
"permisi tuan" ucap ijah
"ada apa jah?" tanya kelvin yang sedang sibuk dengan laptopnya
"ada tamu tuan" ucap ijah
"suruh masuk jah, kenapa masih di sini?"
"mereka ingin tuan yang keluar menemui mereka tuan" ucap ijah
"aish... memang siapa yang datang?"
"saya kurang tau tuan"
"aishhhh menyebalkan sekali"
"ya siapa?"
"hello my friends, calon dady uuuuuuuuuuh lama banget kita gak ketemu bro" ucap arnold
"ngapain ke sini?" ucap kelvin yang malas melihat teman-temannya datang
"heyheyhey hello di suruh masum kek kak, ini berat banget" ucap mikaila
"kamu ngapain ke sini sama mereka?" tanya kelvin
"ya beli hadiah lah buat kak ara"
"aishhh pengganggu saja" ucap kelvin
Sekarang rumah kelvin tampak ramai karna kedatangan bima, jeno, arnold, mikaila dan maria. mereka semua datang karna ingin memberikan sesuatu kepada azura.
"yank............ cepetan ke bawah, temen aku udah pada nungguin kamu" ucap kelvin
"iya mas bentar" ucap azura
saat azura turun, azura di buat terperangah saat melihat keadaan ruang tv nya yang telah penuh hadiah untuk bayinya.
"ini apa? kenapa banyak banget? apa ini belanjaan kita kemarin mas?" tanya azura
"ya ampun ra....... ini hadiah dari kita, buat loe ama bayi loe" ucap jeno
"iya kak, ini semua buat calon keponakan kita" ucap mikaila
"ya ampun........ banyak banget ini!! tau gini kan aku gak usah belanja kemarin" ucap azura
"hahahaa loe lucu banget sih ra" ucap arnold
"mar, kamu ke sini sama siapa?" tanya azura
"sama mba mika, tadi di jemput di butik mba" ucap maria
"oooh, eeeh tunggu kenapa ini ada baju bayi cowo sama cewe?" tanya azura
"gini ra, kemarin itu pas kita di depan mall itu berdebat gara-gara kita gak tau anak loe nanti apa. nah terus si mika bilang serah aja milih baju cowo atau cewe, ya kami sebagai cowo milih bajunya ya untuk bayi cowo" ucap jeno
"betul itu" ucap arnold
"jadi yang baju cewe ini......?"
"ya dari kita berdua kak" ucap mikaila
"ya ampun....... nih ya, seharusnya kalian beli bajunya yang warna netral aja. aku sama mas kelvin aja beli bajunya yang untuk bayi baru lahir dengan warna netral" ucap azura
"ya gak papa ra, loe bisa simpen aja ini" ucap arnold
"eeeem bener juga, makasih banyak ya semua. aku seneng banget liatnya. oiya mas, belanjaan kita kemarin udah datang belum?"
"baru di ambil sama firman yank" ucap kelvin
"kamarnya dimana mas?" tanya azura
"udah tenang aja, udah aku siapin kok" ucap kelvin
"eeem ya udah" ucap azura
"asalamuallaikum..........."
"waalaikumsalam hai.........." teriak azura
"yank..... jangan lari-lari!!"
"hehehe iya mas maaf, aaaaaaa aku kangen banget sama kalian" ucap azura memeluk para sahabatnya
"aishhh bumil tambah gendut aja hahahah" ledek anggi
"pulang!! sana pulang, aku gak mau ketemua sama kamu!!" ucap azura kesal
"becanda ra" ucap anggi
"ayo duduk" ucap kelvin
"terima kasih kak" ucap bella
"heyyyy cantik-cantik banget, kenalin gue arnold cowo paling tampan dan tajir"
"bella"
"uuuuuhh cantik banget namanya kayak orangnya" ucap arnold
"alah buaya" ucap anggi
"hehh maksud loe apa?!"
"dasar buaya, semua buaya kalau ketemu cewe bening ngomongnya pasti gitu!!" ucap anggi melipat tangannya di dadanya
"hehh loe ya, main nyolot aja!!"
"arnold!!!!!" teriak azura
"eeeeh ada apa ra?"
"jangan bentak-bentak sahabat aku!!"
"iya-iya galak amat si bumil" ucap arnold
"nih ra, buat kamu sama calon bayi kamu" ucap bella menyerahkan sebuah hadiah
"wihhh makasih banyak"
"nih ra, gue beliin stroller buat ponakan aku nanti" ucap anggi
"warnya ngeri amat bu!!" ucap arnold
"apa maksudnya ngomong gitu?!! udah diem aja!!" ucap anggi
"aishhh diam coba kalian ini, pusing aku dengernya!!" ucap azura sambil memegangi kepalanya
"maaf ra, dia duluan pake acara ngejek gitu!! apa loe liat-liat!!!" ucap anggi
"iuhh geer!!"
"arnold!!" ucap kelvin
"maaf vin"
"bik............" teriak kelvin
"iya tuan"
"tolong bawa semua hadiah-hadiah ini sebelah kamar aku ya bik" ucap kelvin
"baik tuan"
"permisi........." ucap seseorang membuat yang lain menoleh ke arah suara
"kamu!!!!" ucap azura terkejut
__ADS_1
"loe ngapain ke sini?" tanya armold dan jeno
"kita gak ada ngundang dia kan?" tanya bima
"ngapain kamu ke sini?!!!" tanya kelvin
"aku dengar istri kamu lagi hamil ya? eeem aku mah ngucapin selamat buat istri kamu sama ini aku bawa beberapa hadiah buat anak kalian" ucap anggelica, ya tamu yang tak di undang itu adalah anggelica
"eeemm makasih banyak mba" ucap azura yang menerima hadiah dari anggelica
"sama-sama, oiya apa aku boleh duduk?" tanya anggelica
"pergi!!!" ucap kelvin yang geram melihat ke hadiran anggelica
"mas....... mba anggel mau minum apa?" tanya azura
"ra!!!"
"kak, kakak kenapa nyuruh dia duduk? lebih baik loe pulang sekarang, loe ngerusak aja acara kita!!" ucap mikaila menatap geram pada anggelica
"apa begini cara kalian menerima tamu? aku mau air putih aja ra" ucap anggelica
"eeem iya mba, silahkan duduk mba. ijah......... tolong bawakan air putih ya" ucap azura
"iya nyonya"
"mas mau kemana?" tanya azura yang melihat suaminya berdiri
"mas........ mas mau kemana!!" teriak azura yang tidak di tanggapi oleh kelvin
"maaf ya" ucap anggelica
"iya gak papa mba" ucap azura
"kak, aku ke taman ya" ucap mikaila
"tapi kan belum selesai mik"
"gak papa kak, aku ketaman duluan" ucap mikaila
"maaf ya mik" ucap azura
"kenapa minta maaf kak, kan bukan salah kakak" sambil menatap anggelica
"mba, aku juga ketaman juga ya" ucap maria
"iya mar" tanya azura
"kita juga ya ra" ucap anggi sambil menarik bella
dan sekarang hanya tersisa azura dan anggelica di ruang tv, teman-teman kelvin semua pada mengikuti kelvin di ruang kerjanya karna mereka malas untuk menemui anggelica.
"apa sekarang kamu bahagia?" tanya anggelica
"eeemm maksud mba anggel apa?" tanya azura
"ya apa kamu sekarang bahagia, mendapatkan seluruh cinta dari semua orang yang seharusnya itu untukku!!!" ucap anggelica
"eeeem mba anggel apa kabar?" tanya azura mengalihkan topik pembicaraan
"heeem kau mengalihkan topik pembicaraan!! kabarku sangat baik setelah melihat wajah suamimu!! sudah beberapa hari ini kami tidak bertemu, rasanya aku sangat-sangat merindukannya" ucap anggelica
"maksud mba apa?" tanya azura
"tanyakan pada suamimu itu sayang, oiya aku pulang dulu ya. terima kasih untuk minumannya, bye bye" ucap anggelica
"apa maksudnya? apa mereka sering bertemu?" gumam azura
"ra, apa dia udah pulang?" tanya bima yang menghampiri azura
"iya sudah kak" ucap azura
"loe kenapa? loe lagi mikirin apa? barusan kalian ngomongin apa?" tanya bima yang duduk di sebelah azura
"gak kak, aku gak mikirin apa-apa kok. tadi hanya ngomong biasa aja kok" ucap azura
"mas kelvin masih di ruang kerjanya kak?" tanya azura
"iya, dia marah banget pas liat anggel. loe juga sih, kenapa coba loe suruh duduk segala" ucap bima
"kan dia tamu kak, masa kita usir" ucap azura
"loe harusnya liat-liat orangnya dong ra, kalau dia jahat gitu ngapain loe terima" ucap bima
"maaf kak" ucap azura
"aishh ngapain minta maaf sama gue? minta maaf ama laki loe" ucap bima
"iya kak"
"nih buat loe" ucap bima menyerahkan sebuah kotak berwarna putih
"apa ini kak?" tanya azura
"buka aja"
"kak, apa ini? kakak ngasih ini buat ara? cantik banget kak" tanya azura
"ya, buat hadiah loe supaya nanti lahirannya tambah semangat" ucap bima
"aishh gak nyambung" ucap azura
"gue bingung, gue mau ngasih apa buat loe. gue udah nganggap loe sebagai adik perempuan gue, jadi gue harus ngasih yang spesial buat loe. suka gak?" tanya bima
"suka banget kak, makasih banyak ya kak" ucap azura
"sama-sama, di pake ya"
"pasti kak"
"gue balik ke rumah sakit ya, siang ini soalnya gue bakal ada operasi" ucap bima
"eeem makasih banyak ya kak, hati-hati di jalan" ucap azura
"yoi, bilangin sama kelvin gue balik" ucap bima
"iya kak"
azura pun kembali duduk di ruang tv, azura masih memikirkan omongan anggelica tadi.
"ra, loe kenapa? loe lagi melamun?" tanya arnold yang baru keluar dari ruang kerja bersama dengan kelvin
"ra...... bini loe kenapa vin?" tanya arnold
"ntah, ra.......... yank...... kamu kenapa?"
"eeem iya apa mas?" ucap azura yang baru saja tersadar dari lamunannya
"kamu kenapa?" tanya kelvin
"gak papa, oiya mas barusan kak bima pulang. katanya nanti siang bakal ada pasien operasi" ucap azura
"eeem iya, itu apa yank?" tanya kelvin menunjuk ke arah kotak perhiasan
"eem itu mas hadiah dari kak bima, bagus banget mas aku suka" ucap azura
"oooh di simpen yank" ucap kelvin
"iya mas"
"gue balik ya, oiya selamat ya buat loe ra. bentar lagi bakal jadi ibu" ucap arnold
"iya makasih kak" ucap azura
"gue boleh minta sesuatu gak?" tanya arnold
"boleh, apa kak?"
__ADS_1
"boleh gak sekali ngelus perut ibu hamil? soalnya gue belum pernah megang" ucap arnold
"loe balik sekarang atau gue hajar muka loe!!!" ucap kelvin yang sudah siap melayangkan sebuah kepalan tangan
"eeehh gue becanda bro, ra gak jadi. gue balik ya ra, sampai jumpa lagi ya" ucap arnold berlari ketakutan
"kenapa sama dia ra?" tanya anggi yang baru masuk
"paling juga dia iseng" ucap mikaila
"udah pada pulang ya ra?" tanya bella
"iya, udah pada pulang. tapi sisa kak jeno aja" ucap azura
"iya, gue belum balik. nungguin kalian" ucap jeno
"lah kenapa?" tanya anggi
"jalan yo" ajak jeno
"loe ngajak siapa?" tanya anggi
"kalian semua"
"ayo!!" ucap mikaila dan anggi bersamaan
"loe ikut gak vin?" tanya jeno
"gak, gue mau di rumah aja" ucap kelvin
"ya udah ayo girl's"
"come on"
"mba, maria pulang duluan ya"
"iya, hati-hati ya mar" ucap azura
"iya mba, pak kelvin makasih banyak" ucap maria
"sama-sama, saya juga makasih"
"iya pak"
"vin, yakin gak ikut nih?"
"gue bilang apa?!! gue gak ikut!!!"
"aishhhh galak amat, bye bye ra" ucap jeno
"iya, hati-hati jangan pulang malam-malam" ucap azura
"iya........"
"mas..... jangan galak gitu" ucap azura
"kamu kenapa nyuruh anggel duduk tadi? kamu membuat moodku berantakan!!" ucap kelvin yang masih kesal dengam tingkah azura
"maaf mas, kan mba anggel niatnya baik. dia mau ngasih hadiah buat anak kita mas" ucap azura
"lain kali kalau kamu kayak tadi lagi sama anggel, aku gak akan maafin kamu!" ucap kelvin
"iya mas maaf" ucap azura
"kamu mau makan apa?" tanya kelvin
"gak ada mas" ucap azura yang masih menundukkan kepalanya karna merasa bersalah
"kita cari es krim yo" ajak kelvin
"eeem boleh mas, ayo kita berangkat" ucap azura yang semangat empat lima
"hahahaaa iya yank" ucap kelvin
dua puluh menit kemudian akhirnya mereka sampai di sebuah kafe yang menjual es krim dekat rumah mereka.
"kamu mau apa yank?" tanya kelvin
"aku mau jus alpukat sama es krim rasa alpukat mas" ucap azura yang begitu antusias
"mba, es krim alpukatnya 1, jus alpukat 1, sama cappucino lattenya 1 ya" ucap kelvin kepada pelayan kafe
"baik pak, silahkan tunggu sebentar"
"mas, kita belum dekor kamar dedek" ucap azura
"iya yank, pulang dari sini kita dekor kamar ya" ucap kelvin
"tapi kita belum beli dekorasinya mas, kemarin kan kita cuma beli bajunya aja" ucap azura
"kamu tenang aja, serahkan semua sama suami tampan mu ini" ucap kelvin menyombongkan diri
"iiiih mas"
"permisi, ini pesanan anda pak" ucap sang pelayan membawakan jus alpukat
"eeem makasih mba" ucap azura
"sama-sama bu"
tring........
"kamu dimana?" sebuah pesan masuk dari mamah meira
"di kafe mah, ngajak azura jalan"
"apa!! di kafe? istri kamu gak boleh minum kopi vin!! berapa kali mamah bilang!!"
"mah, aku tau kok. ara pesan jus alpukat sama es krim alpukat kok"
"oooh apa mamah boleh liat? mamah kangen banget sama azura"
"aishhh mamah gak kangen sama aku?"
"gak, cepet fotoin"
"saat hamil, dia makin menggemaskan mah" ucap kelvin
"hahahaa kamu benar"
"pipinya semakin cubby saja, rasanya ingin aku tarik saja setiap hari"
"hahaha jangan membuat istrimu marah vin!"
"iya mah"
"kamu kenapa? kok senyum-senyum sendiri?" tanya azura
"kamu gemesin yank" ucap kelvin
"aneh, gak nyambung" ucap azura
"hahahaha, boleh gak aku cubit pipi kamu?" tanya kelvin
"gak, kamu nyubitnya terlalu bersemangat! sakit!" ucap azura
"hahahaha iya yank"
maafkan author ya, upnya lama. soalnya bingung pikiran author lagi buntu banget. maaf ya semua......
semoga kalian gak akan bosen untuk menunggu kelanjutan ceritanya ya.........
jangan lupa like, comment and vote yang banyak ya
terima kasih banyak........
see you byeeeeeeeeπππππππππππ
__ADS_1