Perjalanan Hidup Anak Di Luar Nikah

Perjalanan Hidup Anak Di Luar Nikah
03


__ADS_3

saat pulang sekolah.


Soraya berhenti didepan rumah minimalis.


kata simbah, dulu rumah inilah yg mereka tempati.


pemilik rumah sekarang, pekerjaan pabrik, jika siang seperti ini , mereka akan bekerja.


dan pulang pada sore hari.


jd saat inilah, waktu yg paling tepat untuk Soraya menatap rumah peninggalan mbah buyut.


********


dulu keluarga simbah dan Kakung. seperti keluarga pada umumnya.


sebagai orang muslim kita harus menjalankan apa yg diperintah dan dilarang oleh sang pencipta.


termasuk hari ini dimana paklek sedang dibonceng Kakung naik sepeda onthel.


pelan2 kakung mengayuh sepeda. membawa paklek untuk kedukun sunat.


nasib naas menimpa mereka. ban sepeda kakung tergelincir , tubuh mereka berdua masuk kedalam sungai berarus deras.


karena semalaman hujan mengguyur desa tersebut.


paklek meninggal seketika.


sementara kakung kritik dirumah sakit.


segala cara sudah dilakukan simbah, berharap Kakung masih bisa hidup dan berkumpul dengan mereka.


uang tabungan, harta berharga, telah habis terjual untuk pengobatan Kakung.


tp kakung tak kunjung sadar.


hingga terpaksa simbah meminjam uang pada rentenir.


tp Allah lebih sayang pada kakung.


kakung telah berpulang pada sang pencipta.


seperti pepatah habis jatuh tertimpa tangga.


itulah pepatah yg dirasakan sang embah.


rumah.....


harta satu-satunya simbah dirampas rentenir.

__ADS_1


karena tak kunjung bisa membayar bunga yg tiap hari membengkak.


bukan hanya itu saja. Nirmala anak perempuan satu-satunya simbah Martinah dibawah paksa.


malam-malam simbah menangis di pos ronda, meratapi nasib yg menimpa hidupnya.


hujan jg turun dengan lebatnya, seakan ikut sedih dengan apa yang dirasakan sang embah.


pak Rendi yg sedang mengendarai sepeda motornya berhenti, kala melihat simbah Martinah sedang duduk sendirian dipos ronda.


dan mulai malam itulah mbah Martinah tingal di gubug reot belakang rumah pak Rendi.


gubug bekas kandang ayam yg telah lama kosong tak terpakai.


********


dua bulan berlalu Mbah Martinah masih belum tahu dimana anak perempuan satu-satunya itu berada.


berbagai cara telah dilakukan. agar sang anak ketemu.


seperti disambar petir disiang hari . tubuh Mbah Martinah lemas tak berdaya mengetahui kenyataan.


anak perempuan satu-satunya dua bulan menghilangkan kini pulang dalam keadaan hamil.


penampilan Nirmala seperti orang gila.


diam dan melamun.


bahkan tiap ditanya.


siapa ayah kandung dari bayi yg kau kandung??????


Nirmala hanya diam dan menangis sesenggukan.


jd sampai sekarang pun mbah Martinah tak tau siapa pria yg menghamili anaknya.


Nirmala mau berbicara. tepat sebelum bayi yg dikandung nya lahir kedunia.


"mbok minta nama yg bagus untuk anak Nirmala, pada pak kiyai.


semoga nasibnya tak seburuk ibu kandungnya,


Nirmala titip cucunya simbok ya?????"


simbah Martinah hanya mengangguk sambil menangis. menatap bayi dalam gendongan nya


seorang bayi perempuan lahir dengan selamat, bertepatan Nirmala menghembuskan nafas terakhirnya.


mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk nyawa bayi mungil yg telah dilahirkan nya

__ADS_1


✨✨✨✨


Soraya menghembuskan nafas berat , mengingat cerita simbah tentang perjalanan hidup keluarga nya


bayi perempuan Nirmala kini telah menjelma jadi gadis remaja yg cantik berkulit putih.


Soraya Nafiati nama yg diberikan pak kiyai saat Soraya bayi.


🎇🎇🎇🎇


siang ini , sinar matahari terasa terik.


demi cepat sampai rumah


Soraya tetap mengayun sepedanya.


Assalamualaikum


ucapnya didepan pintu.


dilihatnya simbah duduk diatas ranjang.


keringat dingin membasahi tubuh udzur simbah.


khawatir.....????


pasti.......


Soraya buru-buru ingin mengambil air putih untuk sang embah.


langkah nya terhenti ,tak kala mendengar ucapan salam


dilihatnya wanita berusia hampir mencapai 40 th dan wanita paruh baya seusia simbah


"cari siapa.....????


tanya Soraya karena merasa asing dengan tamu yg datang.


tanpa menjawab pertanyaan Soraya , wanita paruh baya seusia simbah sudah berlari menghampiri simbah yg duduk diatas ranjang


Martinah.........


ucapnya sambil terisak dalam pelukan Simbah


"yu Marmi....... Ya Allah , Alhamdulillah kita bisa ketemu lagi"


Soraya mengerutkan kening.


teringat cerita simbah kemarin sore.

__ADS_1


jadi ini mbah Marmi sodara tirinya simbah.....??????


__ADS_2