Perjodohan Yang Membuatku Jatuh Cinta

Perjodohan Yang Membuatku Jatuh Cinta
Pernikahan


__ADS_3

Tiba waktunya,hari dimana azura akan menikah dengan kevin.dirumah azura sangat sibuk mempersiapkan diri mereka masing-masing dan azura sekarang sedang didandani oleh perias pengantin.waktu menunjukkan jam enam pagi semuanya sedang sibuk mempersiapkan semua yang dibutuhkan.


"azura,kamu cantik sekali nak" ucap bunda sari


"bunda,terima kasih bun.bunda juga hari ini kelihatam cantik banget" ucap azura


"owh jadi kemaren-kemaren itu bunda gak cantik ya"


"bukan begitu maksud azura bun,kemaren-kemaren bunda itu cantik juga.tapi hari ini bunda kelihatan lebih cantik"


"hahahaa iya sayang,apa kamu gugup nak?"


"iya bun,azura sedikit gugup"


"hahaha itu hal biasa"


"oiya bun,dimana teman-teman azura? apa mereka belum datang juga?"


"hai azuraaaaaaa" ucap para sahabat azura


"wahhh kalian sudah cantik aja,kapan kalian datangnya?" ucap azura


"sebenarnya kami datang jam empat pagi tadi ra" ucap bella


"apaaa!!!!kalian datang sepagi itu? ya allah kenapa kalian datang sepagi itu?" ucap azura terkejut


"maaf mba,jangan bergerak saya takut dandanannya akan rusak" ucap mba yang merias azura


"hehehe maaf ya mba"


"makanya ra,kamu itu gak usah teriak-teriak.santuy aja kali kami datang jam segitu" ucap anggi


"iya tau nih ra" ucap fatimah


"bukan gitu guys,kalian itu datangnya kepagian untuk apa kalian datang sepagi itu" ucap azura


"kamu itu gimana sih ra,kami datang sepagi itu karna kamu mau menikah.masa kami datangnya siang terus gak pakai make up sama sekali gitu" ucap ana


"tau nih,kan make up itu perlu waktu yang lama ra.kalo mau jalan aja sih paling perlu waktu lima belas menit,lah ini kan hari pernikahan kamu ra dan pasti kami memerlukan waktu yang sangat lama untuk bermake up" ucap bella panjang lebar


"iyaiya terserah kalian aja deh" ucap azura


"tapi ya ra,kamu kelihatan cantik banget" ucap ana


"iya bener,hari ini azura cantik banget" ucap fatimah


"hahaha makasih ya guys,aku kan memang udah cantik dari dulu jadi kalian ngga perlu kaget" ucap azura dengan pede


"iuhh jijik banget ra" ucap bella


"rasanya aku pengen muntah ra" ucap anggi


"ah kalian alay bin lebay,dah sana kalian keluar aja.sebentar lagi aku selesai"


"iya ra"


tepat pukul jam tujuh semua sudah siap,azura pun sudah selesai bermake up dan memakai gaun pernikahannya.azura tampak sangat cantik bak putri istana.azura pun mulai turun dari kamarnya


"waowwww cantik banget mba" ucap endra


"wahhh anak ayah cantik banget hari ini" ucap ayah tono


"hehehe makasih ayah,endra" ucap azura yang menuruni anak tangga


"bun,apa semuanya sudah selesai?" ucal ayah tono


"sudah yah,tinggal jalan aja lagi" balas bunda sari


"oiya bun,apa kata mamah meira? apa semuanya sudah siap?" ucap azura


"kamu tenang aja nak,kata tante meira semuanya sudah siap.dan juga kevin dan keluarganya sudah mulai jalan ke gedung"


"yaudah kalau gitu kita jalan juga yo" ucap ayah tono


"let's go" ucap sahabat azura


diperjalanan arah gedung pernikahan,azura hanya diam dan memikirkan sesuatu.azura memikirkan bagaimana nasibnya setelah menikah? apakah akan bahagia? atau sebaliknya? dan tak terasa satu jam perjalanan akhirnya keluarga azura sampai di gedung selalu berguna.digedung ini lah azura dan kevin akan melangsungkan akad pernikahan.setelah turun dari mobil,azura langsung dibawa bunda sari kesebuah ruangan.semua keluarga azura langsung masuk kedalam gedung serba berguna tersebut.didalam gedung tersebut sudah ramai para tamu undangan,dan tak jauh dari situ terlihat juga papah rachmad yang sudah menunggu ayah tono.


"apakah kami terlambat?" ucap ayah tono sambil menjabat tangan


"tidak kok ton,acara akan dimulai sepuluh menit lagi.jadi bersiap lah" ucap papah rachmad


beberapa menit kemudian,tiba lah waktu dimana acara tersebut dimulai.


"baiklah,apa saya bisa memulai acaranya?" ucap sang penghulu


"silahkan pak" ucap ayah tono


"Bismillahirrahmanirrahim


Saudara Kevin Putra Rachmad Bin Rachmad Wijaya Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan Azura Putri Binti Tono dengan maskawinnya berupa uang sebesar ***********, tunai.” ucap sang penghulu


"Saya terima nikah dan kawinnya Azura Putri Binti Tono dengan maskawinnya yang tersebut diatas tunai.” ucap kevin dengan gugup


"bagaimana para saksi,sah" ucap penghulu


"Sah" ucap saksi


"Alhamdulillah" ucap para tamu undangan


"baiklah,sekarang bisa panggilkan mempelai wanitanya untuk dibawa keluar" ucap penghulu


bunda sari pun berjalan menuju sebuah ruangan untuk menjemput azura keluar,beberapa menit kemudian


"waww cantik sekali ya" ucap para tamu undangan


prak prak prak


tepuk tangan para tamu undangan,azura pun berjalan menuju meja.setelah sampai azura pun duduk disampin kevin.


"Alhamdulillah,sekarang kalian resmi menjadi pasangan suami istri.sekarang kalian bisa memasangkan cincin kepasangan kalian" ucap penghulu.


kevin pun mulai memasangkan cincin ke jari manis azura,setelah itu azura yang memasangkan cincin ketangan kevin.


"baiklah,sekarang mempelai wanita mencium telapak tangan suaminya" ucap penghulu


azura pun mulai mencium telapak tangan kevin


"ya allah jika memang mas kevin jodohku,berikan lah kami jalan agar kami dapat mencintai satu sama lain ya allah" batin azura sambil mencium kevin


setelah azura mencium tangan kevin,kevin langsung menangkup wajah azura dan langsung mencium kening azura.


"wowww selamat ya bro" teriak teman bisnis kevin


setelah itu mereka berlutut didepan orang tua mereka,untuk meminta doa agar pernikahan mereka langgeng sampai kakek nenek.


"bunda,maafkan azura jika selama ini azura ada salah dan menyusahkan bunda" ucap azura sambil mencium tangan bunda sari


"iya sayang hiks...maafkan bunda dan ayah juga jika kami ada salah ya nak hiks..." ucap bunda sari sambil menepuk pungung azura.azura pun bergeser


"nak,tolong jaga azura baik-baik ya nak.tolong maklumi azura yang masih kekanak-kanakan ya nak dan juga tolong bimbing dia agar menjadi istri yang penurut kepada suami dan soleha" ucap bunda sari kepada kevin


"iya bun,kevin janji akan menjaga azura dan membimbing azura bun.bunda tidak usah khawatir,kevin akan selalu menjaga azura" ucap kevin sambil mencium tangan bunda


"ayah,maafkan azura ya yah hiks...jika azura memiliki salah kepada ayah hiks..." ucap azura yang mencium tangan ayahnya sambil menangis


"iya anak ayah,ayah memaafkan kamu nak.sekarang anak ayah sudah dewasa dan juga sudah menikah.jadilah istri yang baik dan penurut ya nak" ucap ayah tono


"iya ayah hiks....." azura pun berdiri dan menunggu kevin


"ayah" ucap kevin


"nak,tolong jaga azura ya.ayah mempercayaimu nak" ucap ayah tono sambil menghapus air mata


"ayah tenang saja,kevin akan menjaga azura"


"ayah pegang omonganmu ya nak.kalau sampai kau menyakiti azura,ayah tidak segan-segan menghajarmu nak" ucap ayah tono sambil senyum-senyum


"siap ayah" ucap kevin.kini kevin dan azura menuju ke orang tua kevin


"mah,maafkan kevin jika kevin sudah menyusahkan mamah " ucap kevin sambil mencium tangan mamah meira


"iya nak hiks....tolong jaga menantu mamah yang cantik ini ya nak hiks....jangan sakiti dia ingat ya kevin" ucap mamah meira


"iya mamah" ucap kevin yang mulai menggeser tubuhnya


"azura sayang" ucap mamah meira


"mamah" ucap azura sambil mencium tangan meira


"nak,terima kasih kamu mau menjadi istrinya kevin.mamah sangat senang sekali" ucap meira sambil memeluk azura


"iya mah,azura juga berterima kasih kepada mamah dan papah.karna mamah dan papah mau menerima azura apa adanya" ucap azura


"sayang,seharusnya mamah yang terima kasih.karna kamu menantu yang paling mamah sayangi nak" ucap mamah meira


"ehemmm" deheman kevin


"ehh iya sampai lupa" ucap mamah meira


"papah" ucap azura mencium tangan ayah mertuanya


"azura,terima kasih ya nak karna kamu mau menerima perjodohan ini"ucap papah


"iya pah sama-sama"


"jadilah istri yang menurut kepada suami ya nak" ucap papah


"iya pah"


mereka pun duduk dipersinggahan mereka,mereka berdua kelihatan seperti raja dan ratu.

__ADS_1


"selamat ya nak kevin,saya sangat senang sekali" ucap teman bisnis papahnya kevin yang bernama Harianto


"iya om,terima kasih juga sudah datang" ucal kevin


"hai,kamu cantik sekali nak.selamat ya sayang sekarang kamu jadi istrinya kevin,wahhh kamu seperti ratu nak" ucap istri dari pak harianto


"terima kasih banyak tante atas pujiannya dan juga terima kasih sudah datang kepernikahan kami" ucap azura sambil cepika-cepiki


"hey bro,akhirnya lo nikah juga.walaupun bukan smaa anggel...." terpotong karna mendapatkan tatapan maut dari kevin


"hehehe maaf bro,sekali lagi selamat ya bro.eitsss nona cantik,selamat ya sekarang kau sudah menjadi nyonya kevin dan ya kau hari ini cantik sekali" ucap robert sahabat kevin


"hehe terima kasih banyak" ucap azura


"oiya perkenalkan,namaku robert purnama dan biasa dipanggil robert"


"hai robert,senang bisa berkenalan denganmu" ucap azura


"hai azura,baiklah semoga kalian bahagia dan jangan lupa aku menunggu keponakanku lahir ya" ucap robert yang langsung lari karna takut di hajar oleh kevin dan tak lama kemudian


"azuraaaaaaaaa" ucap para sahabat azura


"haiiii" ucap azura


"wah kau terlihat sangat bahagia ya" ucap bella


"iya ra,kau terlihat sangat bahagia" ucap ana


"hahaha siap yang tidak bahagia,hari ini aku menikah tentu aku bahagia" ucap azura


"hahaha selamat ya azura dan untuk tuan kevin,tolong jaga sahabat kami ya.jangan pernah membuat dia menangis" ucap fatimah


"iya jangan khawatir" ucap kevin


"guys,kalian ngerasa gak sih muka suami azura ini seperti gak asing" ucap anggi


"ya memang kita sebelumnya pernah bertemu" ucap kevin


"tuh kan,tapi dimana ya?" ucap anggi


"kita bertemu di..." ucapan kevin terputus


"dirumah aku kan guys,pas malam lamaran" ucap azura


"oiya kita bertemu pas malam lamaran kalian,kalau gitu selamat ya semoga cepet-cepet dikasi momongan" ucap anggi


"amin" ucap kevin,azura terkejut mendengar ucapan kevin


"yasudah kalau begitu kami turun dulu ya,oiya ra malam ini ana akan berangkat.kamu bisa ikut nganter ana gak?" ucap bella


"ya allah aku hampir lupa,insyaallah aku bisa ikut kok"


"yaudah kalau gitu kami turun dulu ya ra,sekali lagi selamat ya sahabatku" ucap bella


" iya hati-hati turunnya guys" ucap azura


"hei,mengapa kau memutus omonganku tadi" ucap kevin kesal


"jika mereka mengingat kejadian pertemuan itu,kau akan habis dihajar mereka.apa kau mau mati disaat hari pernikahanmu? tidak kan,itu sebabnya aku memutus omonganmu" ucap azura yang di balas anggukan oleh kevin


sudah dua jam mereka berdiri,namun tamu undangan selalu datang bahkan bertambah banyak.


"uhhh lelah sekali" batin azura yang mulai kelelahan


"apa kau kelelahan?" ucap kevin dengan nada sangat dingin


"ya sedikit,aku sangat lelah tapi tamu undangan malah bertambah banyak" keluh azura


"kalau begit..." ucapan kevin terkejut karna


"haii,selamat ya pengantin baru" ucap seorang wanita


"anggelica!! untuk apa kau kemari" ucap papah rachmad


"saya kesini untuk memberikan ucapan selamat om" ucap anggelica


"hai azura,selamat ya.kau jangan terlalu mendekati kevinku" ucap anggelica yang berbisik di telinga azura


"hehehe iya anggelica,terima kasih sudah datang" ucap azura sambil tersenyum paksa


"kalau sudah selesai kau boleh keluar" ucap papah rachmad


"papah!!" ucap kevin


"iya baik om,saya akan pergi.sekali lagi selamat ya kevin dan azura" ucap anggelica yang mulai meninggalkan gedung


"pah,seharusnya papah tidak berteriak seperti itu" ucap kevin


"kevin,kau harus ingat.kau itu sudah menikah,jangan mengingatnya lagi.apa kau mengerti kevin!!" ucap papah rachmad tegas


"hai kakak dan kakak ipar ku yang sangat cantik" ucap mikaila yang datang mendadak


"hai sayang,kau dari mana?" ucap kevin


"owhh begitu" ucap kevin


"kalau gitu papah tinggal dulu ya nak" ucap papah rachmad


"kakak ipar,apa kau lelah?" ucap mikaila


"emm sedikit" ucap azura sambil tersenyum


"apa kau lapar?" ucap mikaila


"hahaha iya aku sangat lapar" ucap azura


"kalau begitu apa kau mau makan?" ucap mikaila


"sangat-sangat mau,tapi bagaimana caranya?" ucap azura


"hahaha aku akan bilang ke mamah dulu ya kak" ucap mikalia


"eits tidak jadi,aku sekarang merasa tidak lapar.aku sekarang merasa sedikit haus,bisakah aku minta tolong ambilkan air putih?"ucap azura


"tentu saja aku akan mengambilkan,apa kakak yakin tidak mau makan?" ucap mikaila


"iya sayang,kakak yakin sekali" ucap azura


"baiklah,kak kevin mau aku ambilkan apa?"


"tidak usah" ucap kevin dingin


"baiklah kalau begitu,tunggu ya kakak ipar" ucap mikaila yang mulai pergi


"nak,apa kalian berdua lapar?" ucap mamah meira


"tidak mah" ucap kevin


"azura,kamu lapar nak?" ucap mamah meira mendekati azura


"hehehe iya sedikit mah" ucap azura


"baiklah kalau begitu ayo kita turun nak" ucap meira sambil membantu azura


beberapa menit kemudian


"kakak ipar maaf lamb....loh kakak ipar mana kak?" ucap mikaila yang membawa segelas air dan kue


"dia sedang makan sama mamah,bawa sini kuenya" ucap kevin sambil merebut kue yang ada ditangan mikaila


"ih kakak,tadi bilangnya gak mau" ucap mikaila


"itu tadi,sekarang kakak merasa lapar" ucap kevin


"kak,kakak ipar cantik sekali ya" ucap mikaila sambil memandang wajah azura di seberang mereka


"hemm biasa saja" ucap kevin sambil mengunyah kuenya


"kakak,kau ini sangat dingin sekali.kakak aku ingin bertanya padamu" ucap mikaila serius


"kau ingin bertanya apa anak kecil" ucap kevin


"kakak!!aku bukan anak kecil" ucap mikaila


"iya-iya kau ingin bertanya apa" ucap kevin


"apa kau masih mencintai anggelica?" ucap mikaila


uhuk uhuk uhuk


"kakak kenapa kak?" ucap mikaila sambil menepuk punggung kevin


"pertanyaan apa itu? uhuk uhuk" ucap kevin


"jawab dengan jujur kak"


"iya,aku masih mencintainya.memang kenapa?"


"kak,kau harus belajar melupakan kak anggel dan kau juga harus belajar mencintai kak azura" ucap mikaila


"hei kau anak kecil diam lah" ucap kevin


"kakak,aku serius kak.karna kak azura adalah masa depan kakak dan kak anggel hanya masa lalu kakak saja" ucap mikaila


"sudah lah mikaila,kau diam saja.kau tidak tau apa pun" ucap kevin


"kak,aku berbicara seperti ini karna aku menyayangi kakak ipar.kakak ipar adalah wanita yang baik dan juga dia sangat tulus kak,jadi kuharap kakak jangan membuat dia sakit hati atau kakak akan menyesal nantinya" ucap mikaila


"iya-iya ah bawel" ucap kevin


beberapa jam kemudian akhirnya acara pernikahan mereka selesai

__ADS_1


"baiklah anak mamah yang ganteng dan cantik,kalian istirahat aja dulu.soalnya nanti malam akan ada acara lagi" ucap mamah meira


"iya mah" ucap kevin dan azura


"ayo bun,kita pulang azura sudah capek" ucap azura


"hei sayang,kau ikut dengan kami" ucap kevin sambil memegang pinggang azura


"ap...apa yang kau lakukan?" ucap azura yang gugup


"iya nak,kau ikut dengan kami.karna sekarang kau sudah menjadi istrinya kevin" ucap mamah meira


"tapi mah.." ucap azura terputus


"tidak ada tapi-tapian sayang,kalau begitu kami duluan ya semua.asalamuallaikum" ucap kevin sambil menarik pinggang azura


"waalaikusalam"ucap keluarga tono


"dasar anak itu" ucap mamah meira


saat didepan gedung,mobil sport kevin sudah disiapkan didepan.kevin pun langsung melepaskan tangannya dari pinggang azura xan mulai menuruni tangga meninggalkan azura


"permisi nona,mari silahkan saya bantu" ucap pelayan laki-laki membantu mengangkat gaun azura.sedangkan kevin sudah masuk kedalam mobil sportnya


"ah iya terima kasih banyak" ucap azura


"sama-sama nona,hati-hati nona"


"ah sampai,terima kasih banyak sudah membantu saya" ucap azura


"sama-sama,silahkan masuk nona" ucap pelayan membantu memasukkan gaun azura,setelah masuk kevin pun langsung menjalankan mobilnya


didalam mobil hanya ada keheningan diantara mereka berdua.satu jam kemudian sampai lah di rumah mewah milik rachmad wijaya.


"turun" ucap kevin


"oh iya" ucap azura yang mulai turun dari mobil sport kevin.setelah itu pintu rumah terbuka


"selamat datang nyonya muda,silahkan masuk" ucap asisten paruh baya


"ah iya makasih,tapi saya akan menunggu mas kevin saja" ucap azura


"mengapa kau masih di luar? cepat masuk sekarang,apa kau mau mati karna kepanasan?" ucap kevin


"iya aku masuk,aku tadi hanya menunggumu saja" ucap azura


"cepat lah" ucap kevin yang mulai melangkah lebih dulu


"nyonya muda,apa kau perlu bantuan?" ucap asisten paruh baya tersebut


"hehehe iya bu,saya kesulitan dengan gaun saya" ucap azura


"baik,silahlan nyonya muda" ucap asisten paruh baya tersebut,setelah masuk azura terkejut karna rumah kevin begitu mewah


"nyonya muda,apa perlu saya siapkan air hangat untuk mandi?" ucap asisten tersebut


"oh tidak usah,saya bisa sendiri.emmm apa saya boleh tau nama ibu?" ucap azura


"tentu boleh nyonya,perkenalkan nama saya bi surti nyonya muda.saya kepala asisten disini nyonya muda" ucap bi surti


"oh baiklah kalau gitu saya akan panggil bi surti saja,apa boleh bi?" ucap azura


"tentu saja boleh nyonya muda" ucap bi surti tersenyum


"bi,apa boleh saya minta tolong?" ucap azura


"minta tolong apa nyonya muda?"


"panggil saya azura saja bi,saya tidak suka dipanggil nyonya"


"maaf nyonya muda,jika saya memanggil nyonya dengan nama saya akan dipecat oleh tuan besar" ucap bi surti


"oh kalau begitu panggil nyonya saja,oiya bi dimana kamar tamunya?" ucap azura


"untuk apa nyonya muda menanyakan kamar tamu?"


"itu bi,saya mau ma...." ucapan azura terpotong


"dia ingin menaruh barang-barangnya bi" ucap kevin yang sudah berganti dengan pakaian santainya


"bukan beg....." ucap azura


"azura sayang,pasti kamu mau mandikan.mari kita kekamar sayang,bi surti kami tinggal dulu ya" ucap kevin sambil membawa azura kekamarnya


"mas kevin,tolong lepaskan tangan saya" ucap azura sambil memberontak


"azura,tolong jangan memberontak.apa kau lupa sayang dengan perjanjian yang aku buat" ucap kevin sambil menutup pintu kamarnya


"kau....kau mau apa?" ucap azura yang mulai takut


"apa maksudmu? aku hanya menanyakan tentang perjanjian,kenapa kau menanya hal lain.ohhh apa jangan-jangan kau memikirkan"


"cukup mas kevin,kau tidak bisa diam sekali.oiya tentang perjanjian,memangnya kenapa dengan perjanjian?" ucap azura


"apa kau lupa dengan perjanjian ku?"


"mas,tolong berbicara yang benar saja.memangnya ada apa dengan perjanjianmu?" ucap azura yang mulai mendudukan pantatnya ke kursi


"dengar baik-baik ya azura,kita harus kelihatan seperti pasangan yang romantis didepan orang tua kita" ucap kevin


"ya lalu ada apa?" ucap azura


"kau tadi hampir melupakan perjanjian tersebut" ucap kevin


"maksudmu apa mas?"


"ya allah azura,kau ini pintar tidak sih begitu saja tidak paham.tadi itu ada asisten keluarga wijaya,jika dia melihat kita bertengkar dia akan memberitahu papah dan mamah" ucap kevin


"oh astaga aku hampir lupa" ucap azura sambil menutup mulutnya


"dan kau tadi menanyakan kamar tamu untuk apa?" ucap kevin


"aku ingin mandi dan bersitirahat" ucap azura


"emm mandilah dikamarku" ucap kevin yang mulai merebahkan tubuhnya


"apa boleh aku mandi dikamarmu?" ucap azura ragu


"tentu saja boleh,untuk hari ini saja" ucap kevin yang mulai menutup matanya


"tapi mas" ucap azura


"apa lagi,kau ini sangat menyusahkan"


"aku belum membawa baju sehelai pun dari rumah"


"owh astaga azura,ternyata kau manusia paling merepotkan ya" ucap kevin bangkit dari kasurnya dan membuka lemarinya


"kau ngapain mas?" ucap azura


"mencari baju lah,masa mencari harta karun sih" ucap ketus kevin


"emm apa tidak ada baju perempuan mas?"


"kau pikir aku ini apaan azura,aku tidak pernah memakai baju perempuan" ucap kevin


"emm mas jika aku pakai baju kau,apa kata orang" ucap azura


"lalu kau ingin memakai baju siapa azura,apa kau mau memakai baju seragam asisten?"


"tidak,aku tidak mau menggunakan baju seragam asisten.kan mas kevin memiliki adik perempuan,apa boleh aku meminjam baju mikaila?" ucap azura


"astaga bodoh sekali aku,kenapa dari tadi tidak kepikiran jika aku memiliki adik perempuan"batin kevin


"emm apa kau muat memakai baju adikku?"


"maksud mas kevin apa? dengar ya mas kevin,aku ini memiliki tubuh yang kurus dan tentu muat" ucap azura yang mulai marah


"em terserah kau saja,sana ambillah" ucap kevin


"mas,aku tidak tau dimana kamar mikaila"


"oh astaga azuraaaa,kau sungguh merepotkan" ucap kevin yang mulai beranjak dari kasurnya


beberapa menit kemudian kevin datang membawakan baju santai milik mikaila


"nah mandilah sana dan jangan merepotkan ku lagi" ucap kevin sambil membaringkan tubuhnya kembali


"emm baiklah,terima kasih"


20menit kemudian azura selesai mandi


"uhh aku lelah sekali,tapi aku tidur dimana ya?" batin azura sambil melirik kamar besar milik kevin


"ah ada sofa,lebih baik aku tidur disitu saja" ucap azura yang mulai melangkah kesofa tersebut dan mulai membaringkan tubuh


"ooo lelah sekali" ucap azura yang mulai merenggangkan otot tubuhnya.tak lama kemudian azura pun tertidur karna kelelahan


Alhamdulillah akhirnya selesai juga🤗


Terima kasih para readers yang sudah membaca novel saya,saya harap para readers semua tidak bosan dan bisa menunggu halaman-halaman berikutnya😊😘


untuk para readers jangan lupa berikan komentar kalian yang membangun dan juga likenya ya❤🤗


see you😘💕💕


pasti para readers kepo dengan gaun pernikahan azura yaaaaa,baiklah author akan memberikan gambaran gaun dan juga jas yang dipakai kevin.



__ADS_1


dan untuk gaun sahabat-sahabat azura jengjengjeng



__ADS_2