
Hani dan Adi makan malam bersama di rumahnya,mereka sangat romantis ,mereka bulan madu kembali, Hani duduk di pangkuan Adi,.Adi menyuapi Hani dengan penuh kasih,sesekali Adi mengecup mulut Hani yang penuh dengan makanan yg dia suapkan.
Adi merasakan kebahagiaan yang sempurna memiliki Hani kembali dengan kesabarannya,tanpa harus kasak kusuk lagi.
Dua hari berselang kepulangan Hani
ke rumahnya, Adi mengajak Hani untuk menjemput Putra, Hani senang karena memang tanpa Putra sepi rasanya.
"Mam besok papa libur,kita ke mama jemput putra yuk?" ajak Adi.
"Yuk Pap mama sudah kangen banget sama Putra?!,". jawab Hani kegirangan
"Pagi pagi bangunnya,biar kita besok bisa langsung pulang lagi ya mam ?!" kata Adi sambil mendekap Hani,
Hani dan Adi melanjutkannya kasih sayangnya dengan manis .
Paginya Hani dan Adi naik angkot menuju terminal bus untuk naik bus tujuan ke Jakarta, perjalanan lancar siang nya mereka sudah tiba di rumah ibunya,
Hani dan Adi memberi salam sambil membuka pintu ,keduanya langsung masuk,
"Maa ,,,,Hani pulang?" kata Hani sambil memanggil mamanya,
Adi langsung duduk di ruang tamu,Hani mencari mamanya ke dalam,ternyata mamanya lagi di dapur.
"Eh Hani,,sudah pulang nak?" sapa mamanya sambil tersenyum
menolehnya,
"Iya ma Hani sama Adi ,ma,,, Putra mana?" tanya Hani matanya mencari cari,
" Oh sama Adi,syukurlah kalian sudah bersama lagi,Putra baru aja tidur," kata mamanya.
Mamanya Hani menghentikan masaknya kemudian ke depan menemui Adi,Adi bangkit dari duduknya memberi salam sama mamanya Hani.
"Nak Adi ,mama bersyukur kalian sudah baikan,jaga hubungan kalian baik baik,
__ADS_1
mama seneng lihatnya dan dengernya," kata mama Hani seraya tersenyum.
" Iya ma Adi juga bersyukur ,Hani bisa menerima Adi kembali,semua berkat orang tua yg menyatukan kami ,
terima kasih ya ma?!," ujar Adi sambil menatap suka cita ke mamanya hani
" Maa,,, Adi sama Hani ke sini mau jemput Putra, dua hari saja di rumah rasanya sepi tanpa Putra?!," kata Adi lagi sambil melihat ke dalam
" Iya nak,boleh,kalian orang tuanya,Putra baru tidur," sambut mama Hani
Hani menggendong Putra yang masih tidur dibawanya ke depan.
" Kenapa di bangunkan biarkan tidur dulu kasihan ?!" kata ibu Hani
" Ga apa ma kami kangen denger celotehannya ,ma,,, kami pulang hari ini,besok Adi kerja," kata Hani sambil duduk di samping Adi
"Iya nak? " ibu Hani menjawabnya.
Hani menyerahkan Putra ke Adi,
"Pap ini main dulu sama Putra,mama mau beresin baju dulu.," ujar Hani sambil beranjak masuk kamar kemudian
selepas makan siang Hani dan Adi pamit sama mamanya untuk pulang,
Mamanya mengizinkannya melepas mereka dengan senyuman lega sambil mengantarnya sampai pintu pagar.
Sembilan tahun berjalan rumah tangga Hani.
dan Adi,Hani dan Adi di karuniai dua anak laki laki, kehidupan mereka berkecukupan,punya rumah sendiri punya kendaraan sendiri.
Menginjak tahun ke sepuluh prahara menerpa kehidupan mereka ,Adi di berhentikan tidak hormat dari pekerjaannya karena menggelapkan uang perusahaan,Hani kaget syok.
kaget tidak percaya dengan apa yg terjadi,Hani mencari tahu kenapa Adi
di pecat,, ternyata uang perusahaan
__ADS_1
di pake untuk berjudi, Adi ketagihan dengan perjudian, Adi terlibat dengan judi.
Saat itu orang tua Adi dan Hani sudah tiada,Hani dan Adi harus mengembalikan uang perusahaan.
Hani dan Adi menjual seluruh harta peninggalan mendiang orang tuanya, tidak cukup di situ sebagian
hasil jerih payahnya pun terjual,
yang tersisa tinggal rumah yang di tempati.
Keuangan mereka mulai goyah sebelum terpuruk Hani memutuskan melamar pekerjaan,Hani di terima di perusahan BUMN ,skill Hani mumpuni di tempat pekerjaan itu ,dan penghasilan pun lumayan cukup,keuangan Hani kembali bangkit,,
Setahun sudah Hani bekerja,sekarang Hani menjadi tulang punggung keluarga,
Sifat dan tabiat Adijadi berubah,
semenjak seluruh kebutuhan rumah tangga di ambil alih oleh Hani ,Adi jadi mudah tersinggung apa apa cepet marah,Adi jadi suka main keluyuran dia mulai lupa kalau dia punya anak dan isteri,pulangpun sekehendak hatinya kadang larut malam, kadang tidak pulang sama sekali entah dari mana,kadang dia datang dalam
keadaan mabuk.
Rumah tangga Hani mulai kacau,
Hani sama Adi setiap hari bertengkar,
Adi setiap hari kerjanya nyalahin Hani ,dan bisanya hanya minta,apapun permintaannya harus di turuti kalau tidak dia main kasar ke Hani suatu hari,Adi minta mobil ke Hani,Hani tidak bisa memenuhinya,,dia marah sambil melepar barang yang ada dan menyiksa Hani ,Hani tak berdaya ,Hani terpaksa memberanikan diri pinjem uang ke kakaknya,Hani jadi terlibat utang kepada saudaranya karena permintaan Adi,kalau Hani tidak menggubrisnya
Adi sudah berani menyiksa pisik Hani,
karena Adi di pengaruhi minuman keras beralkohol..
Hani benar benar ter aniaya ,penderitaan Hani tidak sampai di situ,Adi selain menyiksa pisik Hani ,juga umpatannya sangat keji,Hani dipermalukan di depan
saudaranya bahwa Hani ,kalau tidak sama Adi tidak akan ada yang mau karena Hani bukan wanita baik baik Bahkan ada sebutan baru yakni "pelacur".Hati Hani benar benar sudah hancur berantakan, dia sudah tak tahan lagi bersama Adi,kalau tidak ingat anak anak , Hani pasti sudah meninggalkan Adi.
Hani hanya bisa mengusap dada merasakan sesaknya dan pedihnya dadanya,dia bertahan dengan kepedihannya,dia hanya berharap suatu hari Adi bisa berubah kembali seperti saat Adi datang mencarinya.
__ADS_1
Sekarang kedua orang tua mereka sudah tiada,sudah menghadap yang Kholik,tidak ada tempat Hani untuk
mencurahkan isi hatinya,dia hanya bisa memendamnya sendiri.