
Sementara itu di koridor, "hai Sam.. ngapain kamu sama colokan listrik?" kata salah seorang cewek. Sam dan Mery tidak menghiraukannya, tapi setiap ada mahasiswi yang lewat akan terus menghina paras Mery. "aku tunggu di tempat lain aja, kasihan kamu." kata Mery. "Mery tunggu.. kamu disini aja, aku nggak keberatan kok." kata Sam. Kemudian Elisa keluar dari ruang medikal dengan muka sedih. "kamu kenapa?" tanya Sam. "nggak ada lah, anggap aja lagi sial kasih perhatian ke orang nggak punya perasaan !!" kata Elisa kesal. "hmmmbb.. besok libur, jalan yuk, biar ilang betenya." ajak Sam. "iya." kata Elisa. "Sam, aku ke toilet dulu.." kata Elisa. "iya.." kata Sam. Setelah itu mereka pun jalan-jalan untuk mengembalikan mood Elisa. "hari ini mau naik taksi aja? panas banget ini kalo naik motor." kata Sam. "kita jalan aja, deket ini." kata Elisa. "ya udah, kamu lapar nggak? cari makan dulu yuk." kata Sam. Elisa terus memperhatikan Sam tanpa menjawab Sam. "ayo jalan deh.." kata Sam.
"enak?" tanya Sam. "enak." kata Elisa. Melihat rambut Elisa yang di kuncir dari tadi, Sam merasa kurang pas. Sam pun melepas ikat rambut Elisa. "lebih cantik begini." kata Sam. Elisa tersenyum. Mereka duduk di depan cafe Sam. "cafenya bagus ya." kata Elisa. "iya, mau beli dessert disana nggak?" kata Sam. "beli satu porsi dessert disana bisa buat beli nasi ini 10 bungkus." kata Elisa. Sam tertawa mendengarnya, karena Elisa tidak tahu kalau itu cafe Sam. Sam menggandeng tangan Elisa. "besok liburan, harus dirayain." kata Sam. "iya iya." kata Elisa. Sam mendapat pesan dari Alex.
__ADS_1
Alex : ngapain lo di depan sama Elisa? pamer?
Sam : ngumpet nyong, gue mau bawa Elisa masuk
__ADS_1
Tak lama kemudian Sam mengajak Elisa masuk. Elisa melihat menu. "Sam...nggak ada harganya !!" kata Elisa. "makanya pesen satu aja, haha..." kata Sam. "satu juga emang kuat bayar?" kata Elisa. "kamu tinggal sini cuci piring." kata Sam. "trus kamunya kemana?" kata Elisa. "tungguin kamu dong, duduk di depan sana." kata Sam. "ternyata aku di dalem bukan cuma di suruh cuci piring gimana?" kata Elisa. "ngapain lagi? cuma gak kuat bayar ice cream kok." kata Sam. "di suruh masak." kata Elisa. "mau dong di masakin sama kamu." kata Sam. "aku gak bisa masak." kata Elisa.
Sementara itu di dalam dapur, para pelayan mengintip Sam dan Elisa. "eh si bos dateng tuh." "tumben bawa cewek." "mana ceweknya?" "wah manis ya." kata para pelayan cafe. "hayo !! jangan ngerumpi, kerja !! kerja !!" kata Alex. Tak lama kemudian ice-cream pesanan mereka siap. "Elisa.. aku mau nanya.." kata Sam. "ada nggak kemungkinan kalo kamu bisa suka sama orang lain selain Beni?" lanjut Sam. Mendengar pertanyaan Sam, Elisa jadi teringat kata-kata Beni. "emb.." kata Elisa berfikir. "Ben.. maksud kamu Sam?" kata Elisa dalam hati. "ini anak kenapa dari tadi ngeliatin gitu terus.." kata Sam dalam hati. "Sam.. suka sama aku ya?" kata Elisa ragu. "hah?" kata Sam kaget. "maksudku suka seperti cowok suka sama cewek.. terus emb.. mau jadi pacar." kata Elisa. "emb.." kata Sam ragu. "aku suka Elisa sebagai temen kok, sama kayak aku suka sama Laila." kata Sam. "Hem..sudah kuduga." kata Elisa. "kenapa? Elisa suka padaku ya? maaf ya kalo jawabanku mengecewakan." kata Sam. "ih, cuma tanya, ge-er sih kamu." kata Elisa. "kenapa tiba-tiba nanya gitu?" tanya Sam. "abisnya si Ben ngomongnya nggak jelas." kata Elisa. "emangnya Beni ngomong apa?" tanya Sam panik. "ya itu.. gak jelas !!" kata Elisa. "ya udah, pulang yuk." kata Sam. "yuk." kata Elisa.
__ADS_1
Selama perjalanan, Sam teringat akan masa lalunya. "Elisa... aku dulu pernah menyukai seseorang seperti ini.. tapi dia juga menyukai orang lain sama sepertimu." kata Sam dalam hati. "walaupun aku mencoba perbaiki pertemanan kami tapi tetap saja tidak bisa... semakin lama Fiona semakin menjauh dariku." kata Sam dalam hati. Kemudian Sam memandang Elisa. "kalau saja tadi.. aku nggak mau kejadian yang sama terulang kembali." kata Sam dalam hati. "Elisa." panggil Sam. "ha?" kata Elisa. Tiba-tiba Sam memeluk Elisa. "Sam.. kamu kenapa?" tanya Elisa. "lebih baik kita berteman dari pada aku harus kehilangan kamu.." kata Sam dalam hati. "Elisa... kita kan temen.. janji ya sama-sama terus.." kata Sam. "iya janji." kata Elisa. "stand by my side." kata Sam. "ya Sam." kata Elisa. "jangan pernah berpisah." kata Sam. "ya Sam.. tapi ini kan mau pulang ke kost dan Sam pulang ke apartemen, berarti pisah dong?" kata Elisa. "nggak mau ah" kata Sam. "ya udah kamu nginep aja di depan sini sama pak satpam, besok aku keluar lagi nemuin kamu." kata Elisa. "haha.. bye Elisa." kata Sam. "bye Sam." kata Elisa. Kemudian Elisa masuk dan beristirahat. tiba-tiba Elisa teringat pada Beni. "kenapa mukamu lagi yang muncul.. tunggu.. waktu kita pertama deket..terus 4 cewek itu di tolak dengan sopan, giliran aku .. terus tadi kok..apa sih.. apa selama ini Beni sengaja jahat padaku karena Beni mau aku sama Sam?" gumam Elisa.