
kelvin pun turun kebawah untuk mencari keberadaan azura.
"yank........yank....... ya allah dimana dia? apa jangan-jangan dia pergi ya? ya allah cobaan apa lagi ini?" ucap kelvin mengusap wajahnya dengan kasar
"coba aku telpon aja" ucap kelvin kembali ke kamarnya
kelvin pun melakukan video call kepada azura
"hallo asalamuallaikum" ucap azura
"waalaiukumsalam, kamu dimana?" tanya kelvin kelihatan khawatir
"kamu dimana itu?"
"dikamar dedek"
"di kamar dedek? ngapain?"
"minum jus mas" ucap azura
"aish ya udah aku kesana" ucap kelvin
ceklek
"yank...... kamu bikin aku khawatir aja" ucap kelvin yang kelihatan khawatir
"maaf"
"kamu kok malam-malam minum es sih?" tanya kelvin
"ini jus mas, bukan es" ucap azura
"tapi pake es batu kan?"
"hehehe iya mas" ucap azura
"tuh kan, jangan minum yang dingin-dingin yank. kamu kenapa minum jus malam-malam?"
"jadi mas tadi itu.............
Flashback on
jam dua malam........
"hoammm...... dek, mama ngantuk banget loh. kamu kok masih nendang-nendang sih? kamu mau apa? mau mainan ya sama mama? atau kamu lapar? kita ke bawah yo, cari makan kali aja kamu lapar ya" ucap azura
saat sampai di dapur tiba-tiba.......
"eeemm kok jadi pengen jus ya? ooooh dedek mau jus? jus apa ya yang enak?" tanya azura sambil membuka kulkas
"eeeem jus jambu merah enak kayaknya ya dek, kita minum jus jambu aja ya. pake es batu dikit gak papa kali ya"
Flashback off
"jadi gitu mas, si dedek laper kayaknya" ucap azura mengusap perutnya yang buncit
"oooh jadi dari tadi dedek laper ya? kenapa gak bangunin papa juga hemm?" ucap kelvin berbicara kepada anaknya
"papanya terlalu pulas tidurnya, jadi dedek gak tega banguninnya" ucap azura menirukan suara anak kecil
"hahahaha kamu lucu banget yank" ucap kelvin
"hahaha mas mau?" tawar azura mengangkat gelas jusnya
"gak, buat kalian aja. nanti kalau mas minta, kasihan dedeknya" ucap kelvin
"eeem ya udah aku habisin ya?"
"iya yank habisin aja, oiya kamu mau makan apa? masih laper gak?" tanya kelvin
"udah kenyang mas, aku tapi masih belum ngantuk" ucap azura
"kita rebahan aja yank, nanti aku peluk. kali aja kamu langsung tidur" ucap kelvin
"rebahan aja ya mas, jangan minta yang lain dulu" ucap azura
"eeemm insyallah yank, kalau aku mau gimana dong?" tanya kelvin dengan mengedipkan sebelah matanya
"ya kalau mas mau ya aku gak boleh nolak, aku takut dosa" ucap azura yang pasrah sebenarnya tubuh azura sangat lelah akibat membersihkan kamar anak mereka.
"oke baiklah, ayo kita ke kamar" ucap kelvin merangkul pundak azura
"sini aku peluk" ucap kelvin
"eeem mas, aku mau tanya sesuatu?"
"iya tanya apa?"
"kita belum nyiapin nama buat dedek mas" ucap azura
"aku udah yank" ucap kelvin
"iiih mas beneran?"
"iya yank"
"iiiih curang, kan aku juga mau mas nyiapin nama buat anak aku" ucap azura mencebik bibirnya
"ya aku juga masih bingung yank sama nama yang aku pilih" ucap kelvin
"memang namanya apa?" tanya azura
"aku baru nemu kelvin"
"apa!! jadi mas mau ngasih nama mas di ujung nama mereka?" tanya azura
"mereka?"
"ya mereka, anak-anak kita nanti mas" ucap azura
"oooh jadi kamu mau punya banyak anak sama aku ya? uhh jadi semangat buat bikin lagi abis dedek lahir" ucap kelvin
"aw aw aw sakit yank" ucap kelvin mengelus perutnya bekas cubitan azura
"lagian mas gak serius gitu, aku jadi males ngomong sama mas" ucap azura
"hahahahaa becanda yank" ucap kelvin
"gak lucu, serius apa mas"
"iya-iya maaf, ayo kamu udah punya nama belum?"
"belum, kita cari aja yo mas"
"dimana? di minimarket? supermarket? atau mall besar?" tanya kelvin
"ya allah mas, kita cari di internet gitu loh. kamu inj beneran wakil CEO kan mas?" ucap azura
__ADS_1
"iya, emang kenapa?"
"kok kayak gitu aja kamu gak paham sih" ucap azura
"ya maaf yank, ya udah ayo kita cari"
"iiih lucu mas, hanna aku suka deh namanya" ucap azura
"aku lebih suka arabelle, cantik seperti makna namanya. embun juga bagus deh liat yank" ucap kelvin
"iya mas, aku suka juga. cari lagi mas" ucap azura yang begitu antusias
"nyarinya besok lagi ya, ini udah hampir jam tiga. sekarang waktunya bumil tidur" ucap kelvin
"yaaaa mas, nangung bentar lagi juga dapet mas" rengek azura
"tidur, besok kita bakal cari lagi ya" ucap kelvin sambil mengelus kepala azura
"ya udah, selamat malam mas"
"malam sayang"
ke esokan harinya.........
tingtong.......... tingtong........
"selamat pagi"
"pagi, ada apa tuan? anda mencari siapa?" tanya ijah
"perkenalkan saya miko, tangan kanan tuan kelvin. saya di perintahkan tuan kelvin untuk datang ke rumahnya" ucap miko
"silahkan masuk tuan miko, tuan kelvin sepertinya masih ada di dalam kamar" ucap ijah
"ooh biarkan saja dulu beliau, saya akan menunggu" ucap miko
"eeh baik tuan, silahkan masuk saja tuan miko" ucap ijah
"ooh ya makasih"
"sama-sama tuan, saya permisi ke belakang dulu"
"ooh ya silahkan"
# di tempat lain
"mas........ bangun ini sudah siang" ucap azura yang baru selesai mandi
"eeem tunggu"
"mas....... kita jalan yo, kaki aku mulai bengkak lagi. kayaknya kurang gerak mas" ucap azura
"iya sayang iya, ini mas mandi dulu ya" ucap kelvin yang langsung bangun
"iya mas, aku tunggu di bawah ya" ucap azura
"iya sayang, oiya yank"
"ada apa mas?"
"morning kiss?"
"astaga mas......"
Cup.......
"sudah kan?"
"aishh udah cepet mas"
"iya sayang"
"bik........bik rasmi" teriak azura
"selamat pagi nyonya"
"pagi, bik tolong buatkan susu hamil sama jus jeruk ya bik. ara lagi mau minum jus" ucap azura
"baik nyonya"
"nyonya nyonya" ucap ijah
"iya ada apa jah?"
"itu nyonya, tadi pagi ada orang datang ke sini"
"lalu? dimana dia? siapa jah?"
"itu nyonya tangan kanannya tuan, beliau sudah menunggu tuan dari tadi nyonya" ucap ijah
"dimana dia?"
"di taman belakang nyonya"
"oooh ya sudah, aku ke sana dulu"
"baik nyonya"
"permisi, apa benar anda tangan kanan suami saya?" tanya azura
"eeem selamat pagi nyonya, perkenalkan nama saya miko"
"iya pagi, mengapa anda di sini? mari masuk duduk di dalam" ucap azura
"iya nyonya, saya di sini saja. apa bunga-bunga itu anda yang menanamnya?" tanya miko
"iya benar, tapi selama saya hamil ini sudah jarang sekali melihat mereka. jadi saya serahkan semua ke tukang kebun rumah"
"sangat-sangat indah nyonya" ucap miko memuji bunga-bunga azura
"makasih"
"sedang apa kalian?!!" tanya kelvin yang baru datang menghampiri mereka
"selamat pagi tuan" ucap miko
"pagi, oiya mik kemarin aku menyuruhmu ke sini untuk mengambil alih kantor. untuk beberapa bulan ini" ucap kelvin
"baik tuan, tapi kalau boleh tau anda mau kemana?" tanya miko
"sebentar lagi azura akan melahirkan, jadi aku ingin menemaninya"
"oooh baik tuan"
"mari kita bicarakan ini di ruang kerja"
"baik tuan"
__ADS_1
"mas........"
"ada apa sayang?" tanya kelvin
"kita kan bakal jalan di komplek mas" rengek azura
"astaghfirullah iya yank, aku lupa. tunggu aku di sini, aku keluar sebentar mik" ucap kelvin
"siap tuan"
saat mereka berjalan di komplek rumah, banyak ibu-ibu tetangga yang sedang berkumpul membeli sayuran depan rumah.
"selamat pagi" ucap kelvin menyapa para ibu-ibu tetangganya
"pagi pak kelvin dan bu kelvin, wahh sedang jalan ya pak?" tanya salah seorang ibu
"iya bu" ucap kelvin
"sudah berapa bulan bu?"
"sudah tujuh bulan bu" ucap azura
"wahh bentar lagi bakal lahiran ya, semoga sehat selalu ya" ucap sang ibu
"amin makasih bu"
"perkenalkan, saya bu diana. tetangga anda bu kelvin, rumah kita bersebelahan" ucap bu diana
"aaah iya bu, salam kenal. saya azura bu"
"kenalin ya bu kelvin, saya bu dewi tetangga seberang rumah bu kinan" ucap bu dewi
"iya bu salam kenal"
"saya bu kinan, rumah saya yang paling ujung itu bu kelvin"
"salam kenal ya bu"
"bu kelvin mau ikut belanja juga?" tanya bu diana
"eeeemm boleh bu" ucap azura
"eeeh yank, kamu mau beli apa?" tanya kelvin
"eeeem aku juga gak tau mas, gak enak kalau nolak. sekalian kita kenalan sama para tetangga mas" ucap azura
"eeem ya sudah" ucap kelvin
"mas, kamu bawa uang cash kan?" tanya azura
"iya sayang, aku bawa uang cash kok"
"ya sudah"
"bu kelvin biasanya belanja dimana? saya jarang sekali melihat bu kelvin belanja sayuran" tanya bu kinan
"itu bu, biasanya pembantu saya yang belanja. selama hamil ini saya jarang belanja" ucap azura
"waaah pak kelvin perhatian sekali ya, istrinya aja gak di bolehin belanja" ucap bu diana
"iya-iya bener, suami aku mana ada begitu" ucap ibu-ibu yang lain
"alah pengantin baru ya seperti itu, nanti lama-kelamaan juga gak bakalan perhatian lagi. udah ya ibu-ibu saya duluan permisi"
"iiiih bu laura aneh banget ya!!" bu dewi
"iya bener, jangan di masukin ke hati ya bu kelvin. istri muda ya gitu, sirik aja!!" bu kinan
"eeeeh iya bu, tapi kalau boleh saya tau bu laura itu istri muda ya?" tanya azura
"iya bu kelvin, dia itu istri simpanan. istri simpanan aja gaya tinggal di komplek elite begini!!" bu diana
"iya benar, gak tau malu" bu kinan
"yank, ayo kita pulang aja ya. soalnya mas masih ada pekerjaan" ucap kelvin
"iya mas bentar, pak berapa semuanya?" tanya azura
"eeem punya bu kelvin semuanya empat puluh ribu bu" ucap sang paman sayur
"oooh mas, semuanya empat puluh ribu" ucap azura kepada kelvin
"oooohh, ibu-ibu apa semuanya sudah selesai belanjanya?" tanya kelvin
"iya pak, ini kami tinggal bayar saja"
"berapa semuanya pak?" tanya kelvin
"maksudnya pak?" tanya sang paman sayur
"semua belanjaan ibu-ibu ini sama punya istri saya berapa pak?"
"ya ampun pak kelvin, tidak usah pak. kami jadi tidak enak" ucap bu dewu
"iya benar pak, tidak usah pak" sahut bu diana
"tidak apa-apa ibu-ibu, hitung-hitung salam perkenalan kita" ucap kelvin
"jadi berapa semuanya pak?" tanya kelvin
"semua jadi tiga ratus ribu pak" ucap paman sayur
"ini pak"
"terima kasih pak"
"sama-sama"
"pak kelvin terima kasih banyak loh di di bayarin belanjaan kami" bu diana
"iya bu sama-sama" bu kinan
"iya pak makasih banyak ya" bu dewi
"kami permisi dulu ya bu, asalamuallaikum" ucap azura
"waalaikumsalam bu kelvin"
saat sampai di rumah, azura menuju dapur untuk meletakkan sayuran yang dia beli tadi.
"nyonya, biar saya saja yang membereskan semua" ucap bik rasmi
"iya bik, bik tolong buatkan tumisan kangkung ya. ara lagi mau makan tumisan kangkung" ucap azura
"baik nyonya"
"jangan pedas ya bik"
"baik nyonya"
__ADS_1
"makasih bik, ara ke atas dulu ya bik" ucap azura
"iya nyonya"