
"Alhamdulillah rumah tangga
papi di karunia tiga anak ,saat ini
rumah tangga papi baik baik saja,
papi bahagia,dan kebahagiaan papi lebih lengkap lagi,setelah papi menemukan kembali mami!?" Amar kembali menghela napas panjang,
"Mami adalah cinta pertama papi,I love you mi, " panjang lebar Amar menyatakan hatinya kepada Hani .
Tangan Amar meraih tangan Hani dan menggenggam tangan Hani dengan erat memberikan kekuatan pada Hani bahwa cintanya sangat besar ke Hani,Amar tidak akan melepaskan Hani lagi,
Amar ingin sekali memeluk Hani tapi
Amar menahan diri,Amar sadar tempat dan situasinya tidak patut untuk melakukan itu.
Kematangan usia membuat Amar dan Hani dewasa dan bijak menyikapi semua perihal dan dengan tenang ,dalam menyelesaikan setiap pembicaraan mereka,tidak ada kekakuan,kemarahan kebencian, yang ada kasih dan sayang serta cinta yang besar menyelimuti hati Amar dan Hani
Amar dan Hani sama sama melepaskan unek unek hatinya dan dengan kesadaran yang luar biasa mereka miliki.akhirnya ke duanya saling menguatkan, Amar dan Hani bisa saling menerima ,saling tersenyum lega,Hani pun,memaafkan Amar,cinta Hani yang dalam kepada Amar benar benar bisa meruntuhkan benteng kebencian yang selalu melekat di hati Hani .
Setelah merasa hati keduanya tenang,
Amar mengajak Hani berlalu dari mesjid
itu,Amar mengajak Hani untuk makan siang,
"Mii kita makan siang dimana ya?"
Amar bertanya ke Hani,
"Mami kurang tahu pi,mami ga hapal,baiknya kita cari sambil jalan saja pi?! ," jawab Hani
"Ok ide bagus, yuk kita,cari makan dulu
biar perutnya ikut tenang juga?!" ajak Amar tersenyum ke Hani sambil berdiri,kemudian menuju ke parkiran ngambil sepeda motornya,
Hani pun tersenyum sambil berdiri pula mengikuti Amar ke parkiran.
Hani dan Amar, pergi dari mesjid menaiki sepeda motor,mereka jalan sambil mencari rumah makan ,Hani memeluk Amar erat dari belakang,terasa hatinya tenang dan damai.
__ADS_1
Hati Hani dan Amar berbunga bunga cinta mereka kembali hadir menghiasi relung hati masing masing,pelukan Hani membuat hati Amar berdebar debar serasa masa mudanya kembali.
Amar dan Hani Saling bicara,saling cerita,saling bercanda,dunia serasa milik berdua indahnya cinta kembali mereka miliki.
Setelah keliling keliling,akhirnya mereka menemukan rumah makan yang menyediakan ayam bakar dan ikan bakar.
Amar parkir di halamannya rumah makan itu, kemudian mereka masuk ke dalam ,
Setelah duduk Hani dan Amar di sodori daftar menu oleh pelayan resto.
"Papi mau pesan apa?,mami pengen ikan bakarnya pi?,sudah lama mami ga makan ikan bakar!?" kata Hani sambil
lihat lihat menu.
"Ya udah mami ikan bakar,papi ayam bakar sama cah kangkung ,ya mi,ayo mami pesan sekarang!?" kata Amar ke Hani.
Hani menulis pesanan kemudian di kasihkan ke pelayan resto ,sambil menunggu pesanan datang mereka kembali bercerita ,Amar bercerita
" Mi papi inget nenek itu ,dulu masakannya super lezat,apapun yang
di masak nenek uwiih nikmat banget,".
"Nanti papi coba masakan mami ya!?,kayanya g begitu jauh beda dengan masakan nenek papi wajib coba ya?"
tantang Hani ke Amar,
"Pastinya dong!?,papi percaya mami ,mami akan sepandai nenek dalam masakannya,!?,". balas Amar
Pesanan Hani datang,kemudian mereka
menyantap makan siang nya dengan
lahap,Hani melihat Amar begitu sangat menikmatinya masakan yang di hidangkan pelayan resto.
"Pii,papi hati hati makannya ya,santai saja,papi ini,enak masakannya atau tingkat laparnya tinggi !?" kata Hani sambil mengekeh tertawa melirik ke arah Amar.
"Dua duanya mi,ya lapar ya enak,ayo
mi habisin !?,jangan tersisa kalau kurang pesan lagi!?" jawab Amar tanpa menoleh sedikitpun terfokus pada makanannya.
__ADS_1
"Iya tapi tetep hati hati nanti keselek lho, ingat faktor u ya pi !?". kembali Hani mengingatkan
" Mi enak sambelnya,ko sambel mami ga di sentuh mi ? sambelnya buat papi saja ya?" pinta Amar.
" Iya boleh , buat papi saja ,mami ga makan sambel ko, ?!" jawab Hani sambil menuangkan sambel ke piringnya Amar.
Amar dan Hani selesai makan siang, kemudian mereka minum air jeruk panas,
"Uuh sedap banget mii , habis makan
terus minum air jeruk panas,,
luar biasa,,,terus di dampingi sang kekasih tercinta,indah banget dunia ini mii,?!"
ujar Amar sambil menyeruput air jeruknya,mata Amar menyipit melirik genit ke Hani.
Hani hanya membalas dengan senyum.
Udara Resto terasa gerah,Hani mengajak Amar nyari udara sejuk di luar.
Amar menyetujuinya,kemudian mereka
keluar resto naik lagi sepeda motor,terik matahari terasa panas sekali ,Jakarta udaranya luar biasa panas,
Amar menghentikan laju motornya di kios es kelapa muda,Amar memarkirkan motornya,Amar dan Hani masuk ke kios kelapa muda,Hani pesan dua buah kelapa muda satuan,
"Mii ayo coba kelapa mudanya,bagus buat mengganti keringat yang keluar,udara panas gini,harus banyak minum!?" Amar mengajak Hani menikmati air kelapa muda.
"Iya pi,mami juga cepet haus,mami ga tahan gerahnya , ini udara Jakarta sangat panas!?." Hani berujar.
"Air kelapa baik untuk tubuh,jadi manfaatkan untuk menjaga
dehidrasi mii!?" tukas Amar
"O iya mi kembali pada tujuan pertama
kita,bertemu,papi mau menunaikan janji papi,yaitu menikahi mami!?" kata Amar
penuh semangat.
__ADS_1