Perjodohan Yang Membuatku Jatuh Cinta

Perjodohan Yang Membuatku Jatuh Cinta
-


__ADS_3

"silahkan duduk mik" ucap kelvin


"makasih tuan"


"jadi gini mik, sebentar lagi azura akan melahirkan. aku ingin menemaninya dan beberapa hari ini dia sangat manja, dia tidak mau aku tinggalkan. jadi aku minta tolong kepadamu untuk menggantikan ku di kantor untuk beberapa bulan saja" ucap kelvin


"siap tuan"


"dan jangan lupa kau harus selidiki siapa dalang di balik masalah yang ada di kantor. apa kau sudah tau siapa orangnya? apa dia sudah mengakuinya?" tanya kelvin


"saya sudah menyelidikinya tuan, seperti dugaan kita tuan. dalangnya adalah tuan Ari, namun saya masih belum banyak mengumpulkan buktinya tuan" ucap miko


"eeeemm aku sudah mengira, baiklah kau harus tetap selidik" ucap kelvin


"siap tuan"


toktoktoktok...........


"mas......"


"iya sayang, ada apa?" tanya kelvin


"mas, aku mau ke butik. mau lihat perkembangan butik mas" ucap azura


"yank, udah berapa kali aku bilang? kamu jangan kemana-mana sendirian!" ucap kelvin memperingati istrinya yang sedang hamil


"ya sama kamu mas" ucap azura


"aku masih sibuk!" ucap kelvin


"terus gimana dong mas?" tanya azura


"suruh maria datang ke sini!" ucap kelvin


"eeeemm iya bener juga" ucap azura


"hallo mar"


"iya mba, ada apa mba?"


"mar, kamu bisa ke rumah?"


"bisa mba, memangnya ada apa mba?"


"tolong bawakan berkas perkembangan butik ke rumah mba bisa?"


"iya mba bisa, ini maria ke sana ya mba"


"eeehh tunggu, kamu naik apa?"


"taksi mba"


"nanti tunggu dulu ya, biar mba suruh pak firman jemput kamu"


"gak usah mba, maria bisa naik taksi kok"


"eeemm ya sudah hati-hati di jalan ya"


"iya mba"


"nyonya, ini susunya nyonya" ucap ijah memberikan segelas susu


"eeemm letakkan di meja saja jah" ucap azura yang masih fokus menatap handphonenya


"diminum sekarang sayang" ucap kelvin yang menghampiri azura


"ya allah mas, kamu bikin kaget aja" ucap azura mengelus dadanya


"di minum sekarang, handphonenya di taro dulu ya" ucap kelvin mengambil handphone azura


"iya mas" akhirnya azura pun meminum susunya


"gimana maria jadi ke rumah?" tanya kelvin


"iya jadi mas, kayaknya sebentar lagi dia datang"


"oooh"


"selamat siang nyonya, ini pesanan anda tadi pagi sudah selesai" ucap bik rasmi


"benarkah bik? tapi ara baru minum susu, masih kenyang bik. jadi tolong di simpen aja dulu ya bik"


"baik nyonya, saya permisi dulu"


"jadi kamu tadi mau makan?" tanya kelvin


"iya mas, makanya aku suruh ijah letakkan di atas meja. habis makan baru aku minum susunya, tapi sekarang aku udah kenyang" ucap azura


"eeem ya sudah, tapi ingat nanti makan" ucap kelvin


"iya mas"


"permisi, mba"


"astaga maria kamu sudah datang" ucap azura terkejut


"iya mba, aku kangen banget sama mba" ucap maria memeluk azura

__ADS_1


"huhhh ayo duduk dulu, bik......bik......"


"iya nyonya" ucap bik rasmi


"tolong buatkan jus mangga dua sama bawakan cemilan ya bik" ucap azura


"siap nyonya"


"yank, mas masuk dulu ya" ucap kelvin


"iya mas"


"ingat jangan terlalu lelah" ucap kelvin memperingatkan azura


"iya mas....."


"mar, saya ke ruang kerja dulu" ucap kelvin kepada maria


"iya pak"


"gimana perkembangan butik mar?" tanya azura


"semuanya aman terkendali mba, gak ada masalah apa pun. cuma beberapa karyawan minta cuti, katanya rindu keluarga" ucap maria


"benarkah? berapa hari mereka cuti?" tanya azura sambil mengecek keuangan butik


"kalau tidak salah bertiga mba"


"oooh iya gak papa mar, kalau mereka mau minta cuti kasih aja mar asal bergiliran. maksimal tiga orang agar kita tidak kerepotan" ucap azura


"siap mba"


satu jam kemudian...............


"mba, kemarin aku juga baru nonton drakor mba. seru banget mba" ucap maria antusias


"benarkah? dimana kau menontonnya?" tanya azura


"di laptopku mba, kapan-kapan aku bawa laptopnya mba. biar kita bertiga bisa nonton" ucap maria yang begitu antusias


"setuju" ucap azura dan ijah


"astaga apa-apaan ini?" tanya kelvin yang melihat tingkah mereka bertiga


"tuan, biarkan saja. mungkin nyonya butuh hiburan" ucap miko


"benar juga, aku tak pernah melihat dia seantusias itu. semalam ku beri surprise kamar anak kami dia tidak begitu bahagia" ucap kelvin


"mungkin nyonya ingin mendekor sendiri tuan" ucap miko


"sebenarnya tidak tuan, namun alangkah baiknya jika tuan membicarakan itu terlebih dahulu kepada nyonya" ucap miko


"jika aku membicarakan kepadanya itu namanya bukan surprise mik" ucap kelvin


"namun tuan, hal semacam itu wanita hamil lebih senang mendekor kamar anaknya dengan tangannya sendiri. jadi jika tuan ingin memberi surprise itu ya seperti tuan memberikan tas, sepatu atau semacamnya saja tuan" ucap miko panjang lebar


"begitu ya, kamu sudah menikah mik?" tanya kelvin


"belum tuan, ada apa tuan?" tanya miko


"benarkah? tapi pengetahuanmu sangat banyak" ucap kelvin keheranan


"saya hanya melihat dari beberapa istri teman saya tuan" ucap miko menggaruk tenguknya


"kapan kau menikah mik? ya sudah, mari kita makan siang bersama" ajak kelvin


"terima kasih tuan, tapi saya tidak bisa" ucap miko


"ada apa?"


"ibu saya mengajak makan siang keluarga di rumah tuan dan saya tidak bisa menolaknya" ucap miko


"ya sudah sana cepat pulang, aku takut ibumu menunggu" ucap kelvin


"baik tuan, saya permisi pulang dulu" ucap miko


"ya makasih ya mik"


"sama-sama tuan"


"permisi nyonya saya pamit pulang duluan" ucap miko


"aaah miko kenapa buru-buru sekali? kita makan siang bersama dulu, aku sudah menyuruh bibik memasak" ucap azura


"terima kasih nyonya, namun maaf saya sudah ada janji dengan ibu saya" ucap miko menolak secara halus


"oooh ya sudah sana pulang, nanti ibumu menunggu mik. oiya tunggu bentar, kemarin aku ada buat kue tolong berikan ke ibumu ya" ucap azura bangkit dari duduknya


"terima kasih banyak nyonya, maaf jika saya merepotkan anda" ucap miko


"aaah jangan begitu, kau duduk dulu" ucap azura


"eehh selamat siang" ucap miko


"iya siang" ucap maria


"kau adiknya nyonya azura?"

__ADS_1


"bukan, saya asisten butik mba ara" ucap maria


"oooh perkenalkan aku miko, tangan kanan tuan kelvin" ucap miko mengulurkan tangannya


"eeeh saya maria" ucap maria


"kau sudah lama bekerja dengan nyonya?" tanya miko


"lumayan"


"mik, ini kuenya" ucap azura membawa sebuah kotak kue



"waaahh nyonya, terima kasih banyak nyonya. kebetulan ibu sangat senang macaron" ucap miko


"benarkah? wah jika aku membuat lagi, aku akan memberikannya kepada ibumu mik" ucap azura


"hehehe terima kasih banyak nyonya, kalau begitu saya pamit"


"ya hati-hati" ucap mereka bersamaan


"mar, ayo kita makan siang" ajak azura


"iya mba"


"mas, apa kamu sudah selesai?"


"sudah yank, ayo kita makan bersama"


"iya mas"


Malam harinya.........


"gimana perkembangan butik yank? lancar aja kan?" tanya kelvin sambil berbaring di paha azura


"alhamdulillah lancar mas" ucap azura yang masih fokus membaca sebuah buku tentang menyusui


"baca apa sih yank?" tanya kelvin


"ini mas, aku lagi baca buku menyusui" ucap azura


"ooooh, hai sayang papa kangen banget sama kamu. bentar lagi kita akan bertemu, sehat-sehat terus ya anak papa" ucap kelvin berbicara kepada calon anaknya


"iya papa" ucap azura meniru suara anak kecil


"hahahaaaaa" mereka pun tertawa bersama karna suara azura yang begitu lucu


"mas, besok ke rumah bunda yo? aku kangen banget sama kamar aku" ucap azura


"kamu mau tidur di sana?" tanya kelvin


"emangnya boleh mas?"


"iya, besok kita bakal nginep di rumah bunda" ucap kelvin


"beneran mas? asikkkk aku seneng banget mas, makasih banyak ya mas" ucap azura yang begitu kegirangan


"tapi gak gratis yank" ucap kelvin


"hah maksudnya apa mas? aku harus bayar bensinnya?" tanya azura


"iya dong, masa iya gratisan" ucap kelvin


"hehhh kamu mau kemana?" tanya kelvin yang melihat azura banglkit dari kasurnya


"mau ngambil dompet mas" ucap azura polos


"buat apa?"


"buat bayar bensin besok mas" ucap azura


"ya allah yank, bukan bayar pake uang"


"terus bayarnya pake apa mas?" tanya azura yang masih bingung


"yaaaaa mas....... turunin aku!!! kamu mau ngapain? aku takut jatuh" teriak azura yang terkejut karna kelvin tiba-tiba menggendongnya


"aku mau minta jatah yank" ucap kelvin yang membaringkan tubuh istrinya di atas kasur


"ya ampun mas, masa minta lagi? kan tadi pagi udah mas" ucap azura kesal


"tadi pagi beda dong yank, kalau yang ini buat bayar bensin aku besok yank" ucap kelvin yang masih sibuk menciumi leher azura


"ssshh...... jadi maksud kamu itu bayarnya pake ginian? huhhh..... ngomong dong mas" ucap azura


"iya udah diem, boleh kan yank?" tanya kelvin yang meminta persetujuan dari azura


"eeemm iya mas" ucap azura malu-malu


jreng.......jreng.....jreng.....


**Terima kasih banyak buat yang selalu menunggu kelanjutan cerita ini.


jangan lupa like,comment and votenya ya


see you byeeeeeπŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•**

__ADS_1


__ADS_2