Pernikahan Terakhir

Pernikahan Terakhir
Acara pertemuan


__ADS_3

“apakah anda menyukainya Tuan?”


“Saya menghiasinya dengan apa yang menjadi kesukaan Tuan Ry....” kalimat Apta Lydia terhenti belum sempat dia menyebut nama Ryan Connor karena disabet oleh Milia, memang dirinya tidak menyukai wanita itu. Pandangannya pun sinis menatap Lydia setelah menetap seluruh ruangan dengan dekor baru yang digantinya. “bagaimana kau akan tahu apa yang disukai Tuan Muda?” Milia bertanya dengan nada tinggi, ekspresinya menunjukkan bahwa dia sama sekali tidak suka. Dia berjalan mendekati Lydia dan berbicara kembali dengan nada menekan di setiap perkataannya, “dia lebih sensitif terhadap warna daripada siapapun. Beraninya kamu mendekor ulang ruangannya tanpa persetujuanku, sesuka hatimu?”


“Nona Lydia tidak sepenuhnya salah, lagi pula ini semua atas perintah ku ibu,” Ryan mencoba menengahi dengan nada tegas. “seharusnya kau mendiskusikan dahulu denganku nak,” Milia kembali menimpali sebelum mengakhiri topik dekor ruangan Ryan.


“Apakah acara sudah siap?” tanya Ryan Connor pada Apta Lydia sekaligus asistennya.


“Semua acara siap, Tuan. Ini adalah daftar tamu undangan kita siang ini,” jawab Lydia dengan senyum manisnya sambil menyodorkan tablet berisi semua kegiatan acara lengkap. “dan Tuan, ini adalah profil lengkap tamu yang diundang untuk makan siang bersamamu.”


“Dan kuharap kau memilih orang yang punya kontribusi baik untuk Connor Company. Pastikan acara makan siang ini dapat melakukan pekerjaan untuk mempromosikan keluarga Connor.” Milia menyahut dengan nada ketus.


“Ibu kau pasti lelah, beristirahatlah sekarang di kamarmu.”

__ADS_1


“Kau bekerja setelah kedatanganmu tanpa istirahat nak, lalu bagaimana ibu bisa istirahat dengan nyaman? Ibu akan merasa lega untuk memeriksa kamarmu sendiri nak. Ibu ingin memastikan semua yang kau butuhkan dalam kamar ini tetap lengkap seperti sebelumnya.” Milia memandang wajah anaknya dan tersenyum.


Apta Lydia hanya diam dan melirik kedekatan ibu dan anak itu.


...----------------...


Siang ini benar-benar lega bisa duduk kembali setelah berkutat berjam-jam diacara konferensi pagi tadi. Milia menarik nafasanya dalam sambil perlahan membuka satu persatu kancing jasnya. Matanya beredar melihat sekeliling kamarnya, matanya berhenti dan terdiam melihat bunga baru diatas mejanya.


“Nona Vera, apakah ada orang yang masuk kekamarku?” tanya Milia pada Apta pribadinya.


Milia diam tanpa respon namun matanya mensyaratkan dia sangat mendengar dengan cermat informasi yang disampaikan oleh Aptanya itu. Dirinya beranjak dari sofa melangkah menuju meja mendekati bungan piony segar itu.


“Lydia, ada apa dengan penyihir itu?” Gumam Milia sedangkan tangannya asyik membelai piony sembari matanya menoleh kearah jendela luar.

__ADS_1


...----------------...


Diluar Gerbang Mansion Connor


“Mereka lemah seperti anak kucing dan menjadi penjaga?” gumam menjengkelkan seorang pria. Beberapa orang penjaga karena ulahnya dibuat terkapar. “Aku disini untuk masuk dan melihatnya, itu saja dan kenapa aku tidak bisa masuk. Ishhh sangat menjengkelkan kalian membuatku sangat marah.” Pria tubuh gempal dengan tinggi 180cm, rambutnya panjang sebahu, sebenarnya dia tidak menyeramkan karena memiliki wajah bulat gemuk dengan hidung besar. Dia tidak cocok sama sekali memerankan tokoh jahat di film-film karena wajah imut pria gempal itu. Tapi tubuh besarnya lah yang mengerikan karena dengan mudah dia melempar beberapa penjaga.


“Sialan!!” Nada suaranya terdengar kesal sekali. Penolakan itu membuatnya melangkah pergi meninggalkan gerbang mansion keluarga Connor.


“Daftarkan dirimu segera menjadi penjaga keluarga Connor.” Pria itu berhenti matanya menangkap papan pengumuman disampingnya. “warga yang sehat, pelamar harus mempertimbangkan berat badan dibawah 130kg.” Matanya membelalak karena salah satu syarat dipapan pengumuman itu semakin membuatnya jengkel.


“Dibawah??” Matanya terbelalak, “dunia hanya menyukai mereka yang kurus! Ahhh betapa tidak adil.” Dia kembali mengumpat, langkahnya kembali berjalan berbalik meninggalkan kediaman Connor.


BRUKKKKK.....

__ADS_1


...****************...


__ADS_2