya yang sudah sudah Hani tak bisa di temui,hanya bertemu putra saja,orang tua Adi kembali tanpa ada hasil.
Bapak Adi duduk di sofa nonton tv
di ruang tengah di temenin isterinya,sambil melepas lelah habis perjalanan dari ibukota tempat tinggalnya orang tua Hani.
Adi menghampiri orang tuanya
"Pak gimana Putra sehat?" tanya Adi
"Alhamdulillah putra sehat,cuma Hani tetep tidak bisa di temui,?" jawab bapak adi
"Bapak tidak ketemu Hani ,Di,, kata mamanya Hani ,sehat,Hani sedang keluar,". jawab bapak Adi sambil menoleh ke Adi.
"Duduklah Di ada yang ingin bapak ceritakan,pertemuan tadi,"menyuruh
Adi duduk.Adi duduk di samping orang tuanya.
" Adi ,ibu Hani masih belum terima kehadiran Ad setelah mengetahui kejadian masa lalu kalian,ibu Hani menyesalkan semuanya,bapak juga memaklumi semua orang tua pasti tidak terima,marah,kecewa,ibumu juga
pasti seperti itu jika putrinya dibuat seperti itu,
"Iya pak ,Adi paham!?" jawab Adi
dengan perasaan kecewa memenuhi hatinya karena denger kabar Hani tidak bisa di temui.
Bapak menceritakan semua pembicaraan dengan ibu Hani,Adi mendengarkannya dalam diam.
" Pak bolehkah Adi menemui Hani kembali ,Adi kangen sama mereka" kata Adi sambil menghela napas panjang,
__ADS_1
"Iya Di seminggu ke depan kita
kesana mudah mudahan Hani
sudah reda marahnya," kata bapak
"Iya pak ,terima kasih bapak dan ibu selalu ada buat Adi ," kata Adi sambil bersimpuh di kaki ke dua orang tuanya.
"Sudah nak ," kata ibunya sambil mengangkat badan Adi,Adi langsung memeluk ibunya sambil menangis,
ibunya pun ikut menangis ,iba melihat
penderitaan anaknya.
Hani mendaftar kembali ke perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikannya.
Hani berada di kota Bandung .dia menginap di rumah pamannya.
Keceriaan Hani sangat kentara,dia sangat bahagia karena bisa melanjutkan hidup tanpa embel embel cinta,dia berpikir semua merugikan dirinya
Adi dan bapaknya kembali mengunjungi kediamanibu nya Hani,Bapak Adi memberi salam sambil mengetuk pintu,ibu Hani membuka pintu sambil menjawab salam ke
"Selamat datang pa ," sapa ibu Hani sambil tersenyum
"Silahkan masuk " ibu Hani mempersilahkan masuk pada tamunya
Di belakang ibu Hani putra mengikutinya
" Putraaa ?! ," seru Adi sambil mengulurkan tangannya
Adi meraih tangan Putra kemudian menggendongnya,Putra di peluk
di cium nya,Melihat pemandangan itu,
ibunya Hani trenyuh,hatinya tidak tega melihat cucunya begitu rindu, .Ibu Hani menatap Adi dengan senyum ,ibu hani merasakan begitu dekatnya anak dengan bapa,dalam hatinya dia tak tega memisahkan nya,ibu Hani memaafkan Adi demi cucunya.
"ma kalau Hani sekarang dimana?" tanya Hadi ke ibu Hani
"Hani lagi di Bandung,Hani ingin menyelesaikan pendidikan yang tertunda ?!,," jawab ibu Hani
Oh Hani di Bandung,sampai kapan
di Bandung nya Bu?" tanya Adi lagi
"Seberesnya Di," ibu Hani menjawab.
Ibu Hani kebelakang mau menyiapkan minum dan kue kue buat Adi dan bapaknya
Bapak Adi mengutarakan niatnya
untuk menjemput Hani,ibu Hani pun bercerita tentang Hani ,bahwa dia
__ADS_1
sudah mencoba membujuk Hani
untuk kembali ke Adi,tapi Hani belum memberi jawaban,Hani hanya bilang,ingin sendiri dulu ,Hani masih belum mau ketemu Adi ,lihat nanti kedepannya saja.
Adi diam tak berucap sepatah katapun.
"Bu ,kalau Hani di Bandung tinggal dengan siapa" tanya Adi
"Hani tinggal di rumah pamannya nak," jawab Bu Hani
"Bu boleh Adi minta alamat paman?" tanya Adi
"Oh boleh nanti ibu tulis alamatnya," jawab ibu Hani
Setelah di jamu makan,Adi dan bapak Adi pamit pulang,
Adi mengantongi alamat pamannya Hani di Bandung
keesokan harinya pagi pagi Adi sudah rapi mau berangkat ke Bandung menemui Hani.Orang tua Adi mewanti wanti hati hati di jalan,dan mengingatkan jangan emosi jangan gegabah ,cukup pengalaman kemarin ,
jangan terulang lagi.
Adi pamit kepada kedua orang tuanya.
Dengan berbekal alamat di kantong
Adi berangkat naik motor supaya g susah nyarinya,
Tibalah Adi di alamat yang ibu Hani berikan,Adi mengetuk pintu sambil memberi salam Seseorang membukakan pintu sambil menjawab salam
"Maaf cari siapa ya kak" tanya seorang gadis yang membukakan pintu.
" Hani nya Ada de?" tanya Adi
" Oh nyari ka Hani ,bentar aku panggilkan ya ka,?!" anak gadis itu berbalik mau manggil Hani
" Ka Hani ada temennya ka Hani di luar nunggu Kaka,"
Hani bingung,temen,,,. ,,temen yang mana,?" hati Hani bertanya tanya sambil melangkah ke depan .
sampai di depan Hani kaget ,ternyata yg mencarinya Adi.
"Mau apa kesini?" tanya Hani memperlihatkan muka jutek
"Mam aku sengaja kesini untuk ketemu mama" jawab Adi sambil tersenyum seneng bisa melihat Hani lagi.
"Darimana tahu kalau aku ada di sini?" tanya Hani lagi.
"Dari mama,kemarin aku sama bapak
ke rumah mama ,aku minta alamatmu tinggal mam". balas Adi sambil tak
__ADS_1
lepas matanya menatap Hani ,
"Ada keperluan apa mencari aku, bukankah sudah bilang jangan cari aku dan anakku!"jawab Hani kelihatan sewot.