PESONA SANG JANDA KEMBANG

PESONA SANG JANDA KEMBANG
Bab 12 Lidya


__ADS_3

Mereka selesai makan dan Sony mengantar kan Marni ke kost-kostan sebelum mari turun dari mobil Sony,Sony memegang tangan Marni.


" Mar,sampai kapanpun aku akan tetap menunggumu kamu wanita yang aku perjuangan dan aku inginkan bukan Lidya" Ucap Sony dengan menatap mata Marni yang bagus itu.


Tanpa di sadari Marni meneteskan air matanya dia menangis seakan keputusan dia untuk membuka hati untuk Sony itu salah,karena ada wanita yang benar-benar mencintai Sony.


Marni keluar mobil Sony dan bergegas masuk kost-kostan meninggalkan Sony di dalam mobil, Sony hanya diam dia merasa bersalah dengan keadaan ini.


" Aku akan menjelaskan ke Lidya aku sudah memiliki kekasih dah akan menikah agar dia tidak berhenti berharap ke pada ku" Ucap Sony yang akan menemui Lidya saat ini juga.


Sony mengambil handphone yang berada di saku celakanya dai menulis pesan untuk Lidya.


" Aku ingin bertemu denganmu malam ini di cafe dekat kantor" Tulis pesan Sony untuk Lidya.


Lidya yang sedang berada di gym untuk olahrga melihat handphone berdering pesan masuk saat dia buka pesan itu,ternyata dari Sony Lidya yang sedang gym segera menyelesaikan olahraga dan segera bertemu dengan Sony.


"Oke tunggu aku Sony sayang" Balasan chat dari Lidya. Dan dia segera untuk pergi meninggalkan tempat gym dan bertemu dengan Sony di sebuah cafe.


Sony datang lebih awal dari Lidya dia sudah menunggu di sebuah meja dengan penuh rasa kesal dan rasa amarah dengan Lidya,atas kejadian tadi di kantor. Tak selang lama Lidya datang dengan wajah yang berseri-seri tak lupa dengan make up khas Lidya bibir yang merah merona.


" Hay,sayang" Sapa Lidya yang berusaha ingin mencium pipi Sony,Sony menolaknya dan membuang wajahnya.


" Kenapa kamu dingin sekali denganku Son?" Tanya Lidya yang kemudian dia menarik kursi untuk duduk. Setelah Lidya duduk pelayan datang membawakan buku menu.


" Permisi tuan dan nona mau pesan apa?" Tanya pelayan yang kemudian menuliskan pesanan mereka.

__ADS_1


"Aku pesan cappucino es dan kentang goreng" Ucap Lidya setelah memilih menu.


" Aku lemon tea saja" Ucap Sony dan kemudian pelayan menulis pesanan mereka dan pergi meninggalkan mereka.


" Ada apa kamu ingin bertemu denganku sepertinya penting sekali" Tanya Lidya yang mengeritkan keningnya.


" Aku sudah lelah Lid,dengan sikap kamu tapi maaf aku belum dan tak akan pernah cinta denganmu karena aku sudah memiliki kekasih jadi aku mohon kamu stop untuk mengejar aku" Ucap Sony yang memberi peringatan kepada Lidya.


" Siapa wanita itu yang bisa membuatmu jatuh cinta,dan menolak cintaku Sepecial apa dia di mata mu, aku tidak akan pernah mundur dan rela kamu hanya untukku Son" Ucap Lidya dengan nada penuh penekanan.


" Kamu orang kaya kamu pemilik perusahaan besar,aku hanya pegawai di kantor dari sini sudah jelas kalau kita memang tidak bisa untuk bersama" Ucap Sony lagi dengan sedikit kesal,sepertinya Lidya sudah bisa di ajak bicara baik-baik.


" Permisi tuan nona ini pesananya" Ucap pelayan yang mengantarkan pesanan mereka,di meja itu sangatlah tegang wajah Sony dan Lidya sangat kencang.


Di meja itu sudah tidak ada lagi percakapan antara mereka,seakan pertemuan mereka menemukan jalan buntu tidak ada penyelesaian yang baik.


" Sudahlah aku sudah lelah terserah aku akan tetap pada pendirian ku,stop untuk mencintaiku dan cari pria lain yang sepadan untukmu" Ucap Sony dan kemudian Sony membuka dompet untuk membayar makan dan minum mereka kemudian pergi meninggalkan Lidya.


...****************...


Lidya pun ikut meninggalkan cafe itu di parkiran Lidya menelphone seseorang sepertinya sangat serius.


" Hallo Bram temui aku di apartemen ada yang aku bicarakan denganmu penting" Ucap Lidya dan kemudian dia menutup telephone dan masuk ke dalam mobil.


Buughhh... Pintu mobil tertutup dan mobil mewah berwarna hitam itu melaju dengan cepat menuju sebuah apartemen mewah di kawasan semanggi.

__ADS_1


Sesampainya di apartemen Lidya segera masuk dan membersihkan dirinya seperti biasa Lidya selalu menggunakan baju yang amat sangat seksi dia menunggu Bram datang di meja makan,tak lama pintu apartemen Lidya berbunyi.


Tokkk..Lidya yang mendengar itu segera membukakan pintu dia tau siapa yang datang di unit apartemen nya.


" Masuk Bram" Ucap Lidya masih dengan nada ketus kekesalan dia ke Sony belum juga reda.


" Ada apa sayang kamu memanggil ku sepertinya kamu sedang kesal" Ucap Bram yang berjalan masuk ke unit Lidya.


Bram menaruh hati kepada Lidya tetapi selalu di tolak oleh Lidya,karena Lidya sudah mencintai Sony dari pandangan pertama. Tetapi Bram selalu ada ketika Lidya membutuhkannya Bram sudah lama sakit hati dengan Lidya ini kesempatan bagus untuk menghancurkan Lidya.


" Aku kesal Bram,kenapa Sony tidak bisa mencintaiku tadi kita bertemu dan dia bilang dia sudah memiliki kekasih" Ucap Lidya dengan penuh emosional.


"Sabar sayang,nanti dia akan bertekuk lutut denganmu" Jawab Bram yang membelai rambut Lidya tidak lupa Bram juga mencium leher Lidya yang wangi.


" Sony membuatku menjadi penasaran kalau begini semakin dia menolak ku semakin aku akan kejar dia sampai aku dapatkan" Ucap Lidya lagi dengan amarahnya.


" Kamu cari tau siapa wanita yang bisa membuat Sony jatuh cinta dan menolak ku" Ucap Lidya lagi yang memerintahkan Bram untuk cari tau semuanya.


" Oke sayang,asal sesuai saja" Ucap Bram yang meminta uang kepada Lidya.Lidya meneguk minuman beralkhol begitu juga Bram yang juga minum dan meyalakan rokok.


" Besok aku akan mengikuti Sony dari kost-kostan dia tinggal dan aku akan memberi tau kamu" Ucap Bram lagi dengan wajah penuh kelicikan pada Lidya.


" Aku tunggu kabar darimu" Ucap Lidya dan kemudian dia masuk kedalam kamar dan meninggalkan Bram ruang tamu.


" Wanita bodoh,untuk apa dia mengejar laki-laki yang lugu seperti itu" Grutu Bram dengan liciknya.

__ADS_1


" Aku akan menghancurkan kamu Lidya sampai kamu tau rasa sakit hati saya setelah kamu menolak cintaku,aku akan buat kamu bertekuk lutut denganku"Ucap Bram dan kemudian dia pergi meninggalkan apartemen Lidya lalu pergi.


Keesokan hari ya Bram sudah berada di depan kost-kostan Sony dia akan mengikuti Sony dari keluar kost hingga kembali lagi,Sony dan mobil merah keluar dari garasi kost-kostan Sony pergi untuk menjemput Marni untuk berangkat bersama.


__ADS_2