Perjodohan Yang Membuatku Jatuh Cinta

Perjodohan Yang Membuatku Jatuh Cinta
Berkunjung


__ADS_3

"dek,mamah dimana?" ucap kevin baru bangun tidur


"ada dikamar kak,emang kenapa kak?" ucap mikaila


"kemaren mamah nyuruh kakak nemenin ke toko bahan kue,emang mau ada acara apa sih?"


"owhh itu loh kak,hari ini mamah ngajakin kakak ipar bikin kue di rumah kita.aku seneng banget akhirnya kakak ipar mau datang kerumah" ucap mikaila


"owhhh azura mau kerumah"


"ehh anak mamah udah pada bangun ternyata.kevin hari ini kamu temenin mamah loh ya,oiya dimana azura ya kok belum datang sih" ucap mamah kevin sambil melihat jam tangannya


"mah,ini masih jam tujuh mah.mungkin azura masih dirumahnya" ucap kevin sambil menyantap sarapannya


"emm iya juga sih,yaudah mikaila kamu ikut kan?"


"iya dong mah" ucap mikaila bersemangat


"kamu belum pada mandi nak?" ucap mamah kevin kepada kedua anaknya


"hehehe belum mah" ucap keduanya


"astaga kalian in...." ucap mamah kelvin terputus


"asalamuallaikum" ucap seseorang


"waalaikumsalam masuk sayang" ucap mamah kevin


"astaga kakak ipar datang,aku belum mandi lagi" ucap mikaila dan langsung berlari kekamarnya


"mah,apa kabar?" ucap azura sambil mencium tangan calon mertuanya


"mamah baik nak,ya ampun kamu tambah cantik aja nak"


"hehehe makasih mah,mamah juga tambah cantik aja"


"oiya kamu udah makan nak?" tanya mamah kevin ke azura


"sudah mah,azura sudah makan dirumah"


"oke kalo gitu kamu duduk dulu nak.kevin kamu belum selesai juga nak? apa kamu gak malu sama calon istrimu? cepat mandi kevin!!"


"iya mamah,ini bentar lagi sarapannya hanpir habis"


"terserah kamu saja nak.oiya sayang mana cincin dan perhiasan kamu?"


"oiya hampir lupa mah,ini cincin dan perhiasannya mah" ucap azura yang mengeluarkan cincin dan perhiasannya dari sebuah tas


"sayang,ini bagus sekali cincinnya.astaga kamu pintar sekali memilihnya nak"


"hehehe iya mah makasih"


"oiya mana perhiasannya tadi?"


"ini mah"


"apa ini nak,kok cuma satu kotak aja sih? kan mamah suruh beli perhiasan yang banyak"


"emmm kata mas kevin terserah azura aja mah,jadi azura cuma pilih satu" ucap azura


"kevin!!!!"


"apa sih mah,gak usah teriak-teriak juga"


"kamu kenapa gak bilang sama azura kalo mamah suruh cari perhiasan yang banyak" ucap mamah kevin yang mulai marah


"kevin ngga ingat mah"


"astaghfirullah azura!!apa-apaan ini?" ucap mamah kevin terkejut saat membuka kotak perhiasan


"ada apa mah?" ucap azura bingung


"kamu kenapa beli kalung yang biasa seperti ini nak?"


"mah,maksud mamah biasa gimana mah?" ucap azura


"nak,kamu kenapa memilih perhiasan yang biasa seperti dan juga kenapa yang kamu beli cuma kalung nak?"


"mah,sebenarnya azura suka kalung yang seperti ini mah.menurut azura kalung seperti ini bisa azura terlihat sederhana dan elegant,kalung ini juga bisa di pakai setiap hari mah,azura ngga mau beli kalung yang berlebihan karna azura yakin pasti itu jarang azura pakai.kalau kalung seperti ini kan azura dapat memakainya setiap saat.mamah gak suka ya mah? kalo mamah gak suka,besok azura bilikin ke toko perhiasannya lagi aja mah.nanti azura pilih yang lain aja" ucap azura yang merasa sangat bersalah


"astaga nak,mamah sebenarnya keberatan kalau kamu cuma beli kalung seperti ini.tapi jika kamu lebih suka kalung seperti ini gak papa kok nak,toh kalung nantinya juga yang pakai kamu bukan mamah.dan kamu kevin,kamu ini tidak becus mengurus hal seperri ini"


"kenapa jadi aku mah?" ucap kevin


"kamu itu seharusnya bilang ke azura untuk beli perhiasan yang agak banyak atau jangan-jangan kamu ya yang nyuruh azura cuma beli satu? jawab kevin"


"mah,sebenarnya kevin tidak suka di suruh nemenin beli perhiasan seperti itu.jadi kevin bilang ke azura pilih sesuka hati dia aja" ucap kevin


"eemm sebenarnya kalung ini juga cantik,setelah menikah langsung kamu pakai aja ya nak"


"iya mah,maaf ya mah azura mengecewakan mamah" ucap azura


"iya gak papa,mamah gak kecewa kok.mamah malah seneng lagi"


"mah,eh kakak ipar wihhh cantik banget kalungnya" ucap mikaila yang sudah rapi


"kamu suka?" ucap azura


"suka banget kakak ipar"


"nanti kita beli ya" ucap azura

__ADS_1


"benarkah?"


"iya mikaila"


"oke,aku tanggih ya nanti"


"iya tenang saja"


"ayo kita berangkat" ucap kevin yang sudah rapi


"sana kau siap kan dulu mobilnya" ucap mamah kevin


"siap bosss" ucap kevin


mereka pun bersiap dan mulai keluar rumah,tak lama kemudian mereka masuk kedalam mobil.azura dan kevin duduk di depan,karna mamah kevin memaksa azura untuk duduk berdua di depan bersama kevin.


beberapa menit kemudian mereka pun sampai ditoko bahan kue,mereka semua pun turun dari mobil.


"ayo nak azura,kita belanja bahan kuenya.mamah gak sabar mau bikin sama kamu" ucap mamah kevin


"iya mah,kalau boleh tau nanti kita mau bikin kue apa mah?"


"mamah mau bikin brownies coklat keju nak,apa kamu suka rasa itu?"


"hehehe iya mah,azura suka rasa coklat"


"oke kalo gitu"


"wahhh mamah melupakan kita kak" ucap mikaila berjalan bersama dibelakang dengan kakaknya


"emm mamah memang begitu" ucap kevin seadanya


"aku suka melihat mamah sebahagia itu,sebelumnya mamah belum pernah sebahagia itu yakan kak"


"iya benar"


"semoga nanti pernikahan kalian awet ya kak sampe opa oma" ucap mikaila dan langsung meninggalkan kakaknya


setelah satu jam berbelanja akhirnya mereka pun selesai,mereka semua pun langsung balik kemobil.


"ya allah panas sekali" ucap mikaila


"mamah kalo belanja lama banget" protes kevin


"mamah itu lama karna banyak yang mamah pilih"


"yasudah sekarang kita langsung pulang kan?" ucap kevin


"iya kita langsung pulang aja nak,mamah udah capek banget"


"yasudah kalo gitu pasang sabuk pengamannya semua" ucap kevin lalu dia pun menjalankan mobilnya


"iya kakak mau kuliah" ucap azura


"kamu kapan kuliah nak? kenapa mamah gak tau?" ucap mamah


"rencananya empat bulan lagi mah" ucap azura


"owhh benarkah,kau mau mengambil jurusan apa nak?"


"azura juga masih bingung mah,azura belum membicarakan ini sama ayah"


"semoga sukses ya kakak ipar" ucap mikaila


"amin,makasih mikaila" ucap azura


tak terasa mereka semua pun hampir sampai,setelah kevin memarkirkan mobilnya di dalam garasi,semuanya pun turun membawa belanjaan mereka tadi.setelah semua belanjaan di letakkan di dapur,mereka duduk di ruang keluarga untuk meregangkan otot-otot mereka.setelah beberapa menit kemudian,azura dan mamah kevin pun mulai membuat adonan brownies.


"azura,kamu tadi sudah minta izinkan sama bunda dan ayah kamu kalau kamu bikin kue dirumah mamah?"


"iya mah,mamah tenang aja azura sudah minta izin kok sama ayah dan bunda"


"oke deh kalau gitu"


ting.......


"wahhh kue kita sudah jadi nak"


"mamahhhh harum sekali aromanya" ucap mikaila


"iya sayang,sini kuenya udah jadi sayang" ucap mamah


"dimana kak kevin nak?" ucap mamah bertanya kepada mikaila


"kak kevin ada dikamarnya mah"


"kalau begitu,azura tolong panggilkan kevin ya nak.kamarnya kevin ada di atas dan pintu kamarnya berwarna coklat tua ya nak"


"iy...iya mah" ucap azura


setelah menaiki tangga,azura merasa bingung.dimanakah kamar kevin? karna diatas terdapat empat pintu kamar.saat berjalan azura melihat sebuah pintu berwarna coklat tua,azura pun mengetok pintu tersebut.


toktok.....toktok......toktok......


"mas kevin,kata mamah disuruh kebawah mas.kuenya sudah jadi"


toktok...toktok....toktok......


"mas kevin,apa kau mendengarkan ku?" ucap azura yang dari tadi tidak ada balasan dari si pemilik kamar.akhirnya azura pun memutuskan untuk masuk kedalam kamar kevin.


"mas kevin,kau dimana mas?" ucap azura yang tidak menemukan keberadaan kevin

__ADS_1


"ada apa kau mencariku dan siapa yang menyuruh kau masuk kedalam kamarku" ucap kevin yang membuat azura terkejut.saat membalik badannya betapa terkejutnya azura yang melihat kevin hanya menggunakan handuk yang hanya menutupi bagian bawahnya,sekarang menampakkan dada bidangnya dan juga perut yang berbentuk seperti roti sobek.


"emm maaf mas kevin,ta..tadi mamah nyuruh aku buat panggil kau.saat aku panggil-panggil,tidak ada jawaban makanya aku masuk ke kamarmu.kalau gitu aku keluar dulu" ucap azura dengan muka yang sangat malu karna melihat tubuh kevin.


setelah beberapa jam menghabiskan waktu dirumah kevin,tak terasa waktu menunjukkan jam lima sore.azura pun pamit pulang


"mah pah,azura pamit pulang dulu.nanti azura main kesini lagi" ucap azura


"iya nak,oiya acara pernikahan kalian tinggal satu minggu lagi ya nak.kamu harus jaga kondisimu ya sayang,istirahat yang cukup jangan tidur malam-malam dan ini kue untuk ayah sama bundamu nak" ucap mamah


"iya mah makasih banyak ya mah,kalau gitu azura pulang dulu mah pah.asalamuallaikum" ucap azura sambil mencium tangan mamah dan papahnya kevin


"waalaikumsalam"


"waalaikumsalam hati-hati bawa kendaraannya ya nak"


"iya mah"


setelah satu jam perjalanan,akhirnya azura pun sampai rumah.


"mang,tolong bawa kendaraan zura kedalam ya mang"


"iya mba"


"makasih ya mang,ini kuncinya"


"sama-sama mba"


"asalamuallaikum,ayah bunda azura pulang"


"waalaikumsalam nak,kamu sudah pulang nak"


"iya bun,oiya bun ini ada kue brownies buatan mamah sama azura tadi"


"wahhh enak nih,boleh minta gak mba?" ucap endra


"eits,kamu pasti belum mandikan"ucap azura


"iya mba" ucap endra cengengesan


"kalo gitu kalian mandi dulu,setelah mahgrib baru kita makan kuenya" ucap bunda sari


"oke siap bunda"ucap endra


"ayah mana bun?" ucap agam


"ayah kamu lagi piket nak,bagaimana lesnya tadi?"


"alhamdulillah lancar bun,kalau gitu agam mandi dulu ya bun"


"iya nak"


setelah selesai shalat mahgrib azura,bunda sari,endra dan agam duduk diruang tv sambil menyantap kue browniesnya,dan tak teraksa juga waktu sudah menunjukkan jam sembilan malam.


"anak-anak bunda,sekarang waktunya kalian tidur ya nak"


"iya bun,agam ke kamar duluan ya bun.selamat malam semua" ucap agam


"malam gam" ucap azura


"endra,kamu gak dengar apa kata bunda tadi?"


"iya bun,ini endra mau berdiri.selamat malam bunda dan mba azura"


"selamat malam sayang" ucap bunda


"selamat malam bayi kecil" ucap azura


"azura,sebentar lagi adalah hari pernikahanmu nak"


"iya bun azura tau"


"tolong jaga dirimu baik-baik nak dan jadilah istri yang patuh kepada suamimu ya nak"


"iya bun" ucap azura sambil memeluk bundanya


"bun,azura sangat takut sekali"


"kamu takut apa nak?"


"azura takut jauh-jauh dari bunda,sebenarnya azura mau tinggal bersama bunda saja setelah menikah nanti" ucap azura yang mulai menangis


"nak dengarkan bunda,kamu akan menjadi seorang istri dan kamu pasti akan berpisah dengan ayah dan bundamu karna kamu harus mengikuti suamimu.kamu harus patuh dan mengikuti semua perintah suamimu nak,karna nanti setelah menikah kamu adalah tanggung jawabnya suamimu.jika kamu merindukan kami,kamu tinggal datang saja kerumah nak asalkan sepengetahuan suamimu"


"bun,maafin azura ya bun kalo selama ini azura selalu menyusahkan bunda dan ayah"


"sttt kamu nggak boleh ngomong kalau kamu itu menyusahkan bunda dan ayah,kamu itu adalah anak bunda dan ayah tentu saja kamu itu adalah tanggung jawab kami berdua.sudah sana kamu tidur dan jangan malam-malam tidurnya ya ra"


"iya bun,selamat malam bunda" ucap azura sambil mencium pipi bundanya


"selamat malam anak bunda"


setelah itu rumah keluarga tono kembali sunyi,karna penghuni rumah tersebut sudah terlelap didalam mimpi mereka masing-masing🤗.


Alhamdulillah akhirnya selesai juga🤗


Terima kasih para readers yang sudah membaca novel saya,saya harap para readers semua tidak bosan dan bisa menunggu halaman-halaman berikutnya😊😘


untuk para readers jangan lupa berikan komentar kalian yang membangun dan juga likenya ya❤🤗


see you😘💕

__ADS_1


__ADS_2