Perjalanan Hidup Anak Di Luar Nikah

Perjalanan Hidup Anak Di Luar Nikah
05


__ADS_3

konen ini mengandung unsur kekerasan


21 +.....


diantara sadar dan tidak,


Soraya merasa ada tangan kasar yg membelai lengan dan pundaknya


bukanya aku tidur dikamar sendiri.....????


tangan siapa yg bermain dipundaku.....???


tangannya kasar sekali,


ngapain pegang-pegang pipiku.....????


apa jangan-jangan hantu......?????


oh ..... tidak.......


ini ditengah hutan bukan......????


pertanyaan itu terus berputar dalam pikirannya.


sekuat mungkin.


Soraya memaksa matanya untuk terbuka


astaghfirullah.......


rasa kantuk seketika menghilang,


tak kala melihat pria paruh baya sedang berbaring disampingnya.....


ya Allah apa itu.......?????


dia hanya memakai celana bokser


perutnya membuncit


kumis dan jambang memenuhi mukanya


tubuhnya hitam banyak tato-tato wanita seksi memenuhi badannya.


"siapa kamu ......????"


Soraya beringsut menjauh sembari menutup tubuh nya yg terbuka dengan selimut tebal


hahahaha hahahaha......


suara tawa menggema memenuhi ruangan dalam kamar......


"ayolah sayang ,,,,,,,, kita habiskan malam ini bersama........


aku akan memuaskan mu"


astaghfirullah.......


kakek ini bicara apa......?????


Soraya cukup mengerti kemana alur yg dimaksud sang Kakek.


" maaf saya bukan *******, jadi silahkan Anda cari yg lain......."


kakek itu hanya tertawa mendengar ucapan Soraya.


dilihatnya Soraya yg berjalan ingin keluar kamar


" kamarnya sudah aku kunci, mlm ini kamu tak kan bisa lolos.


hahahaha.......


dan mulai malam ini kamu akan menjadi *******......."


"maaf tp saya masih cukup waras, untuk menjadi yg anda minta"


" MB Desy ....... MB Mela ....... bapak..... tolong buka pintunya...... "


Soraya terus mengedor-gedor pintu berharap orang-orang yg dipanggil segera membuka kan pintu.


" mereka tidak akan membuka nya


sebaiknya segera kamu layani aku"


Soraya membelalak kaget


astaghfirullah


Soraya meletakkan kedua telapak tangannya untuk menutupi matanya dengan rapat


kakek tadi bertelanjang b*l** didepan matanya


jujur ini kali pertama Soraya melihat pria dewasa dlm keadaan seperti itu


kakek itu semakin mendekat


memasukan P*n*snya dlm mulut Soraya


satu tangannya menjambak rambut Soraya bagian belakang


uhuuuuuuuukkkkkk.......

__ADS_1


uhuuuuuuuukkkkkk......


berulang kali Soraya ingin batuk dan muntah


jujur saja rasanya aneh


benda itu terus menerobos masuk sampai ke tenggorokan nya


aaaaaaaaaaaaaa.......


kakek itu menampar pipi Soraya hingga terpental cukup jauh


saat Soraya dengan sengaja menggigit benda berurat yg sendari tadi mengusik tenggorokan nya


sudut bibir Soraya robek, darah segar mengalir dari sudut bibirnya


rasa perih menyeruak......


" kurang ajar kamu........


cari mati ha......?????


kakek itu sangat marah


"bukanya yg kurang ajar anda.....????


tidak sadar??????


tidak kah anda berpikir bagaimana perasaan istri dan anak anda melihat kelakuan bejat anda??????


"persetan dengan itu semua, tugas mu disini untuk melayani ku, memuaskanku, jangan kebanyakan alasan atau kau ingin mati????


"ckckck..... lebih baik saya mati dari pada harus melayani nafsu bejat anda "


plaaaaaakkkkkkkkkk......


satu tamparan kembali diterima Soraya


"astaghfirullah....... apa anda tidak takut pada Allah,


kenapa anda Setega itu terhadap saya.....????


apa salah saya kepada anda?????


bukan kah kita tak saling mengenal....????


dan kurasa tak pernah bertemu sebelumnya??????


" hahahahahahh. .. .......


apa tadi kamu bilang??????


kita memang tak saling mengenal, tak pernah bertemu"


" lepaskan aku.....


jangan sentuh aku......"


"hahahaha....


tidak semudah itu cantik....


ibu dan ayah mulah yg membuat ku dendam"


Soraya nampak mengerutkan keningnya , tidak mengerti dengan apa yg diucapkan kakek tadi.


" dulu aku sudah membayar mahal untuk bisa meniduri ibumu


tp dengan seenak jidatnya dia meniduri ibumu dulu


fisiknya memang nyaris sempurna padahal dia cuma ABK dengan mudahnya dia membawa kabur ibumu.


memang dari fisik aku kalah jauh dari dia, tp aku punya uang


dengan uang-uangku tak sulit untuk bisa menemukan dimana dia membawa wanita Incaran ku


dengan tangan ku sendiri lah aku berhasil merenggut nyawa ayahmu


hahahaha........


tp apa yg aku dapatkan?????


ternyata ibumu hamil


hahahaha........


bodohnya para anak buah ku


, mereka malah mengirim ibumu pulang......


dan satu lagi kenyataan yg harus aku terima


rupanya ibumu gila


hahahaha.......


malas sekali aku harus meniduri orang gila"


"jadi kau telah membunuh ayahku.....?????"


"maka dari itu, kau harus melayani aku,"

__ADS_1


hahahaha.......


sebagai ganti kekecewaan ku dahulu


cuuuuuuiiiiiiihhhhhh.......


Soraya meludah tepat diwajah kakek tadi


" cari mati kamu rupanya??????"


kakek itu terus membenturkan kepala Soraya pada dinding


dinding berwarna putih berubah menjadi merah


darah segar mengalir lewat pelipis


kesadaran pelan-pelan menghilang


mata indah itu sudah tertutup sempurna


dan saat itulah sang kakek mulai berani


tangan hitam itu telah menjelajah kemana-mana


" tidak. aku harus kuat.....


ya Allah tolonglah hamba mu ini"


Soraya berusaha agar tetap tersadar


pelan-pelan dia kumpulkan tenaga nya


perlahan tp pasti dia membuka mata


" rupanya kamu belum mati"


sang kakek mencekik leher jenjang didepan matanya


tak mau diam , Soraya menendang p""""" orang yg hampir mencabut nyawanya


pukul an dan tendangan


lebam , darah. kini menghiasi tubuh putih Soraya


seperti orang kesetanan kakek itu terus menyiksa tubuh mungil milik Soraya


berharap cepat mati dan dia bisa merasakan kenikmatan,


hahahaha......


Soraya berusaha agar tetap tersadar


" tidak......


aku tak mau nasib anaku kelak seperti diriku


aku harus kuat ya Allah tolonglah hambamu"


tubuh mungil Soraya dilempar Kedinding


tangan nya tak sengaja mencengkram korden hingga terlepas


terpampang lah jendela kaca


seperti mendapat ide, mata Soraya mengedar mencari sesuatu untuk memecahkan kaca tersebut


sudut matanya melihat kursi, dan tongkat bisbol


kaki Soraya pelan-pelan mendek


sang kakek tersenyum senang


akhirnya gadis keras kepala didepannya telah menyerah


perlahan tp pasti tangan mungil Soraya mengambil tongkat bisbol


dipukul nya kuat ke kepala manusia didepan nya


darah segar mengalir dari kepala sang kakek bersama an tubuh renta itu tersungkur dilantai


tak cuma itu Soraya dengan tega menginjak ******** sang kakek


jeritan sang kakek menggema mengisi seluruh ruangan kamar


tak ingin membuang kesempatan


Soraya melempar kursi dan tongkat bisbol kejendela kaca


praaaaaaannnnggggggg


pecahan beling berjatuhan dilantai


Soraya segera kabur lewat jendela


bertepatan pintu kamar terbuka


panik......


kaki Soraya mengenai pecahan kaca yg masih tertancap


darah segar mengalir menutup i kaki mulusnya

__ADS_1


__ADS_2