Perjalanan Cinta Pertama

Perjalanan Cinta Pertama
Bab 2 TERSAKITI


__ADS_3

Liburan sekolah Hani dan Amar,benar benar di isi dengan keromantisan yang luar biasa,hangatnya cinta mereka membuat mereka lupa akan waktu ,


waktu serasa cepet berlalu .


Masa liburan telah usai, Amar kembali ke kampus, Hani pun kembali ke bangku sekolah SMP nya, setiap ada liburan Amar selalu datang untuk bertemu kangen dengan Hani.


Setahun sudah ,perjalanan cinta Hani dan Amar, cinta mereka berjalan mulus tanpa kendala,Hani sudah lulus dari SMP nya ,hani melanjutkan pendidikannya ke sekolah menengah atas, Hani di terima di sekolah negeri, karena letaknya jauh dari tempat tinggalnya, Hani indekost di kota itu .


Satu setengah tahun kemudian pendidikan sarjananya Amar pun sudah selesai,Amar menyandang titel Doktorandus yaitu sarjana pendidikan. Amar bisa lebih leluasa waktunya, menemani Hani, menjemput Hani untuk berlibur di Desa.


Dua tahun setengah jalinan kasih mereka berjalan ,hubungan mereka tambah mesra,,Amar memanggil Hani dengan sebutan mami,dan Hani memanggil Amar dengan sebutan papi ,hubungan mereka bukan hanya sekedar pacaran biasa benar benar mengarah ke jenjang pernikahan,hanya menunggu Hani menyelesaikan sekolah SMA nya,


Saat Hani duduk di bangku SMA kelas dua semester akhir, Amar mengirim surat ke Hani dia tidak bisa datang,karena di panggil pulang ke kampung halaman oleh orang tuanya,dan Amar pun mengabarkan bahwa orang tuanya menjodohkannya dengan kerabatnya, hati Hani serasa kiamat seakan kehidupan selesai saat itu juga, saking syok penglihatan Hani mendadak gelap, untuk sesaat Hani kehilangan kesadaran.


di


Disaat Hani menyadari semuanya, Hani menangis sejadi jadinya, frustasi yg luar biasa, marah ,benci kecewa menutupi seluruh benak hati Hani ,Hani tidak tahu harus bercerita kepada siapa, minta tolong ke siapa ,tetapi Hani tidak ingin keluarganya mengetahui bahwa Amar telah meninggalkannya, Hani membayangkan betapa keluarganya murka jika tahu Amar sudah pergi.


Hani takut neneknya kecewa,Hani takut neneknya juga syok, seperti dirinya ,Hani menyimpan deritanya sendirian.


Hani sudah tak semangat lagi untuk melanjutkannya sekolah,rasanya hidup sudah tidak berarti lagi,Hani mencoba untuk menghabisi hidupnya dengan meminum obat obatan sampai over dosis , suatu hari Hani di temukan pingsan oleh ibu kost di kamar mandi, Hani di angkat dari kamar mandi oleh bapak kost dalam keadaan tak sadarkan diri,mereka memanggil dokter, kebetulan dokter praktek berada di depan rumah kost Hani, setelah memeriksa Hani dokter bercakap cakap dengan bapak dan ibu kost,


Hani sudah siuman,ibu kost langsung memberi Hani minum air putih, dan di beri obat untuk menetralisir pencernaan, Hani bingung kenapa ibu kost dan bapak kost kelihatan cemas,Hani bertanya kepada mereka,


"Bu ada apa dengan saya? kenapa bapak sama ibu kelihatan cemas? " tanya Hani kepada ibu kost.


"Hani ada apa dengan Hani ?,kenapa Hani bisa berbuat nekad ?,apa Hani punya masalah hingga mau menghabisi hidupmu sendiri ,Han,,,Hani mengalami depresi karena apa,cerita ke ibu!?" jawab ibu kost


Hani tidak menjawab,Hani menangis minta maaf telah membuat ibu dan bapak kost cemas,Hani berjanji tidak akan mengulanginya lagi,


Bapak dan ibu kost menasehati Hani dengan penuh kasih,,


"Han kalau ada apa apa mulai dari sekarang Hani bicara sama ibu atau bapak, ibu akan selalu ada buat Hani,jangan mengambil keputusan yang pendek dan salah ya Han ?!" ucap ibu kost.


Hani menganggukkan kepala, terasa matanya ngantuk yang luar biasa.


"Bu boleh Hani istirahat?,Hani sangat ngantuk sekali,?!" kata Hani kepada ibu kost,


"Iya Han,Hani istirahat dulu, ya? inget Hani g boleh melakukan hal itu lagi ! ,masih ada ibu di sini !,Hani bisa cerita kepada ibu ya?" jawab ibu kost.

__ADS_1


Ibu kost dan bapak kost keluar kamar , sambil menutup pintu kamarnya Hani.


Perhatian ibu dan bapak kost membuat sedikit hati Hani terobati,mereka benar benar selalu ada buat Hani,seluruh anggota keluarga ibu kost juga memberi Hani support,,Hani mulai merasa tidak sendiri lagi,teman teman Hani pun di sekolah selalu ada buat Hani.


Hani mulai berteman dengan teman SMA nya,ternyata di luar sana banyak yang menanti Hani,selama ini Hani hanya terfokus ke Amar, hidupnya hanya untuk Amar tapi Ternyata semua sia - sia, Hani belajar menguatkan diri untuk bisa menjadi diri sendiri.Hani selalu berlaku sewajar mungkin di hadapan teman teman seakan tidak pernah terjadi apa apa pada dirinya, padahal hatinya rapuh hancur, sehancur hancurnya, bagi Hani semua laki laki sama, hati Hani benar benar tertutup untuk yang namanya laki laki, Hani menelan pil pahit kehidupan.


Kebencian Hani kepada Amar amat sangat membakar di seluruh relung kalbu Hani sampai memenuhi isi kepalanya.


Semenjak kejadian itu,Hani tidak pernah datang lagi ke desanya.


Hani mulai meninggalkan desanya,


jika libur tiba Hani memilih berlibur di tempat kelahiran ayahnya di luar kota.


Dengan seiring berjalannya waktu Hani sudah duduk di kelas tiga SMA nilai rapot Hani anjlok sangat terpuruk.


Di kelas tiga ,Hani kembali memperhatikan pelajarannya lagi karena Hani takut tidak lulus ujian.


Sore itu Hani hendak kerja kelompok ke rumah temennya Hani berdiri di tepi jalan menunggu andong yang lewat, tiba tiba berhenti sebuah motor besar di hadapannya,seorang pemuda turun menghampiri Hani dan bertanya kepada Hani,


" Mau kemana Han"? tanya seorang laki laki,sebut namanya Adi.


"Daerah mana Han ?" tanya Adi lagi


"Bareng aku saja yuk " Adi menawarkan tumpangan.


"Tidak terima kasih , saya mau naik andong saja!" jawab Hani tanpa ekspresi


"Kemana sih kerja kelompok nya Han?" Adi nanya lagi


"ke rumah Dea di cilimus!." balas Hani taacuh.Hani ga suka sama Adi ,Adi orangnya caper.


"Oh kebetulan aku juga mau ke Cidurian,kita searah yuk bareng saja Han?" ajak Adi serius.


Akhirnya Hani mengalah ,Hani di bonceng Adi sampai rumah Dea,


"Han sampai jam berapa kerja kelompoknya?" Adi bertanya sambil menurunkan Hani persis di depan rumah Dea.


" Seberesnya !" jawab Hani .

__ADS_1


"Makasih ya Di" lanjut Hani


"Iya sama sama Han?!,nanti pulangnya bareng lagi ya?" tukas Adi sambil berlalu dari hadapan Hani.


Hani pun berlalu masuk rumah Dea ,ternyata Dea sudah menunggu Hani.


"Di antar siapa Han ko ga di ajak mampir " tanya Dea.


" Bareng Adi kebetulan searah " jawab Hani santai.


"pacar ya, Han?" selidik Dea


" ih amit, bukan level ,ga suka aku ,caper


orang nya," balas Hani sambil monyongin mulutnya.


"Jangan gitu siapa tahu itu jodoh,benci jadi cinta" timpal Dea


"tidak ,,tidak,, jangan ngaco ah yuk kita kerjain tugas nya." jawab Hani dengan nada tidak suka.


"Jangan marahlah aku cuma bercanda,


habisan semua laki laki di mata Hani itu semua tidak beres! ,ada apa sih Han cerita sama aku dong?,jangan di simpan sendiri?!." kata Dea.


" Sudahlah gak perlu di bahas " sambung Hani .


Akhirnya Hani dan Dea menyelesaikan tugas sekolahnya ,Hani pamit pulang ke kakaknya Dea dan Dea.


Baru saja Hani nyampai di jalan, mau nunggu andong yang lewat,Adi kembali muncul di hadapan Hani .


"yuk kita pulang Han? hari sudah mau magrib!?" ajak Adi berhenti di hadapan Hani.


"Makasih Di, aku naik andong saja,ga usap repot repot!," kata Hani tanpa menoleh ke Adi.


" siapa yang repot kita pulang kan searah,lagian kalau jam segini andong nya sudah jarang nanti keburu gelap?!." kata Adi sambil menghidupkan mesin motor.


Hani pun kembali di bonceng Adi untuk pulang.


Benar kata Dea banyak laki laki yang menyatakan cinta ke Hani dengan berbagai cara mereka ,tapi Hani hanya menanggapinya dengan senyum, Hani menganggap semuanya lelucon.

__ADS_1


Begitu juga dengan Adi ,dia ngebet banget sama Hani,sebaliknya Hani makin ga suka sama Adi.


__ADS_2