Perjalanan Hidup Anak Di Luar Nikah

Perjalanan Hidup Anak Di Luar Nikah
010 shopping


__ADS_3

Tak biasanya usai beres-beres rumah tubuhku pegel begini.


apakah faktor kejengkelan ku menjadi penyebab utama nya????


aduh aku khawatir jadi tua mendadak


aneh kok ada orang macam tu????


baru saja aku membaringkan tubuh mungilku diranjang,. Alhamdulillah nyamannya berebah...... betul,,,,,betul''’"""betul......


suara ibu memanggil nama ku


ini pasti ada kaitannya masalah sarapan


hadeh.... mana bisa sarapan ibu, kalau suasana hati nggak ngedukung


kasihan nasinya, entar jadi korban kekesalan ku, tak pukul-pukul pake sendok ,


makan nasi terasa makan batu,


susah bener ditelen, nyangkut tenggorokan mulu


jahat nggak sih???? tega g sih ????


dah dimasakin dari tadi g dimakan


maaf ya ibu, faktor hati sedang tidak mendukung.


aku berdiri diambang pintu kamar


kulihat ibu ada dalam toko


entah ngapain, suaranya keras bener nyampe sini


didepan TV ada tiga manusia berbeda usia


ngobrol, ngalor ngidul, ketawa-tawa, bercanda


asyik bener


hello manusia es batu dari kutup Utara atau kutub selatan, nggak ada niatan gitu buat baik-baikin aku


hahahaha siapa ayke.....????


jengkel juga liat tu makhluk dingin bahagia


" kamu belum sarapan nduk????, kan sudah dimasakin ibu????"


ibu mengusap kepalaku lembut yang tertutup jilbab


setelah berdiri disamping ku


" nanti Soraya sarapan bu'"


" kamu nggak suka makanan nya????

__ADS_1


sukanya apa nanti biar ibu beliin"


" enggak usah Bu, nanti Soraya makan yang ada saja"


( termasuk manusia es batu itu Bu, lumayan buat menurunkan kadar emosi) 👉 dalam hati, nggak mungkin ngomong langsung


" sini toh nduk ikut ngobrol bareng, nggak usah semedi dikamar, "


ayah ikut menimpali


aku hanya menatap ayah sembari tersenyum


hem ..... ada-ada saja ayah, bukannya ngobrol tapi emosi ayah, nggak tahu aja kelakuan tu manusia kulkas dibelakang tadi, empet ni ati


" diajak keluar sana Ning, beliin nasi pecel tengah sawah"


" nggak usah mbah nanti Soraya makan yang dimasak ibu tadi saja'"


buru-buru kusela ucapan simbah pada ibu,


emang nggak sopan, tapi kan nggak enak juga, bukanya nggak mau sarapan atau nggak suka makanaya, tapi hatiku sedang nggak bisa diajak kompromi embaaaahhhh.


ibu menggandeng tanganku keluar rumah


aku berusaha menepis


tapi ibu kekeh membawa ku pergi naik sepeda motor keluar kampung


entahlah mau dibawa kemana


kami berhenti di depan toko baju areal pasar


tokonya lumayan gede, berbagai baju dan model memenuhi toko, dari yang murah sampai mahal tergantung rapi berjajar disetiap sudut ruangan


ibu langsung disambut pemilik toko


wanita seusia ibu


terjadi lah obrolan ala-ala ibu-ibu pasar, rame dan berisik.


sementara aku?????


tetap mager ditempat ,, liatin no ..... truk , dan mobil dan kendaraan lainnya sliwar sliwer didepan toko , menumpahkan asap-asap kenalpot memenuhi udara dipagi menjelang siang


" nduk aya sini, pilih baju sendiri , sesuai selera"


suara ibu mengalihkan ku dari perhatian ku pada kendaraan dijalan raya


eh temennya ibu baru nyadar kalau ibu datang nggak sendirian


" siapa tau mbak Ning????"


" anaku, cantik to???"


" ngilang lama tau-tau dapet prawan,"

__ADS_1


mengelengkan kepala


"calon mantu PO????"


" husss dia masih kecil, Ndak boleh"


" wah patah hati aku mbak, ....


padahal mau tak ajak besanan"


" apa toh Mbak?????"


Dan terjadi lah obrolan ntah apa selanjutnya


aku lebih memilih masuk , menjalankan titah dari sang empunya uang hahaha....


acara lihat-lihat pun terjadi


shopping shopping, beeeeellllaaaannnjjjaaaa


Ya Allah senengnya hatiku.......


biasanya dulu cuma ngikutin MB Vela


jadi asisten pribadi ngikutin kemanapun dia pergi, sambil bawa barang-barang yang dia pilih dan sukai


eh ini Alhamdulillah ya Allah milih sendiri buat sendiri


jadi bingung pilih yang mana????


takutnya kemahalan kasian ibu


" sudah pilih saja, nggak usah khawatirin harganya"


suara ibu seakan tahu, apa yang menjadi perdebatan dalam hatiku.


aku hanya mengangguk tapi tetep aja nggak enak


pilihan ku jatuh pada gamis merah muda kombinasi warna putih dengan jilbab senada


terdapat tali dipinggang kanan kirinya


uluh-uluh manisnya kayak yang pilih hehehe


kubawa mendekat pilihan ku ke ibu


melihatku mendekat ibu berdiri dari duduk santainya menghampiri ku


" langsung dipake aja, sama cari Dalama sekalian"


bisik ibu tepat ditelingaku, sembari menunjukkan baju kebesaran yang kukenakan bolong diarea betis


ya Allah malunya......


dari tadi PD amat g nyadar

__ADS_1


lubang semut atau lubang apa boleh ane ikut ngumpet?????


__ADS_2