Pesona Mbak Gatot (Gadis Berotot)

Pesona Mbak Gatot (Gadis Berotot)
Resign?


__ADS_3

Gatot yang marah dan kesal pun langsung mengayunkan kakinya menuju ruangnya, dengan cekatan ia merapihkan barang-barangnya. Gadis berotot itu tidak akan mau dimainkan oleh Doni. Sehingga ia memilih untuk dipecat.


Gatot percaya kalau dia akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi. Apalagi sekarang adiknya sudah lulus sekolah, mungkin akan bekerja dan membantu Gatot mencari uang sehingga ia bisa sedikit bersantai untuk bekerja. Tidak seperti dulu yang harus membiayai sekolah adik dan kebutuhan sehari-hari.


"Gatot loe kenapa?" tanya teman satu timnya. Bahkan teman-teman yang lain heran dengan Gatot yang masuk ruang tiba-tiba, dan memberikan meja kerjanya. Biasanya buat orang yang merapihkan meja kerja adalah orang yang sudah tidak bekerja lagi.


Itu yang membuat teman-teman Gatot heran karena Gatot pergi ke ruangan Deon, apa ada masalah antara Gatot dan bosnya? Mereka benar-benar dibuat pusing memikirkan Gatot.


"Gue mulai detik ini nggak kerja di kantor ini lagi. Kalau ada salah gue minta ma'af yah." Sebelum benar-benar keluar Gatot tentu minta maaf dulu sama teman-teman yang sering dijahilinya.


Dalam sekejap ruang bagian marketing pun nampak riuh. Banyak yang sedih dengan keluarnya Gatot, karena Gatot termasuk orang yang sudah lama bekerja di kantor ini, dan Gatot pula karyawan teladan, ramah dan tidak pelit ilmu.


Namun tidak ada angin tidak ada hujan Gatot mengumumkan keluar dari kantor ini. Banyak yang bertanya-tanya dengan keluarganya Gatot.


Setelah Gatot berpamitan dengan teman-temannya, ia pun langsung membawa barang-barangnya yang tidak banyak. Gatot tidak ingin berlama-lama di ruang karena ia akan ikut menangis karena teman-temannya juga sudah banyak yang menangis.


Dengan langkah berat gadis berotot itu pun langsung ke luar ruangan, dan akan langsung pulang ke rumahnya.


"Gatot tunggu, gue minta maaf, tadi hanya bercanda. Ayolah jangan berhenti kerja." Doni yang ternyata mengikuti Gatot pun memberanikan diri untuk memperbaiki kesalahannya pada Gatot dan meminta Gatot kembali bekerja di perusahaannya.


"Maaf Tuan Doni yang terhormat, saya sudah memutuskan untuk resign. Bukannya Anda tidak akan menarik kata-kata Anda. Jangan sampai malu karena terlihat seperti pecundang dengan menarik kata-kata Anda. Terima kasih beberapa hari buruk yang Anda berikan dalam kehidupan saya." Gatot membungkukan badan dengan sopan.

__ADS_1


Setelahnya langsung mengayunkan kaki lagi dengan cepat hingga ia pastikan Doni tidak bisa mengejarnya.


Dalam batin Gatot ia berdoa dengan bersungguh-sungguh jangan sampai dipertemukan kembali dengan makhluk-makhluk menyebabkan seperti Doni.


********


Sedangkan Doni semakin dibuat bersalah, sedih dan kehilangan dengan berentinya Gatot dari kantornya. Padahal baru saja Doni merasakan bahagia karena Gatot datang ke kehidupannya Doni jadi merasa hari-harinya semakin bahagia. Namun, kini bahagia itu telah pergi kembali.


"Doni kenapa kamu terlihat sedih sekali?" ucap Iriana sembari mengambil makananya di atas piring.


Doni menatap ibunya dengan perasaan campur aduk. Hatinya sedang patah, itu semua karena penolakan yang Gatot lakukan. Bahkan gadis itu dengan terang-terangan menolak mau dia nikahi bukan hanya menolak, tetapi caranya yang ingin memberikan pelajaran dan tidak ada pilihan lain dengan memecatnya justru gadis itu dengan terang-terangan lebih memilih di pecat dari pada harus, menikah dengan Doni.


Yang membuat Deon kesal adalah dia sekarang tidak bisa mengejar cintanya karena kemarin gadis itu dengan yakin akan pulang ke kampung halamanya.  Sedih dan menyesal itu yang Doni rasakan saat ini, hingga laki-laki yang berprofesi sebagai dokter tidak nafsu untuk menikmati sarapanya, bukan hanya itu bahkan semalah ia tidak nyenyak tidur, gara-gara memikirkan nasib Gatot. Ia tidak bersungguh-sungguh memecatnya. Ia hanya bercanda, tetapi justru dianggap serius oleh Gatot.


ini adalah kali pertamanya ia merasakan hal semacam ini, sebelumnya ia tidak pernah merasakan rasa yang aneh seperti ini, dia adalah laki-laki yang selalu di kejar-kejar perempuan, bukan dia yang selalu mengejar-ngejar perempuan. Namun, mulai hari kemarin perinsif itu telah hilang sudah.


Laki-laki itu kemarin memohon agar Gtot tidak pergi meninggalkan dia.  Sangat menyedihkan memang karena pada kenyataanya Gatot tetap pergi tidak mau menjadi istrinya.


Iriana pun yang sedang mengunyah sarapan sampai menghentikan kunyahannya. Hal itu karen Doni yang justru melamun itu. Yah, Iriana sebagai orang tua yang pengertian pun tahu kalau putra tercintanya sedang jatuh cinta.


Cukup lama Iriana membiarkan Doni melamun hingga jam sarapan tinggal tiga puluh menit lagi.

__ADS_1


"Sayang, apa yang membuat kamu sedih sampai makanan yang ada di atas piring kamu berubah menjadi bubur," lirih Iriana, sembari menepuk pundak sang putra agar tidak melamun lagi.


Doni pun langsung mengerjapkan kedua bola matanya berkali-kali. "Ada apa Mom?" tanya Doni seperti orang yang tengah kebingungan.


"Kamu kenapa, itu nasi kamu jadi bubur." Iriana menunjuk ulang nasi yang sudah Doni tekan-tekan dengan sendok menjadi bubur itu.


"Astaga kenapa bisa begini," lirih Doni, bingung sendiri dengan kelakuanya.


"Tapi Doni tidak lapar Mom, a


jadi biarkan Doni berangkat kerja," ucap Doni, tetapi buru-buru ditahan oleh  Iriana.


"Makanlah barang beberapa suap. Harta Momy hanya kamu, kalau kamu sakit, Momy akan sangat sedih sekali." Tatapan Iriana yang tajam membuat Doni tidak bisa mengelaknya.


Laki-laki itu pun menyuapkan beberapa sendok makanan kemulutnya dan setelah itu Doni akan berangkat ke rumah sakit. Setelah kemarin ia menemui pengacara keluarga dan juga Deon. Doni sudah sepakat kalau ia menyerahkan perusahaan peninggalan papahnya untuk dikelola oleh Deon, adik tirinya. Doni yang tidak tertarik dengan bisnis dan juga tidak begitu pandai dalam urusan bisnis pun mempercayakan Deon dan Jac untuk tetap mengelola perusahaan besar itu.


Namun tetap kepemilikan sepenuhnya atas nama Doni. Mungkin kedepannya akan ada meeting keluarga untuk membagi dengan Deon karena tidak bisa dipungkiri Deon juga anak dari Bellamy.


Bersambung...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2