
"Oh iya pi hampir saja lupa,ini pi hp nya!?" kata Hani sambil menyodorkan hp ke Amar.
Amar dengan santai menerima hp dari Hani lalu dia masukannya hp ke dalam tas.
"Yo, papi pamit dulu ya mi , besok ketemu di tempat ini lagi ya,?!" ucap Amar berpamitan ke Hani.
Hani mencium tangan Amar,kemudian Amar berlalu dari stasiun Hani pun masuk ke dalam stasiun,
Hani duduk santai menanti kereta datang, tiba tiba hp berdering, Hani
kaget denger suara hp di tasnya,suaranya asing di telinga Hani.
Hani cepet cepet ngeluarin hp yang ada di tasnya,dan Hani lebih kaget lagi hp yang ada di tas nya itu hpnya Amar,
Waww,,, Hani kebingungan ,dia bertanya kepada dirinya sendiri,"kenapa hp Amar bisa ada di tasnya bukankah tadi dia memberikannya ke Amar,?"jadi yang tadi dia berikan hp dirinya", Hani langsung lari keluar stasiun.
Barangkali Amar kembali ke stasiun untuk mencari Hp nya,Hani bener bener panik,badan mendadak jadi gerah,Hani berusaha menghubungi yang menelpon tadi,tapi Hani ga bisa karena hp nya di password,
"Kacau,,,kacau,,, gimana ini,kenapa ini bisa terjadi,Hani bergumam, Hani mondar mandir sana sini bak orang kehilangan akal,
Tiba tiba hp Amar kembali berdering,
Hani mengangkatnya,suara di sebrang telp persis suara Amar,Hani langsung memarahinya.
"Hai kenapa hpnya bisa ke tukar,ko bisa hpmu ada di aku,!!" kata Hani dengan suara berteriak
yang di sebrang telp menjawab,
" Maaf mbak,ini dengan siapa,itu nomer telp papa aku,kenapa ada di mbak?" terdengar suara di sebrang telp panik
"Oh maaf kak,justru disini juga bingung kenapa hp bapak kakak ada di saya,!?"
jawab Hani panik juga,
__ADS_1
"Apa mbak tadi habis ketemu papa aku,gmn ya mbak papa aku sama sekali tak tahu jalan pulang ke rumah,papaku baru tiba di Jakarta papaku berasal dari sulawesi?". tanya nya lagi
kepanikan Hani semakin menjadi,
"Iya kami tadi bertiga habis ketemuan, makan siang bersama,terakhir kami berpisah di mesjid setelah sholat ashar, aku tidak meriksa hp lagi,kami berpisah langsung pulang ke tempat masing masing,!?"jawab Hani
"Mbak sekarang posisi dimana?"
tanyanya lagi
"maaf ya kak jangan panggil mbak,aku seusia papamu,kami teman di Jogja sewaktu kami sekolah dulu,,?!"
ujar Hani
"Saat ini aku masih di stasiun kereta,kalau Kakak mau ambil Hpnya datanglah kesini aku tunggu sampai jam enam sore ?!". kata Hani
"Oh iya Bu,bentar,kalau aku g bisa
ke ibu,nanti aku nyuruh yang di rumah untuk ngambil Hp nya,?!" jawabnya dan tlp pun terputus.
Hani membalas salamnya,dia memperkenalkan diri bahwa ia menantunya Amar.
Dalam percakapan di telp mereka sepakat bertemu di stasiun yang paling dekat dengan rumah menantu Amar.
Hani berangkat naik kereta menuju stasiun berikutnya,untuk bertemu menantu Amar.Hani tiba di stasiun yang di tuju,,ia turun dari kereta lalu berjalan menaiki anak tangga menuju lobi stasiun,Hani duduk sambil menunggu di lobi stasiun,
Dari jauh kelihatan oleh Hani ada seorang perempuan sedang mencari cari seseorang,Hani berpikir inikah menantunya Amar,dia mencoba telp
dan benar hp yang di Hani berdering,
dia bertanya Hani jawab ,dia menghampiri Hani,bercakap cakap kemudian mereka pergi meninggalkan stasiun,
Rupanya Hani ikut menantunya Amar untuk mengambil Hpnya dan mengembalikan HP Amar.
__ADS_1
Tidak berapa lama Hani nyampai di rumah menantu Amar, Hani di persilahkan masuk,Hani masuk,
menunggu Amar yang lagi ke mesjid
Sambil menunggu Amar pulang dari mesjid Hani numpang sholat magrib,usai sholat Amar pun datang,
Amar tersenyum ke Hani,sambil berkata
"Ibu hpnya ketukar ya? kenapa bisa ibu bawa hp aku?,aku pikir sengaja,aku sendiri tidak tahu yang di bawa itu hp
siapa,?!" kata Amar sambil tertawa
"Iya pa aku minta maaf,itu bukan di sengaja ,kayanya aku tak fokus tadi main masukin saja ke tas,aku tak periksa dulu!?" jawab Hani meminta maaf.Kemudian setelah menyerahkan hp dan dia menerima hp nya , Hani langsung pamit untuk pulang.
Menantu Amar mau mengantarnya kembali Hani ke stasiun,Hani menolaknya,kasian harus bolak balik,
Hani mau naik gojek saja, Hani di pesankan gojek oleh menantu Amar sampai stasiun.
Tiba di stasiun kebetulan kereta baru tiba,Hani langsung naik kereta,kereta melaju ,sampai di stasiun tempat saudara Hani tinggal .
Kereta berhenti Hani pun turun ,hari sudah beranjak malam
Udara sudah terasa dingin,Hani mencari ojek yang mangkal di stasiun , ojek lagi antar semua.
Terpaksa Hani berjalan menuju rumah saudaranya dengan berjalan kaki.
Tiba di rumah,Hani merebahkan badan di kamar istirahat sejenak meluruskan kaki.
Setelah merasa lelahnya hilang, Hani membersihkan badan di kamar mandi,
sekarang terasa badannya segar kembali.
Vani datang mengetuk pintu kamar Hani
__ADS_1
kemudian membukanya,
"Gimana kabarnya ka Amar kak? kenapa ga di ajak ke sini?" tanya vani.