persahabatan dalam cinta

persahabatan dalam cinta
Tentang Serly


__ADS_3

Kemudian Elisa mendapat pesan dari Laila.


Laila : Elisa.. kata kakak kamu jadian? sama Sam?


Elisa : bukan. tadi waktu sama Beni ketemu Sharon.

__ADS_1


Laila : hah.. jadian sama Beni.. waaw..


Elisa : bukan


Laila : kata kakak kamu di peluk mesra banget !! di peluk Beni ya?

__ADS_1


Semalaman Elisa memikirkan bagaimana selama ini dia mencoba mendekati Beni. Mencoba berulang kali ngomong sama Beni tapi tak pernah bisa. Dan baru hari ini bisa sedekat itu dengan Beni. Dia pun tidak bisa tidur karena memikirkan Beni.


Pagi pun tiba, "hai.." kata Elisa senang. "morning Elisa." sapa Sam. "morning Sam." kata Elisa. "lagi seneng ya??" tanya Sam. "iya.. gak ada kuis, gak ada ujan, adanya bunga.." kata Elisa. "seneng banget ya?" tanya Sam lagi. "iya.. kenapa? ini buat Sam." kata Elisa sambil memberikan bunga d tangannya. "baru sehari deket sama Beni aja senengnya udah kayak gini." pikir Sam. "haha.. kamu kemarin mau ngomong apa?" tanya Sam. Elisa pun langsung teringat. "oh ya Sam.. kamu pas gak ada kuliah sengaja dateng buat nganterin aku pulang ya?" tanya Elisa. "hah? iya, emang kenapa?" kata Sam. " Sam gak usah gitu ya lain kali." kata Elisa. "kenapa? Elisa gak suka ya?" tanya Sam. "eh.. bukan.. aku gak mau ngerepotin, maaf Sam.. karena kemaren aku yang minta, aku jadi gak enak." kata Elisa merasa bersalah. "nggak ngerepotin kok." kata Sam. "aku seneng.. eh.. maksudnya kalau di rumah aku bosen, yang lain gak mau aku anterin pulang, tapi kalau Elisa gak mau juga gak papa kok." kata Sam. Sam berharap Elisa berkata mau. Elisa pun jadi terharu. "kamu kasian banget sih.." kata Elisa sambil mencubit pipi Sam. "lepas.." kata Sam. "aku mau di anterin kok, kalo gak ngerepotin loh.." kata Elisa. "iya.." kata Sam senang. "thanks ya Sam. Laila mana ya?" kata Elisa. "udah sampe dari tadi katanya, lagi nunggu di kelas, yuk !!" kata Sam sambil menggandeng tangan Elisa.


Laila yang menunggu Elisa dan Sam dari tadi, mulai tidak sabar. Ketika akan menghampiri mereka, tiba-tiba Beni datang. "Beni Beni Beni.. kamu sama Elisa jadian ya?!! kapan? kok bisa? gimana ceritanya? kok diem aja sih? Beni !!" kata Laila tanpa henti. "gimana mau jawab? kamu ngomong gak pake titik koma gitu !!" kata Beni. "maaf La, aku gak jadian sama Elisa. kemarin cuma.." kata-kata Beni terhenti oleh ocehan Laila. "aku seneng !! abis Elisa sudah lama suka sama Beni." kata Laila. "apa??" kata Beni kaget. "hah?" Laila baru sadar apa yang d katakannya. "aduh !! lupakan lupakan !! anggep gak ngomong, salah, maaf Elisa, aduh !!" kata Laila panik. "aku gak mungkin dengan Elisa." kata Beni. Elisa yang tanpa sengaja mendengar percakapan mereka pun terkejut. "Elisa.." kata Laila. Elisa yang merasa malu pun langsung meninggalkan tempat itu. "Elisa, tunggu.." kata Sam berusaha menghentikan Elisa pergi. "Sam. biar aku aja yang jelasin ke Elisa." kata Beni.

__ADS_1


Beni bergegas mengikuti Elisa. Beni teringat akan janjinya pada Serly. karena 10 bulan yang lalu, "Ben, tunggu aku ya sebulan lagi.. sebulan aja." kata Serly. "ada pilihan lain gak?" kata Beni. "Beeeen..." kata Serly. "iya aku tunggu.. janji.." kata Beni. "I LOVE YOU Ben." kata Serly. "I LOVE YOU more and i'm gonna miss you... badly.." kata Beni. Setelah pesawat yang di tumpangi Serly lepas landas. Tak lama kemudian pesawat itu mengalami kecelakaan, dan belum diketahui keberadaannya. Beni kebingungan harus mencari Serly dimana. Ketika sampai di depan Elisa, Beni pun tersadar dari lamunannya. "Elisa." kata Beni. Elisa terkejut melihat Beni menghampirinya. Elisa merasa malu.


__ADS_2