Perjodohan Yang Membuatku Jatuh Cinta

Perjodohan Yang Membuatku Jatuh Cinta
-


__ADS_3

"hoamm............. ternyata sudah pagi, jam berapa ini?" tanya kelvin yang baru bangun


"eeem jam tujuh, eeeh mana azura? kok gak ada di kasurnya?" ucap kelvin mencari-cari keberadaan azura


"bik......... kok rumah sepi sih?"


"maaf tuan, nyonya besar dan nyonya mertua baru saja keluar. katanya mau cari bunga dan untuk tuan besar dan tuan mertua sedang joging keluar tuan" ucap bik rasmi


"lalu di mana azura?"


"nyonya sedang berenang bersama nona mikaila dan aden endra"


"ooooh makasih bik"


"hahaha liat deh kak, si endra lucu banget...."


"iya dia emang gitu mik" ucap azura


"sini coba dra jangan jauh-jauh" ucap mikaila menarik tangan endra


"iiih biarin kakak" ucap endra


"astaga yank...... aku cariin dari tadi, ternyata kamu disini!" ucap kelvin terkejut melihat istrinya yang sedang asik berenang



"aku bosan, jadi aku ngajak mika sama endra berenang" ucap azura yang tetap asik merendam tubuhnya tanpa melihat ke arah suaminya


"kamu kenapa pake baju gitu? cepet ganti sama yang lebih tertutup!" ucap kelvin


"kenapa sih ribet banget! kalau kamu risih liat aku gini, udah sana masuk gak usah di liatin!!" ucap azura yang masih marah dengan kelvin


"kamu ngusir aku?"


"iya"


"oke baiklah" ucap kelvin, namun anehnya kelvin malah membuka bajunya



"ka-kamu mau ngapain?" tanya azura yang sedikit gugup karna melihat tubuh berotot milik kelvin


"aku? aku mau ikut kalian renang, sekalian mau berendam sama anak aku" ucap kelvin


"gak, gak bisa. sana kamu masuk aja, aku gak mau kamu gabung sama kita!" ucap azura berusaha untuk mengusir kelvin


"ini kolam renang siapa? punya ku kan? jadi ya terserah aku lah" ucap kelvin dan akhirnya ia pun melompat


"wowww om kelvin keren banget" ucap endra


"benarkah?"


"iya benar om, om dapat dari mana otot-otot seperti itu?" tanya endra yang menatap omnya kagum


"olahraga dong sayang" ucap mikaila


"mik, kakak naik duluan ya" ucap azura yang merasa terganggu dengan kehadiran kelvin


"eem kakak kan baru masuk"


"iya, tapi kayaknya udah aja deh. takut terlalu kecapean, duluan ya mik" ucap azura berlalu meninggalkan kolam renang


"ra........ tunggu ra......" teriak kelvin yang berada di dalam kolam renang


"kak, apa kakak belum minta maaf sama kakak ipar?" tanya mikaila mendekati kakaknya


"sudah mik, tapi ya gitu ara nya gak mau maafin kakak" ucap kelvin


"kak, tadi pagi aku dengar kalau kakak ipar mau ikut orang tuanya pulang" ucap mikaila


"apa!!!!"


Flashback


"bun......"


"eeeh nak, kamu sudah bangun?"


"iya bun, bunda lagi ngapain?" tanya azura


"ini loh bunda sama bu meira mau cari bunga, jadi bunda mau siap-siap"


"eeemm, bunda kapan pulang?" tanya azura


"mungkin siang ini, kenapa nak?"


"ara ikut bunda boleh gak?" tanya azura

__ADS_1


"sama nak kelvin? iya boleh kok nak"


"gak bun, cuma ara aja"


"hah kenapa nak kelvin gak di ajak?"


"kelvin sibuk sama kerjaannya mah, ara mau ikut sama bunda aja. ara sepi di sini mah, ara cuma sendirian gak ada yang nemenin ara" ucap azura menunduk


"kamu ada masalah? kamu sedang bertengkar sama suamimu?" tanya bunda sari


"gak kok bun, cuma azura ngerasa kesepian aja. ara mau beberapa hari di rumah bunda gitu, boleh ya bun?" rengek azura memeluk bundanya


"kamu ada masalah ya nak? jawab aja gak papa kok, bunda gak akan marah" ucap bunda sari


"gak ada kok bun, ara cuma ngerasa bosen aja kalo di rumah terus. jadi ara mau ikut bunda pulang biar ara gak stres, kan kalau stres kasihan cucu bunda" ucap azura


"iya nak, nanti kamu minta ijin dulu sama suami kamu ya" ucap bunda sari


"iya bun"


Flashback off


"gitu kak. kakak kenapa jadi berubah gini? apa kakak benar-benar sibuk di kantor? atau ada yang lain yang membuat kakak harus selalu meninggalkan kakak ipar?" ucap mikaila


"sudah lah jangan di bahas di sini, kakak duluan ya" ucap kelvin


"iya kak"


"tuan, ini susu hangat untuk anda tuan" ucap bik rasmi


"oiya makasih bik, apa azura juga di buatkan susu hangat?"


"sudah tuan, namun nyonya menolaknya"


"bawa sini bik, biar kelvin yang berikan" ucap kelvin


"ini tuan"



"hai...... apa aku boleh bicara sama kamu yank?" tanya kelvin yang baru masuk ke dalam kamarnya


"eeem iya, mau bicara apa?" tanya azura yang masih sibuk merapikan bajunya


"kamu mau ikut bunda?" tanya kelvin


"iya, aku mau nenangin diri aku dulu untuk beberapa hari. aku juga agak bosan di sini, aku selalu sendiri. kerjaanku hanya ke butik, dan setelah itu di rumah ya aku cuma tidur-tiduran aja. mau keluar juga aku males sendirian, dan aku ngerasa kalau di sini juga gak ada yang khawatir sama aku! cuma aku aja yang selalu khawatir sama orang, hingga aku menyiksa diriku sendiri cihh lucu sekali bukan. aku kadang berfikir, sebenarnya aku ini memiliki suami gak sih? apa aku hanya sebagai pajangan saja di rumah ini? di sini aku mendapatkan kasih sayang dari para pembantu dan lebih anehnya lagi suamiku sendiri saja beberapa bulan ini tak pernah memberikan kasih sayangnya kepada diriku! awalnya aku berfikir, apa dia kelelahan ya hingga melupakan keberadaanku di rumah ini? aku selalu berfikir seperti itu. aku pernah berfikir juga, apa cinta yang kau katakan kepadaku beberapa bulan yang lalu itu palsu? dan aku baru mendapatkan jawabannya, dan jawabannya adalah iya. aku sekarang tau, kau masih mencintai mantanmu itu kan?!! benarkan yang ku katakan?!!" ucap azura


"aku masih belum bisa memaafkanmu, kau selalu dengan gampangnya memukulku, kau juga seenaknya menuduhku yang bukan-bukan. apa kau merasa sakit yang ku rasakan setelah mendapatkan itu semua?!! tidak kan!! aku cukup lelah menghadapi sikapmu yang kasar itu!!! aku sangat-sangat lelah kelvin........... hiks..........hiks...... aku ingin sekali seperti dulu, apa lagi kita akan mempunyai seorang anak hiks......."


"ra......... aku mohon maafkan aku....... aku janji akan berubah ra....... aku gak akan kasar lagi" ucap kelvin memeluk azura


"lepaskan aku vin.......... aku tidak suka kau menyentuhku........ lepaskan vin!!!!!!" teriak azura yang dapat di dengar hingga ke ruang bawah


"astaghfirullah ada apa itu?" ucap mamah meira


"ya allah apa yang terjadi? ayo kita ke atas" ucap bunda sari dan akhirnya mereka pun naik keatas


"gak, aku gak akan melepaskanmu sampai kamu bisa tenang" ucap kelvin yang masih memeluk erat azura


"lepas vin......... hiks........ bunda........ tolong bun.........!!!" teriak azura histeris


"azura aku mohon tenangkan dirimu!!" ucap kelvin sedikit khawatir dengan keadaan azura tanpa melepaskan pelukannya


"kelvin!!!!!! apa yang kamu lakukan?!!" teriak ayah azura yang melihat kedua anaknya terduduk di lantai


"vin..... azura kenapa nak? kenapa dia nangis gitu?" tanya bunda sari mendekati kelvin dan azura


"bun, kelvin cuma mau minta maaf aja sama azura. tapi dianya malah gak mau maafin kelvin" ucap kelvin yang masih memeluk istrinya


"sebenarnya ada apa ini nak?" tanya bunda sari


"kami bertengkar bun, maafin kelvin. kelvin belum bisa menjadi suami yang baik buat azura, tapi kelvin sedang belajar untuk menjadi suami dan ayah yang baik bagi keluarga kelvin. jadi aku mohon ra, maafin aku"


"apa besan bisa keluar duluan, masalah ini biar saya saja yang akan berbicara" ucap bunda sari


"baiklah, ayo pah kita keluar" ucap mamah meira


"nak........ bunda selalu mengajarkan kepadamu, untuk menjadi anak yang suka memaafkan kesalahan orang bukan? suamimu meminta maaf kepadamu, kamu harus bisa maafkan" ucap bunda sari


"hiks...... tapi dia salah bun! azura hanya meminta waktu untuk menenangkan diri azura, azura mau ikut bunda pulang" ucap azura


"heyyyyy kamu gak boleh ninggalin suami kamu sendirian di rumah, kamu gak boleh pergi meninggalkan rumah kecuali bersama suamimu, kalian bisa bicarakan masalah ini dengan baik-baikkan? bunda tau kalian selarang sudah cukup dewasa, apa lagi sebentar lagi kan kalian bakalan menjadi oranh tua. masa iya masalah kayak gini aja kalian gak bisa omongin secara baik-baik sih" ucap bunda sari menjadi penengah di antara mereka berdua


"dan kamu juga harus ingat vin, kamu gak boleh terlaly sibuk dengan urusan kantormu saja. bunda gak nyalahin azura, azura mungkin minta sedikit waktumu untuk menemani rasa bosannya di rumah nak" ucap bunda sari


"iya bun, kelvin bakal nyelesain masalah yang ada di kantor. biar ada waktu lagi bersama azura seperti dulu" ucap kelvin

__ADS_1


"kamu juga nak, jangan terlalu emosian dan juga jangan terlalu banyak pikiran. kamu harus ingat kalau kamu sekarang sedang hamil, kalau kamu ada sesuatu yang membuat kamu gak enak itu langsung aja kamu bicarain sama suami kamu. jangan di pendam sendiri" ucap bunda sari


"bunda gak bisa bawa kamu pulang, dengan keadaan rumah tangga kamu seperti ini nak. selesaikan semuanya dengan suamimu, jangan lupa selesaiinnya jangan pakai kekerasan!" ucap bunda sari, akhirnya beliau keluar kamar meninggalkan azura dan kelvin


"ra........ apa kamu mau sesuatu?" tanya kelvin


"nggak" ucap azura


"oke baiklah, apa kamu mau nonton bioskop sama aku ra?"


"gak, aku mau di rumah aja"


"oke" ucap kelvin dan akhirnya pun dia duduk di sebelah azura


"apa yang harus aku lakukan biar kamu mau maafin aku?" tanya kelvin menatap azura yang masih menunduk


"apa kamu mau ikut bunda? kalau iya, ya sudah sana kamu ikut aja. mungkin dengan kamu ikut bunda, kamu mau maafin aku" ucap kelvin


"apa aku boleh ikut bunda?" tanya azura mengangkat kepalanya


"iya, jika kau mau ikut lah" ucap kelvin


"baiklah, aku akan ikut bunda pulang" ucap azura berdiri ingin membawa koper-kopernya


"tapi kenapa kamu bawa koper sebanyak itu?" tanya kelvin


"aku mau nginap beberapa bulan di tempat bunda" ucap azura


"oooh begitu ya, ya sudah gak papa. asal kamu harus selalu ngabarin terus keadaan kamu ya" ucap kelvin membantu azura membawakan koper-kopernya


"iya"


"ra..... tunggu" ucap kelvin menarik tangan azura


"ya?"


"apa boleh aku cium perut kamu?" tanya kelvin


"eem"


"benarkah?!!" ucap kelvin


"iya cepetan"



"hai anak papa, jagain mama ya nak. jangan membuat mama lelah selama papa gak ada muach...."


"ayo aku antar" ucap kelvin


"iya"


"bawa sini nak kopernya" ucap ayah azura


"ini yah" ucap kelvin menyerahkan koper-koper milik azura


"kamu gak ikut nak?" tanya bunda sari


"gak bun, biar azura aja" ucap kelvin


"ya sudah kami pulang dulu ya nak" ucap ayah


"iya yah, kelvin titip azura ya yah" ucap kelvin


"iya nak"


"mamah juga pulang duluan ya, cepetan di selesaiin masalah kamu" ucap mamah meira


"iya mah, hati-hati"


"bye bye kak" ucap mikaila


"byeee"


"aku berangkat dulu" ucap azura mencium tangan kelvin


"iya sayang, jaga baik-baik anak kita ya! makan yang teratur ya yank" ucap kelvin mencium kening azura


"iya"


"asalamuallaikum" ucap mereka bersamaan


"waalaikumsalam"


Yuhuuuuuu...............


jangan lupa like, comment and votenya ya........

__ADS_1


terima kasih banyak udah mau vote semuanya........


see you byeeeee...........πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


__ADS_2