Pesona Mbak Gatot (Gadis Berotot)

Pesona Mbak Gatot (Gadis Berotot)
Kembali Bekerja


__ADS_3

Sesuai yang Doni katakan, Gatot pun membawa mobil bosnya itu, untuk pergi ke kantor Bellamy Jaya, yah memang sudah beberapa kali juga Gatot datang ke kantor ini, tapi sebelumnya ia datang untuk mengantarkan Doni saja, kalau Doni ada meeting atau bahkan perkerjaan yang butuh kehadian Doni, tetapi mulai hari ini Gatot akan kembali masuk dalam team sukses perusahaan Bellamy Jaya.


Seharusnya ini menjadi hari yang membahagiakan untuk Gatot karena ia akan bertemu kembali dengan teman-temanya, tetapi justru perasaan Gatot dari tadi tidak nyaman dan tidak tenang. Gatot mengayunkan kakinya untuk  menemui Deon. adik tiri dari Doni yang diberikan kuasa oleh Doni  untuk mengurus perusahaan Tuan Irawan Bellamy.


Setelah mengetuk pintu tiga kali dan sudah mendapatkan sahutan dari dalam sana, Gatot pun masuk ke ruangan Deon, laki-laki dingin dan bermulut setajam silet. Jauh banget dengan sifat Doni yang cenderung hangat dan banyak bercanda, kalau Deon justru kebalikanya. Dia menjadi orang dengan bicara terserah gue. Jadi kalau mau jadi bagian dari tim Deon sayaratnya hanya satu yaitu jangan baperan.


Deon menatap Gatot yang berjalan dengan sopan menuju meja kerjanya.


"Selamat pagi Tuan, saya Gatot, Saya ditugaskan oleh Tuan Doni ..." Belum juga Gatot selesai berbicara, Doni justru sudah mengangkat tanganya meminta agar Gatot menyudahi ucapanya.


"Aku sudah tahu, bos kamu sudah bilang sama aku. Kamu temu Jec dan minta pekerjaan pada dia atau kalau tidak temuai Surya tanyakan kerjaan pada mereka," ucap Deon. Satu tahun Gatot tidak bekerja di kantor ini, nyatanya laki-laki itu masih saja judes dan seenaknya sendiri.

__ADS_1


"Baik Tuan, kalau begitu saya undur diri." Gatot pun setelah mendengar jawaban dari Deon dengan deheman, wanita itu langsung meninggalkan ruangan calon bos ke duanya nanti.


Gatot lebih memilih menemui Jec, karena memang dari dulu gadis berotot itu jauh lebuh dekat dengan Jec, dari pada yang lainya apalagi Surya yang belum Gatot ketahui seluk beluknya.


Sama seperti ketika Gatot masuk ke ruangan Deon. Setelah mengetuk pintu ruangan Jec dan mendapat sahutan dari dalam Gatot pun masuk ke ruangan laki-laki bernama asli Jaka itu. Yah, nama Jec adalah panggilan kecenya, nama aslinya Jaka.


'Kamu jangan tatap aku dengan tatapan seperti itu Jec, aku masih sama seperti Gatot yang dulu," ucap Gatot ketika Jec menatapnya seperti menguliti tubuhnya.


"Aku hanya heran kenapa kamu bisa bertemu dengan Tuan Doni, apa kamu ada hubungan spesial dengan Tuan Dokter tampan itu?" tanya Jec dengan mengulas senyum misterius.


"Yah, anggap aja aku percaya," balas Jec dengan senyum misterius. Bibir laki-laki itu sih bisa bilang percaya tapi Gatot tahu kalau dalam otak Jec dia sedang menertawakan jawaban Gatot.

__ADS_1


"Jec, perasaan aku tidak datang ke kantor ini sudah satu tahun, waktu yang cukup lama, tapi kenapa bos kamu masih sama saja, galak dan jutek. Apa sajen dari Cucu kurang," bisik Gatot, wanita itu justru datang ke ruangan Jec untuk bergibah terutama menggibahkan Deon.


Jec mengulas senyum samar. "Jadi kamu datang ke sini untuk mengajak aku gibah?"


"Tidak juga, aku hanya penasaran, aku pikir begitu datang bos kamu sudah jauh lebih baik terutama dengan sikapnya. Mungkin jauh lebih hangat dan juga ramah, tapi sepertinya aku salah. Dia justru semakin galak dan menakutkan." Gatot  pun bergidik ngeri.


"Udah lebih baik kamu kerja jangan kebiasaan ghibah. Ini hari pertma kamu kerja nggak mau kan kalau kamu  baru datang dan interview sudah langsung di pecat." Jec pun memberikan senyum misterius. Selalu laki-laki itu memang sangat tertutup dan jarang mau diajak bercanda, bawaannya serius terus.


"Jangan macam-macam kamu Jec, aku bisa laporkan apa yang kamu lakukan pada Tuan Doni." Ketika Jec bisa mengancam Gatot karena dia asisten dari Deon. Maka Gatot juga bisa mengancam Jec, karena Gatot posisinya lebih dekat dengan Doni.


Nah loh Jec ada saingan kamu....

__ADS_1


bersambung....


...****************...


__ADS_2