
"mika.... mika ayo bangun, kita sudah sampai di rumah" ucap azura yang sedari tadi berusaha membangunkan mikaila
"selamat sore nona" ucap security yang biasa setiap hari menyiapkan mobil azura dan kelvin
"sore pak"
"nona mika kenapa?" tanya sang security
"dia kelelahan pak habis belanja, oiya pak minta tolong keluarkan barang-barang mika di bagasi ya pak"
"siap nona"
"bik rasmi........" teriak kelvin
"iya tuan, ada yang bisa saya bantu?"
"dimana azura? apa dia sudah pulang?" tanya kelvin
"maaf tuan, nyonya belum pulang" ucap bik rasmi
"oooh ya sudah"
"selamat sore tuan" ucap security yang di perintah azura untuk membawakan barang belanjaan mikaila
"barang siapa yang kau bawa masuk?" tanya kelvin
"maaf tuan, ini semua adalah barang nona mika
"mika? apa dia pulang bersama azura?"
"benar tuan, non azura ada di depan"
"hai kak" ucap mikaila sambil mengucek matanya
"dimana azura?" tanya kelvin
"sedang memarkirkan mobil kak" ucap mikaila duduk di ruang tv
"pak........ cepat keluar susul azura" ucap kelvin tegas
"baik tuan permisi"
"pak, ini kunci mobilnya" ucap azura masuk ke dalam rumah
"maaf nona, jadi nona yang memasukkan mobil. seharusnya itu tugas saya" ucap security
"hahhaha santai saja pak, saya masuk duluan ya pak"
"iya nona silahkan"
"kak, aku tidur disini ya?" rengek mikaila
"tidak!!! kau harus pulang, sopirmu sudah menunggu" ucap kelvin yang masih fokus menatap laptopnya
"kak boleh aku tidur di sini, aku janji kak kali ini aja ya ya ya ya ya........." teriak mikaila di telinga kelvin
"mika........ aku bilang tidak ya tidak!!! kau ini kenapa teriak-teriak sih!! sana pulang" bentak kelvin mengusir mikaila
__ADS_1
"mas........ apa yang kamu lakukan?" bentak azura melihat mikaila dengan mata memerah
"masa aku mau tidur di sini gak boleh kak" ucap mikaila berakting menangis di hadapan azura
"aaaah kamu itu pintar sekali berakting" ucap kelvin kesal melihat tingkah mikaila
"kenapa kau mengusir mika sih mas?" tanya azura mendekati kelvin
"aku tidak suka orang cerewet berada di rumahku" ucap kelvin
"apa boleh mika tidur di sini? aku merasa kesepian karna tidak ada teman" ucap azura
"tidak azura!!" ucap kelvin tegas
"aku mohon boleh ya mas" ucap azura memohon
"aku bilang tidak ya tidak, jangan membantah azura!!" bentak kelvin meninggalkan ruang tv dan mulai masuk ruang kerjanya
"sudah kak, aku lebih baik pulang saja. maaf ya kak membuat kakak ipar dan kak kelvin bertengkar" ucap mikaila memeluk azura
"maaf ya mika, padahal kakak mau sekali kamu tidur di sini"
"iya kak gak papa, yaudah aku pulang ya kak. asalamuallaikum" ucap mikaila
"waalaikumsalam" ucap azura
"nyonya, makan malam mau saya masakkan apa?" tanya bik rasmi
"gak usah bik, ara gak nafsu makan" ucap azura pergi menaiki anak tangga
saat jam makan malam telah tiba, kelvin pun mulai turun dari kamarnya
"nyonya bilang tidak mau makan karna tidak ada nafsu makan tuan"
"apa-apaan dia ini, apa dia mau mati? menyusahkan saja" gumam kelvin
"kamu mau kemana ijah?" tanya bik rasmi kepada salah satu anak buahnya
"maaf bu, saya di suruh nyonya untuk membawakan segelas air putih" ucap ijah membawa nampan berisi segelas air putih
"apa nyonya tidak minta di bawakan makan malam?"
"tidak ada bu, nyonya hanya minta di bawakan air putih saja"
"ya sudah sana bawa ke atas"
"baik bu, permisi"
"bik, untuk siapa air putih itu?" tanya kelvin
"untuk nyonya tuan" ucap bik rasmi
"apa dia tetap tidak mau makan?"
"iya tuan"
"apa maunya dia? benar-benar aneh. tadi tidak sarapan, makan siang terlambat dan ini makan malam tidak mau!! astaga dasar perempuan aneh" ucap kelvin naik ke atas menuju kamar azura
__ADS_1
"emm selamat malam tuan" ucap ijah terkejut melihat tuannya berada di depan kamar azura
"apa yang dia lakukan?" tanya kelvin
"nyonya sedang tidur tuan"
"tidur di jam segini?"
"iya tuan, namun anehnya nyonya menekan-nekan bantal yang berada di atas kepalanya nyonya dan lampu kamarnya di matikan tuan" ucap ijah
"apa anehnya? hanya menekan saja kan? mungkin dia lelah makanya lampu di matikan" ucap kelvin
"emm iya tuan, tapi saya biasanya melakukan hal seperti itu jika sedang sakit tuan. hal itu bisa membuat kepala saya tidak terlalu sakit atau pusing tuan" ucap ijah menjelaskan kepada kelvin
"apa yang kau maksud? apa maksudmu azura sedang sakit?" tanya kelvin
"saya rasa iya tuan" ucap ijah menunduk
"ya sudah sana turun"
"permisi tuan"
toktoktok....... toktoktok......
"iya bik masuk aja, pintunya gak di kunci" ucap azura yang masih tiduran dengan bantal menutupi wajahnya
"apa yang kau lakukan? kenapa ruanganmu gelap sekali" ucap kelvin menyalakan lampu kamar azura
"mas.....aku mohon jangan di nyalain lampunya" ucap azura dengan suara lemah
"kau kenapa?" tanya kelvin berdiri di samping azura
"jangan berisik aku mohon" ucap azura yang masih menekan-nekan bantalnya
"aku tanya kau kenapa!!" ucap kelvin menarik bantal azura
"kamu kenapa ra? kok muka kamu keringetan sih? terus kenapa ac gak di nyalain? aneh banget sih, kamu sakit?" tanya kelvin
"kepala aku sakit banget mas..... kayak mau meledak gitu" ucap azura kembali menarik bantal dari tangan kelvin
"kamu sakit beneran? hahaha ternyata kamu bisa sakit juga ya" ucap kelvin yang tak di balas oleh azura
"ra....ra bangun ayo makan dulu" ucap kelvin menyenggol tangan azura
"ra....... jangan diam aja, jawab dong ra......" ucap kelvin, karna merasa khawatir kelvin pun menarik bantal azura
Bersambung...............
**Yuhuuuuuuu ada yang tau azura sakit apa?
apa kalian pernah ngerasain hal yang sama kayak azura?
menurut kalian azura sakitnya parah atau hanya sakit biasa?
penasarankan............
jangan bosan-bosan untuk menunggu kelanjutannya ya
__ADS_1
jangan lupa like and comment ya semua
see you byeeeeee💕💕💕**