
mbak Farid, dia temanku satu satunya yang mau berteman dengan ku tanpa ada embel-embel.
menurut ku cuma dia satu-satunya orang yang biasa saja dengan orang yang namanya M Ilyas Abdullah. dan kang-kang lainnya
dulu kukira ia termasuk orang yang nggak normal, masa liat lawan jenis biasa saja.
setelah kukorek terus mencari informasi akurat dari sumbernya langsung
eh rupanya si doi dah punya tambatan hati.
seorang alumni dari pondok pesantren Langitan jawa timur, dan sekarang dia sedang kuliah S1 di Kairo Mesir, Al Azhar.
wou.... hebat......
Dia bernama Sibbro Malisi , biasa' dipanggil mas Bro, pria ganteng khas Indonesia.
mahasiswa semester dua. anak dari sahabat abahnya mbak Farid.
ceritanya perjodohan eh keduanya malah jatuh cinta beneran.
ah..... so sweet kan????.
aku duduk berdua dengan nya saat jam istirahat.
dia itu rupanya lumayan cerewet kalau sama orang yang nyaman diajak berteman ya???
padahal dulu kulihat dia pendiem.
cuma jadi pendengar setia tanpa mau ikut menimpali Tiap obrolan.
tapi bila berdua dengan ku, cerewetnya ngalahin emak-emak pasar.
mbak Farid dari tadi nanya tentang kejadian pertama aku kesini.
ya insiden dihutan berakhir di mobil pickup nya mas Ilyas.
serta bertanya tentang Kisah sedihku dikampungku dulu.
termasuk cerita tentang aku anak yang terlahir dari hubungan diluar nikah.
pokoknya semuanya ditanyakan,
__ADS_1
aneh tu orang buat apa coba????
mau buat cerita????
kok aku diminta cerita olehnya sedetail mungkin. tidak ada yang boleh terlewat sedikitpun.
tanpa rasa malu ya aku ceritakan.
aku ingin dia menjadi temanku yang tahu aku sebenarnya, Alhamdulillah dia orangnya welcome, meski aku terlahir dari hubungan tak halal dia tak mempermasalahkan.
justru katanya dia bangga ma aku, karena rela mati dari pada berbuat zina saat dihutan.
PD sedikit kan jadinya aku.
rupanya obrolan kami didengar yang lain.
aku sudah pasrah, terserah lah mereka menganggapku bagaimana, memang aku seperti ini. kenapa harus ditutup-tutupi.
kulihat mereka biasa-biasa saja, tak seperti orang-orang dikampungku dulu, yang langsung memandang ku sebelah mata
malah mereka ikut nimbrung , mendengarkan setiap cerita ku.
jadinya aku seperti eyang Titik Puspa yang berdongeng pada anak-anak
aku menoleh pada asal suara. seorang gadis berkulit kuning Langsat cantik khas Indonesia. bernama Mbak Marwah , siswa paling berprestasi sejak masuk Tsanawi dulu sampai sekarang selalu menjadi juara kelas.
teman sekelas ku.
" ada apa mbak.....????"
" hehehe..... nggak cuma pengen lebih deket sama calon adik ipar"
mereka semua bersorak tak terima akan ucapan mbak Marwah barusan, karena mereka juga menyukai mas Ilyas.
mbak Farid menutup mulutnya kaget, tak percaya akan apa yang diucapkan mbak Marwah, aku hanya bisa mengerutkan kening, ada juga orang sepede dia.
" dedek Soraya , nanti nitip salam ya , buat yayang Ilyas, dari aku calon istrinya"
lagi-lagi sorakan terdengar, kelas kita menjadi sangat gaduh dijam istirahat ini.
kan jadi kasian yang tidur, terganggu oleh teriakkan mereka.
__ADS_1
" insyaallah"
mana berani aku bilang langsung, paling-paling bilang nya sama ibu.
" dia sudah punya pacar belum sih????"
" aku nggak tahu mbak"
" emang kalian nggak pernah ngobrol gitu???"
" dianya kan jarang pulang"
" menurutmu dia menyukai gadis yang kaya apa mbak???? aku sudah termasuk kriterianya apa nggak ya????"
" semoga saja"
Dan sejak kejadian itu. mbak Marwah jadi sering ikut nimbrung saat aku dan Mbak Farid ngobrol atau kadang mengikuti kami kemana saja.
jadi berasa punya bodyguard.
bukan hanya mbak Marwah, tiap kali aku jalan , baik saat berangkat sekolah atau pulang sekolah, santri lainnya akan tersenyum padaku begitu ramahnya.
bukan hanya dari kalangan Aliyah saja.
bahkan angkatan Tsanawi dan universitas juga sama.
aku jadi seperti artis, bila lewat langsung pada cari perhatian.
" eh.... mbak Soraya lewat......"
pernah juga aku dihadang siswi Tsanawi kelas 7 cuma mau nitip boneka Teddy bear untuk mas Ilyas.
mana bonekanya gede banget , aku bawanya ampe kuwalahan.
sampai depan rumah malah diketawain kang Hanan, nyebelin kan????
bukankanya bantuin malah ngetawain, dikiranya dari cowokku.
masa iya dipondok putri ada cowok,
yang ada cuma para ustadz yang berumur.
__ADS_1
karena hari ini tak ada yang badhalan.
aku nggak mau lah ditaksir cowok yang sudah beristri, nanti disangka pelakon lagi