
Hari ini azura akan pergi keluar di antar oleh mang jo.
"mba,mobilnya udah siap" ucap mang jo
"owh iya mang ayo kita berangkat.bun,azura berangkat dulu ya bun"
"iya nak,hati-hati di jalan ya"
"iya bun,asalamuallaikum" ucap azura sambil mencium tangan bundanya
"waalikumsalam,mang jo hati-hati jangan ngebut-ngebut"
"iya bu,saya pamit" ucap mang jo
" iya"
Setelah beberapa menit kemudian
"mba,sebenarnya kita mau kemana ya? dari tadi mba azura belum memberitahukan alamatnya"
"astaghfirullah mang jo,maaf azura lupa mang"
"iya gak papa mba"
"emm mang kita ke perusahaan RW mang di jalan baper"
"owh siap mba,sebenarnya mba azura mau bertemu dengan siapa mba? sampai sepagi ini mba azura keluar rumah"
"mas kevin mang"
"mba azura,mang jo boleh tanya sesuatu gak?"
"emm boleh,emang mang jo mau tanya apa"
"sebenarnya mas kevin itu kerja apa mba?"
"mang,sebenarnya aku juga tidak tau mas kevin itu kerja apa.dari semalam keluarganya tidak ada membahas pekerjaannya mas kevin"
"lalu apakah perusahaan ini milik mas kevin?"
"hahahaha mas kevin pemilik perusahaan RW,tidak mungkin mang.aku rasa dia itu kerja sebagai pegawai biasa mang,udah mang gak usah ngomongin dia lagi"
"owh siap mba,maaf ya mba kalo saya terlalu banyak bertanya"
"santai aja mang"
Setelah beberapa menit kemudian akhirnya azura pun sampai di perusahaan RW,azura pun langsung keluar dari mobil.
"mba azura,saya tunggu di parkiran ya"
"ngga usah mang,mang jo pulang aja duluan.azura bisa pulang naik taksi kok"
"oyaudah mba,saya duluan ya mba"
"iya mang,makasih udah nganterin azura"
"sama-sama mba,permisi ya mba"
"iya mang,hati-hati"
azura pun masuk ke dalam perusahaan RW
Azura pov
aku pun mulai masuk ke dalam perusahaan RW,aku pun menuju kemeja receptionist
"selamat siang mba,ada yang bisa saya bantu" ucap mba-mba receptionist
"siang mba,mba apa saya boleh bertemu dengan kevin?"
"kevin....kevin siapa ya mba?"
"kevin pegawai disini mba"
"owhh apa yang mba maksud pak kevin rachmad"
"aah ya betul mba"
"apa saya boleh tau mba ini sudah punya janji dengan pak kevin?"
"sudah mba"
"boleh saya lihat buktinya"
"emm kemaren kami janjian di rumah saya mba"
"maaf sebelumnya mba,jika ingin bertemu dengan pak kevin harus ada janji terlebih dahulu mba"
"tapi mba,saya tidak berbohong.kami semalam sudah ada janji,mas kevin menyuruh saya datang ke kantornya"
"iya mba,tapi kami tidak bisa memberikan izin kepada sembarang orang mba"
"aish hanya bertemu dengan pegawai saja harus ada janji segala,seperti pemilik perusahaan saja harus ada janji terlebih dahulu" gerutuku
"ada apa ini ribut-ribut?" ucap seorang wanita cantik bak model sambil membawa beberapa laporan
"maaf bu silvi,wanita ini memaksa ingin bertemu dengan pak kelvin dan wanita ini tidak ada janji terlebih dahulu"
"kalo boleh saya tau,siapa nama anda?" ucap wanita cantik tersebut
"kenalkan saya azura mba"
"owhh anda ini tunangannya pak kelvin ya"
"hah...emmm iya mba"
"hei kalian semua perhatian,saya ingin memberitahukan kepada kalian semua bahwa wanita di samping saya ini adalah tunangan pak kevin.jadi saya harap kalian semua harus jaga sikap kalian" ucap wanita tersebut yang bernama silvi
"selamat siang bu"
"selamat siang bu kevin" ucap para pegawai di sini
"mari bu kevin,saya antar ke ruangan pak kevin.oiya perkenalkan bu,nama saya silvi anita saya adalah sekretaris pak kevin.senang bertemu dengan bu kevin"
"ohh perkenalkan nama saya azura"
"saya sudah tau bu,pak kevin tadi pagi cerita ke saya.silahkan ikuti saya bu"
"ah iya"
"mba silvi,saya boleh bertanya sesuatu?"
"tentu saja boleh bu,ibu mau bertanya tentang apa?"
"sebenarnya mas kevin itu kerja di bagian apa sih? mengapa mas kevin memiliki ruangan khusus?"
"hahaha bu kevin ini lucu sekali ya,masa calon suami sendiri gak tau pekerjaannya sih"
"hehehe iya saya memang tidak tau mba"
"hahaha pak kelvin itu adalah wakil direktur di perusahaan RW bu"
"apa...... wakil direktur"
"iya bu,ibu kenapa kaget seperti itu?"
"aku baru tau kalo mas kevin adalah wakil direktur"
ting...... suara pintu lift terbuka
"silahkan ikuti saya bu" aku pun mengangguk dan mengikuti silvi
toktok....toktok.....
"iya masuk" ucap seorang lelaki di dalam
"permisi pak,saya mengantarkan bu kelvin"
"oiya suruh dia masuk"
"bu,mari silahkan masuk.pak saya tinggal mengurus keperluan meeting"
"iya silahkan"
setelah silvi keluar,aku pun mulai duduk di hadapan mas kelvin.
Author pov
"wahhh belum menjadi istriku saja anda sudah di panggil "bu kevin" apakah anda suka cantik?"
"diam anda,saya juga sebenarnya ogah di panggil dengan sebutan "bu kevin".rasanya telinga saya sakit sekali"
"hahaha anda ini lucu sekali,anda tidak bisa berbohong dengan saya.kelihatan sekali dari wajah anda kalo anda sangat senang di panggil dengan sebutan "bu kelvin" benarkan apa kata saya"
"baiklah kalau itu yang anda pikirkan,saya akan pamit pulang saja"
"hei apakah anda marah? apakah anda tidak ingin mendengarkan saya?"
"sebenarnya saya tadi kesini ingin mendengar tentang perjanjian yang anda maksud kemaren,tapi anda sudah membuat saya kesal.saya tidak ingin mendengarkannya lagi" ucap azura yang mulai bangkit dari duduknya.
melihat itu kelvin pun langsung mengejar azura dan menahan pintu yang hampir azura buka.azura pun terkejut dan langsung membalik tubuhnya,betapa terkejutnya dia bahwa tubuh kelvin sangat dekat dengan tubuhnya.hingga tidak ada jarak lagi di antara mereka.
"wangi sekali tubuh wanita ini" batin kelvin yang semakin mendekatkan wajahnya ke wajah azura
"ya Allah,apa yang di lakukan pria ini.selamatkan azura ya Allah" batin azura yang mulai merasa takut.
__ADS_1
semakin dekat,semakin dekat dan tak terasa jarak mereka tingal beberapa inchi lagi.kelvin pun mulai tersadar akan kelakuannya langsung berbisik
"hei cantik,pasti kau sedang berpikir aku ingin menciummu kan?" ucap kelvin dengan smirk di wajahnya dan mulai menjauhkan wajahnya,
azura pun membuka matanya.
"hei,apa anda mulai gila.jika anda macam-macam dengan saya,saya tidak akan mengampuni anda seumur hidup saya" ucap azura dengan wajah marah
"hahaha tenang saja nyonya,saya tidak akan melakukan apa pun.mari kita bicarakan masalah perjanjian kita"
"emm baiklah,sebenarnya perjanjian apa yang ingin anda katakan?"
"jadi begini,kita berduakan sama-sama tidak mencintai"
"lalu?"
"bagaimana kita buat perjanjian,yang boleh di lakukan dan yang tidak boleh di lakukan.apakah anda setuju dengan ide saya?" ucap kelvin yang sedang mengeluarkan kertas dan pulpen.
"emmm baiklah,lalu saya harus apa?"
"anda hanya perlu mencatat beberapa hal yang boleh saya lakukan dan tidak boleh saya lakukan"
"ohhh begitu saja,gampang sekali.lalu anda?"
"saya ada meeting beberapa menit lagi,setelah saya selesai meeting anda harus sudah selesai.apakah anda paham!!"
"ya saya paham"
"bagus"
toktok...toktok
"ya masuk"
"pak,semua persiapan untuk meeting sudah lengkap"
"oke baiklah.sayang aku tinggal meeting dulu ya" ucap kelvin sambil mengedipkan sebelah matanya
"iya sayang,jangan lama-lama ya"ucap azura sambil menjulurkan lidahnya
setelah beberapa menit akhir azura pun selesai,azura pun mulai merasa bosan berada di dalam ruangan kelvin.azura berniat untuk melihat isi di dalam ruangan kelvin.
"wahhh besar juga ruangannya,ruangan apa itu?"
azura pun berjalan untuk melihat isi ruangan tersebut,setelah membuka ruangan tersebut azura pun terkejut.karna isi ruangan tersebut adalah sebuah tempat tidur yang tidak terlalu lebar dan ada dua buah lemari yang berisikan pakaian kerja kelvin.
"wahhh empuk sekali,untuk apa dia membuat ruangan seperti ini? apakah dia tidak punya rumah?"
karna lelah azura pun tertidur dan tak terasa waktu menunjukkan jam 12siang namun azura masih belum bangun juga.
"meeting selesai,saya permisi dulu semuanya" ucap seorang lelaki yang mulai meninggalkan ruangan
"silvi,bagaimana dengan azura.apakah dia masih ada di ruanganku?"
"bu azura tertidur di ruangan anda pak,saya rasa bu azura kelelahan"
"owhh baiklah kalau begitu,tolong belikan saya dan azura makan siang.bawakan ke ruangan saya ya"
"baik pak,kalo begitu saya tinggal dulu"
"ya"
setelah itu kelvin pun mulai masuk ke dalam ruangannya,namun dia tidak menemukan azura.
"dimana wanita itu? silvi bilang di ruanganku? atau jangan-jangan dia masuk kedalam....."
kelvin pun bergegas membuka pintu ruangannya dan kelvin pun terkejut melihat azura tidur nyenyak diatas kasurnya.
"dasar gadis aneh,berani sekali dia naik ke atas kasurku.tapi kalo dia diam seperti ini cantik juga,astaga kelvin sadar lah.kau tidak boleh terpesona dengan wanita menyebalkan ini" ucap kelvin sambil menepuk-nepuk pipinya
"hei wanita aneh,bangun lah enak sekali kau tidur di kasurku.cepat bangun!!"
"hei kau siapa? mengapa kau masuk ke dalam kamarku?" ucap azura yang masih belum terkumpul nyawanya
"haha apa kau katakan,kamarmu? hei bangun lihat ini kamar siapa?"
azura pun bangun dan dia terkejut mengapa dia sampai ada di sini?
"hei apa yang anda lakukan? mengapa saya ada disini? ucap azura yang mulai sadar
"apa anda tidak ingat,anda kesini untuk membuat perjanjian.tapi mengapa anda malah tidur?"
"owwh perjanjian itu,saya sudah menyelesaikan masalah perjanjian itu.saya tertidur karna merasa bosan saja"
"keluarlah anda dari kamar saya"
"iyaiya saya tau,saya juga tidak ingin lama-lama ada disini.baiklah saya pamit pulang dulu,untuk surat perjanjiannya ada di atas meja anda" saat azura ingin pergi,tangannya ditahan oleh kelvin
"hei saya belum melihat perjanjian anda dan anda juga belum melihat perjanjian saya.masih ada beberapa proses yang harus anda lakukan"
"tenang saja,saya sudah menghubungi ayahmu jika hari ini anda bersama saya.mari kita keluar"
"emm baiklah"
saat mereka keluar,banyak makanan terletak di atas meja.
"wahhh banyak sekali,mba silvi ini untuk siapa?"
"owhh ini semua permintaan pak kelvin bu"
"owh benarkah yang mba silvi katakan?"
"iya,saya menyuruh silvi untuk memesan beberapa makanan" ucap kelvin
"owh baiklah kalau begitu kita makan bersama-sama saja" ucap azura yang menarik tangan silvi untuk duduk
"maaf bu kelvin,saya tidak bisa"
"mengapa tidak bisa?"
"karna saya membawa makanan sendiri"
"owh begitu,baiklah lain kali saja"
"iya bu,pak bu saya permisi keluar dulu"
"iya,makasih sil"
"sama-sama pak"
setelah beberapa menit kemudian akhirnya mereka berdua selesai makan
"baiklah saya akan memberitahu isi perjanjian saya"
"emm baca lah"
"kita akan menjadi pasangan yang harmonis di depan keluarga,jika tidak ada keluarga kita akan menjadi orang asing"ucap kelvin
"apa!!!! itu isi perjanjiannya?"
"iya,memangnya kenapa? apa anda ingin menjadi pasangan yang benar-benar harmonis?"
"ah tidak,baiklah saya akan membacakan isi perjanjian saya.
1.urus hidup kita masing-masing,jangan ikut campur kehidupan orang.
2.tidur di kamar masing-masing
3.tidak boleh mengambil kesempatan dalam kesempitan
4.anda wajib memberi saya nafkah
5.tidak melarang saya pergi kemana pun
itu isi perjanjian saya" ucap azura yang mengambil secangkir gelas
"huahhhh anda membuat saya mengantuk"
"hei anda mendengarkan saya kan?" ucap azura
"ya saya mendengarkan anda,sampai-sampai saya mengantuk mendengarnya"
"okay baiklah,sekarang kita tanda tangani perjanjian kita ini"
"emm baiklah,saya sudah menandatangani ini"
"baiklah sudah selesai semua,astaghfirullah" ucap azura terkejut
"ada apa anda berteriak?"
"apa-apaan ini"
"apa maksud anda?
"ini sudah sore ya Allah,ini semua gara-gara anda!!"
"hei apa maksud anda?"
"gara-gara saya menunggu anda lama,saya pulangnya kesorean.bagaimana ini ayah bisa marah jika aku pulang jam segini" ucap azura yang mulai takut
"anda naik apa kesini?"
"saya diantar sopir,tapi tadi saya suruh pulang"
"kalau gitu saya akan mengantar anda pulang"
__ADS_1
"apa!!ti...tidak perlu,saya bisa pulang naik taksi"
"sudah tidak usah membantah,saya paling tidak suka di bantah.lagian ayahmu tau kalau anda sedang bersama dengan saya"
"emm baiklah kalau gitu"
"mari saya antar anda pulang"
"iya"
mereka pun naik lift,setelah lift terbuka kelvin pun jalan duluan di ikuti oleh azura di belakangnya.banyak pegawai yang melihat mereka berdua.
"selamat sore pak,bu" ucap seorang pegawai
"sore" ucap azura sambil tersenyum manis
akhirnya mereka pun sampai di parkiran,kelvin masuk kedalam mobil.azura pun masuk ke dalam mobil.
"hei!!anda pikir saya ini sopir anda,pindah kedepan sekarang"
"emm baiklah" azura pun pindah ke depan
di perjalanan tidak ada pembicaraan di antara mereka berdua,tak lama kemudian suara hp berbunyi
drt...drt....drt....
"halo,ada apa sayang?"
"..........."
"oke baiklah,sebentar lagi aku akan kesana"
"..........."
"iya sayang"
tut....tut..tut...
"apakah itu pacar anda?"
"ya itu pacar saya"
"mengapa anda masih memiliki hubungan dengan dia? om rachmad bilang anda sudah tidak memiliki hubungan lagi?"
"saya berbohong kepada papah saya,mana mungkin saya meninggalkan wanita yang saya cintai.memangnya kenapa?apakah anda cemburu?"
"hahaha saya cemburu dengan anda? hal yang mustahil bagi saya"
beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah azura
"terima kasih anda sudah mengantarkan saya"
"emm sama-sama" ucap kelvin sambil membuka sabuk pengaman
"mengapa anda membuka sabuk pengaman anda?"
"saya ingin berpamitan kepada orang tua anda"
"owh begitu,baiklah silahkan masuk"
"asalamuallaikum,ayah bunda azura pulang"
"waalaikumsalam nak,eh ada nak kelvin"
"iya tante"
"masuk nak,silahkan duduk"
"iya tante,om tononya ada tante?"
"ada nak tunggu bentar ya,tante panggilkan dulu"
"bun,azura ke kamar dulu ya"
"eh azura,kamu tidak boleh kekamar dulu.temani nak kelvin sebentar,bunda mau memanggil ayahmu dulu"
"tapi bun...."
"tidak ada tapi-tapian ra"
"baik bun" azura pun duduk
"eh ada kakak tampan" ucap endra langsung mencium tangan kelvin
"hei anak kecil,apa kabar?"
"baik kakak tampan,kakak tampan ngapain kesini? mau jalan sama mba zura ya?"
"hehehe tidak,kakak baru mengantar mbamu pulang"
"owhh begitu,kakak tampan kita bermain yo"
"lain kali saja ya,soalnya kakak mau pulang"
"yaaaaa gak asik deh" ucap endra
"lain kali kakak ke sini lagi,kita main-main sepuasnya deh"
"silahkan diminum mas kelvin" ucap mbok nur
"terima kasih mbok"
"sama-sama mas"
"mbok,dimana agam?"ucap azura
"mas agam lagi les mba"
"owhh gitu,lalu endra kenapa gak les?"
"endra lagi gak enak badan mba"
"benarkah,tapi kakak rasa kau sehat"ucap kelvin yang sedang memangku endra
"iya kakak tampan hehehe"
"eh nak kelvin,apa kabar nak?"ucap ayah azura
"baik om,om apa kabar?"
"om sehat nak,ada apa nak?"
"kelvin mau pamit pulang om"
"lah kok buru-buru sekali sih?"
"iya om,kelvin ada urusan"
"oh baiklah kalau begitu,hati-hati di jalan ya nak.titip salam buat papahmu"
"iya om,kalau gitu kelvin pulang dulu ya om tante dan juga sampai jumpa endra"
"iya kakak tampan sampai jumpa lagi"
"asalamuallaikum" ucap kelvin
"waalaikum salam nak,azura antar nak kelvin keluar"
"tapi ayah..."
"tidak ada tapi-tapian,cepat azura"
"iya bun"
azura pun keluaf untuk mengantar kelvin
"wah anda calon istri yang sangat baik ya" ucap kelvin
"saya terpaksa,cepat sana pergi"
"iya sabar nyonya kelvin"
"hei apa yang anda katakan tadi?"
"tidak ada" ucap kelvin masuk kedalam mobilnya
"huh dasar laki-laki aneh" gerutu azura
setelah kepergian kelvin,azura pun masuk ke dalam kamarnya.untuk membersihkan diri dan bersiap shalat mahgrib berjamaah.
Alhamdulillah
akhirnya selesai juga😂
okay terima kasih yang sudah baca novel saya
saya mohon maaf jika ada salah perkataan dalam membuat novel
semoga para readers suka dengan karya saya🤗😊
dan juga lupa untuk komentarnya ya jika saya ada salah dalam pembuatan dan juga jangan lupa di like ya semua❤🤗
sampai bertemu di halaman-halaman berikutnya ya semua
see you🤗😘💕
__ADS_1