
"kau........... sedang apa di sini?" ucap seseorang menunjuk azura
"emmm selamat siang mba anggel, silahkan duduk mba" ucap azura menawarkan sebuah kursi
"jawab pertanyaanku, sedang apa kau di sini dengan pacarku?" ucap anggelica, ya wanita yang datang tiba-tiba tadi adalah anggelica
"kami sedang makan siang mba" ucap azura
"apa!!!! berani sekali kamu ya!!" bentak anggelica yang mulai mendekati azura
"apa yang mau kau lakukan!!!" bentak kelvin menarik tangan anggelica
"kamu kok jadi belain dia sih, yang seharusnya makan siang sama kamu kan aku" ucap anggelica
"emm mas, aku balik ke butik aja ya. gak enak sama mba anggel" ucap azura
"iya, kamu itu memang gak pantas makan di restoran kayak gini" ucap anggelica
"gak, kamu tetap di sini aja. biar anggel yang pergi" ucap kelvin
"ap-apa yang kamu bilang tadi? aku ini pacar kamu kelvin....... seharusnya yang kamu usir itu dia" ucap anggelica
"aku bilang pergi anggel!! jangan mengganggu orang lain" ucap kelvin
"apa kamu bilang tadi orang lain? aku ini pacar kamu vin....."
"security.........." teriak kelvin
"selamat siang pak"
"tolong bawa wanita ini keluar!!" ucap kelvin yang enggan menatap anggelica
"siap pak, mari nona keluar sebelum saya bertindak kasar kepada anda" ucap sang security
"apa-apaan ini kelvin......." ucap anggelica
"mulai detik ini juga kita gak ada hubungan apa-apa lagi ngel" ucap kelvin
"ap-apa maksud kamu? aku gak paham hiks....." ucap anggelica
"keluar sekarang juga" ucap kelvin
"apa salahku vin? hiks..... hiks....." ucap anggelica
"siapa roy?" ucap kelvin menatap tajam anggelica
"kenapa kau diam? kau pasti kaget kan, kenapa aku bisa tau si roy? bawa dia keluar pak" ucap kelvin
"mari nona" ucap sang security menarik paksa anggelica
"kau....... kau tunggu saja pembalasanku!! lihat saja kau!!" ucap anggelica marah dan menunjuk ke arah azura
"mas.....mas kelvin kenapa jadi jahat begitu sama mba anggel? kenapa mas mengusir mba anggel?" ucap azura mengguncang tangan kelvin
"duduk azura!! kalau kau tidak tau apa-apa itu cukup diam saja" ucap kelvin tegas
"aku bilang duduk!!" ucap kelvin menatap azura tajam
"iy-iya mas" ucap azura patuh dan mulai duduk
"permisi, ini pesanan anda tuan dan nyonya" ucap pelayan membawakan pesanan azura dan kelvin
"emmm, cepat di makan ra"
"iya mas"
saat mereka makan tidak ada yang berani berbicara duluan, hanya ada suara sendok yang mengenai piring. hampir empat puluh menit berlalu, namun kelvin belum kunjung selesai menghabiskan makanannya.
"mas.... apa belum selesai?" tanya azura memberanikan diri untuk berbicara
"belum"
"ooh, apa masih lama mas?" tanya azura
"kau sangat-sangat berisik"
"aku harus kembali ke butik mas"
__ADS_1
"diam!! ada yang ingin aku bicarakan" ucap kelvin
"emm bicara apa mas?"
"minggu depan klienku mengundang kita untuk menghadiri acaranya" ucap kelvin sambil menghabiskan saladnya
"kita berdua mas?" tanya azura
"iya kita berdua, lalu dengan siapa lagi"
"kenapa mas gak ajak mba anggel aja?"
"yang di undang itu aku dan kamu ra" ucap kelvin
"emmm begitu ya"
"dan mulai besok jangan pulang ke rumah malam-malam, aku tidak suka" ucap kelvin
"gak bisa gitu dong mas"
"apa azura!! aku tidak suka di bantah azura" ucap kelvin menatap tajam ke azura
"pesanan butik kami banyak mas....." ucap azura
"oke baik, aku beri waktu tiga hari. dalam tiga hari harus sudah selesai semua" ucap kelvin
"mana bisa tiga hari selesai mas....."
"itu urusan mu azura, aku tidak mau jika nanti pertemuan klien dan mengajakmu tapi kamu sendiri dalam keadaan mata panda dan kusam seperti tak pernah di urus saja. membuat aku malu saja" ucap kelvin
"emmm baiklah" ucap azura
"aku juga mau minta maaf, atas perlakuan ku tadi malam" ucap kelvin
"ara mohon jangan di ulangi lagi mas, ara sangat takut" ucap azura menunduk
"maaf, aku tidak sengaja" ucap kelvin
"dan jangan terlalu banyak minum, itu tidak baik untuk kesehatan" ucap azura
"emmm ara cuma kasih tau saja"
"ayo cepat, aku mau pulang" ucap kelvin meninggalkan azura
"aishhh kenapa aku jadi patuh sekali dengan ucapannya? apa-apaan ini" batin kelvin yang bingung dengan perasaannya
"ternyata mas kelvin bisa minta maaf juga ya hahaha, lucu juga ngeliat muka dia yang ngerasa bersalah" batin azura sambil senyum-senyum sendiri
"heyyy kau....... kenapa kau senyum-senyum sendiri?" tanya kelvin saat sampai di depan mobil
"ak-aku senyum-senyum sendiri? apa benar?"
"apa kau sudah gila?" tanya kelvin membuka pintu mobil
"aishhhh ketahuan kan" gumam azura
tintintin.............
"apa kau mau aku tinggal?!!" bentak kelvin di dalam mobil
"aaaa iya tunggu......." ucap azura berlari memasuki mobil kelvin dan empat puluh menit kemudian mereka sampai di depan butik azura
"cepat turun!!"
"iya sabar" ucap azura
"oiya jika kau melihat mika, suruh dia pulang naik taksi saja" ucap kelvin
"apa mas kelvin tidak mau menunggu?" tanya azura
"aku tidak suka menunggu cewe belanja"
"tapi menemani pacarnya berkeliling mall dia mau" gumam azura yang masih bisa di dengar oleh kelvin
"kau bicara apa tadi?!!" ucap kelvin
"aaaa tidak ada, aku tadi sedang bernyanyi" ucap azura
__ADS_1
"cepat turun!!!"
"iya-iya....... menyebalkan sekali" ucap azura menutup pintu mobil kelvin dengan kencang
"heyyyyy kau bisa merusak pintu mobilku!!" bentak kelvin
"alah hanya pintu mobil saja, apa kau tidak mampu menggantinya? dasar payah byeeeee" ucap azura berlari meninggalkan seorang singa yang mulai bangun
"awas kau azura...........!!!!" bentak kelvin dan mulai meninggalkan butik azura
"bu, tadi saya menyuruh adik ipar ibu untuk menunggu di dalam ruangan ibu" ucap maria
"oiya terima kasih ya mar, apa mika sudah makan siang?" tanya azura
"sudah bu, tadi saya pesankan makan siang untuk nona mika" ucap maria
"emmm terima kasih banyak ya mar" ucap azura memeluk maria
"hehehe sama-sama bu"
"kalau gitu saya ke ruangan dulu ya. oiya mar, apa belum selesai juga pesanan nona lusi?" tanya azura
"sudah bu, pesanan nona lusi sudah bisa di ambil bu" ucap maria
"alhamdulillah, ya sudah kalau begitu saya ke ruangan dulu" ucap azura
"hoammm..... kak kelvin sama kak ara mana sih? lama banget, aku ngantuk banget lagi" ucap mikaila menguap karna menahan ngantuk dan lelah setelah memilih beberapa baju di butik azura
"asalamuallaikum" ucap azura
"waalaikumsalam, kakak......... lama banget, dari mana aja sih?"
"maaf ya, mas kelvin tadi makannya lama banget" ucap azura mendekati mikaila
"sekarang kak kelvinnya mana kak?" tanya mikaila
"hehehe mas kelvin udah pulang mik, katanya kamu di suruh naik taksi" ucap azura menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"astaga......... aku menunggu kalian dari tadi sampai mengantuk, tapi apa-apaan ini aku di suruh naik taksi? untuk apa aku menunggu" ucap mikaila
"apa mika mau kakak antar saja?" tanya azura
"aishhh pasti kakak pulang sore kan? aku sudah tidak tahan lagi dengan rasa kantuk ku ini kak hoammm" ucap mikaila
"emmmm sepertinya kita bisa pulang sekarang" ucap azura melirik jam tangannya
"benarkah kak, yessss ayo kak kita pulang. mika sudah ngantuk"
"iya tunggu bentar ya, kakak mau keluar sebentar" ucap azura
"oke kak, jangan lama-lama ya kak"
"iya" ucap azura, setelah sepuluh menit kemudian azura kembali lagi ke ruangannya
"mika......mika ayo bangun, kita pulang yo. nanti di jalan kamu lanjutin aja tidurnya" ucap azura berusaha membangunkan mikaila
"emmm kakak lama sekali, aku sampai ke tiduran" ucap mikaila
"maaf, kakak juga harus menutup butik kan"
"oooh jadi butik kakak tutup juga ya"
"iya, kalo hari minggu lebih cepat tutupnya"
"ya udah yo kak kita pulang" ucap mikaila menarik lengan azura
"iya ayo" ucap azura mengusap-usap kepala mikaila
Alhamdulillah akhirnya selesai juga
jangan lupa like and commentnya ya
maaf jika author upnya sedikit, karna lagi sibuk ulangan selama dua minggu ini. jadi mohon maaf semuanya kalau bikin kecewa karna upnya sedikit πππ
terima kasih juga selalu setia menunggu kelanjutan ceritanyaπππ
see you byeeeeeeeππππππππ
__ADS_1