PESONA SANG JANDA KEMBANG

PESONA SANG JANDA KEMBANG
Bab 2 Cinta Lama


__ADS_3

Sony yang sudah memilih cincin dia mengajak Marni untuk pergi kesebuah toko baju yang berada di mall itu.


“ Mar, kita ke toko baju dulu ya?”Ucap Sony yang ingin membeli kemeja untuk dia bekerja di Jakarta nanti.


Marni yang mendengar ajakan Sony dia menganggukan kepalanya, dan mereka segera bergegas pergi ke toko baju.


“ Mar, boleh bantu untuk memilihkan untuk ku pilihan kamu pasti bagus kan kamu seleranya bagus?” Ucap Sony sambil tersenyum ke arah Marni.


“ Tapi, Son kamu yakin dengan pilihan ku,nanti kamu tidak suaka” Ucap Marni yang tidak yakin dengan pilihannya.


“Aku yakin Mar, tolongya kamu pilihkan untuk ku”. Tandas Sony sambil mengusap kepala Marni.


“Mar, aku pergi ke toilet dulunya sebentar” Ucap Sony yang pergi meninggalkan Marni di toko baju itu.


Marni yang binggung banyaknya pilihan sementara Sony masih di toilet, Marni melihat beberapa kemeja yang tergantung di rak yang bagus dan kemungkinan cocok dengan Sony yang berpostur tinggi,berkulit putih dan berberweok tipis.


Sony yang pergi beralasan ke toilet dia kembali lagi ke toko cincin yang tadi,Sony tadi memperhatiakan Marni saat melihat cincin yang ada di etalase toko itu. Sony melihat Marni menunjuk sebuah cincin yang sangat simpel,tetapi terlihat mewah bertahta berlian kecil di tengahnya.


Menang cincin itu untuk Marni sangatlah mahal,dan dia harus mengumpulkan uang untuk membelinya, tetapi tidak dengan Sony dia bisa membelikan itu tanpa harus menabung.


“Tuan, Kembali lagi?”Tanya penjaga toko perhiasaan itu.


“ Iya, saya mau lihat cincin yang ini” Ucap Sony menunjuk cincin yang di tunjuk Marni tadi.


Penjaga toko itu segera mengambil cincin yang di tunjuk sony dan menyerahkan ke Sony.


“ Ini,tuan cincinnya”Penjaga toko itu segera memberikan ke Sony.


“ Berapa harga cincin ini?”Tanya Sony sambil memegang cincin itu, dan membolak balikan cincin yang indah itu.


“ Ini di harga 10 Juta tuan”Jawab penjaga toko.

__ADS_1


“ Oke saya ambil dan bungkus yang indahya”. Tandas Sony sambil membalikan cincin untuk di kemas.


Sementara Marni masih binggung dengan banyaknya pilihan kemeja di toko itu,memang Marni sudah memilihkan beberapa kemeja ada warna biru muda, merah maroon, abu- abu dan beberapa lagi.


Kemeja itu sudah ada di tangan Marni, Marni yang sambil memutar toko baju itu dan melihat-lihat siapa tau ada yang bagus lagi.


“ Sony lama sekali ke toilet”Grutu Marni dalam hatinya karena sudah 45 menit Sony pergi meninggalkan Marni di toko baju itu.


Marni yang menunggu Sony yang tak kunjung datang dia mulai binggung Marni duduk di sudut toko sambil menunggu Sony datang sambil memainkan handphone.


Sony yang terpogoh-pogoh berlari dari toko perhiasaan menuju toko baju dimana Marni menunggu Sony.


Sony yang mencari keberadaan Marni di toko itu memutar toko itu seakan sedang main labirin di aneka rak baju, Sony melihat Marni sedang duduk di pojokan sambil memegang beberapa kemeja pilihanya.


“Maaf, aku lama tadi toiletnya antri banget.” Ucap Sony sambil ngos-ngosan karena berlari-lari.


Marni yang mendengar penjelasaan Sony hanya tersenyum melihat raut muka Sony yang pucat karena habis berlari.


“ Oke aku coba dulu di ruang gantinya” Jawab Sony sambil mengambil kemeja itu dan berlalu ke ruang pas untuk mencoba beberapa kemeja pilihan Marni tadi.


“Marni seleranya memang selalu tidak pernah salah”Gerutu Sony dalam hatinya.


“Bagaimana Mar bagus tidak?”Tanya Sony yang memakai kemeja pilihan Marni tadi.


“Bagus Son cocok di badan kamu?”Jawab Marni yang sambil memandangi Sony memakai kemeja pilihannya.


“Oke, aku beli semua kemeja pilihan kamu Mar”Jawab Sony sambil menggoda Marni.


“ Semua Son? Apa kamu yakin semua?”Tanya Marni yang kaget.


“ Ayo kita kekasir dan kita langsung pulang” Ajak Sony yang segera pergi menuju kasir.

__ADS_1


...************...


Mereka akhirnya keluar dari mall itu dan menuju parkiran mobil,sesampainya di dalam mobil wajah Sony sangat serius tidak seperti di dalam mal tadi.


“Mar, ada yang aku ingi sampaikan ke kamu”. Panggil Sony yang ingin serius berbicara ke pada Marni.


Marni yang mendengar itu langsung menoleh ke arah Sony,wajah Marni yang berubah seketika. Menjadi orang yang salah tinggah di dalam mobil itu terasa sunyi dan dinggin, Marni seolah tidak mendengar apapun kecuali suara Sony yang berada di depannya.


“Ada apa Son?” Tanya Marni dengan lugunya.


“Apa kamu sudah membuka hatimu sekarang?”Tanya Sony dengan mimic yang serius.


Marni yang mendengar itu sangatlah kaget matanya melotot,jatungnya berdegup sangatlah kencang,raganya seakan sedang melayang tinggi.


“Hmmmm,,,,kenapa kamu bertanya seperti itu Son?”Tanya Marni yang masih binggung dengan pertanyaan Sony.


“ Jujur Mar, sebulum kamu menikah dengan Jaka aku memang sudah jatuh cinta denganmu aku sudah lama memendam rasa sayangku ke kamu” Ucap sony yang mengungkapkan perasaan kepada Marni.


“Jujur waktu aku dengar kamu ingin menikah dengan Jaka aku sangat hancur,harapanku untuk memilikimu sudah tidak ada lagi,karena kamu sudah milik orang lain aku memendam perasaan ini.Bertahun-tahun,sampai ada saat ini aku mendengar Jaka meninggal harapan itu mulai ada lagi” Ucap Sony yang berusaha jujur kepada Marni.


Marni yang mendengar itu sangatlah kaget dia binggung tanpa Marni sadari air mata jatuh di pipi Marni.


“ Kenapa kamu baru sekarang jujur dengan ku, disaat aku sudah berstatus janda gak semua laki-laki yang mapan seperti mu mau dengan ku yang bersetatus janda”Ucap Marni yang mulai salah tingkah.


“ Aku gak mempermaslahkan status kamu Mar kamu mau janda atau tidak aku gak peduli,aku sudah terlau saying dan cinta dengan kamu” Ucap Sony yang meyakinkan Marni.


Marni yang mendengar itu hanya diam dan menundukan kepalanya,seakan matanya sudah tidak mampu melihat wajah Sony dengan ketulusanya.


“Ayo, kita pulang saja biar kamu bisa memikirkan semua yang sudah aku ungkapkan tadi”. Tandas Sony yang samnil menyalakan mobil untuk segera pulang.


Marni masih mematung di samping Sony pikiran dan perasaan Marni menjadi campur aduk, dia masih sayang dengan Jaka suaminya tetapi dia juga harus membuka hatinya kembali karena gak mungkin Marni hidup sendiri,dan Sony sosok laki- laki yang dia kenal sudah lama.

__ADS_1


"Memang Sony sudah memendam rasa dengan ku sejak lama tetapi kenapa dia baru datang sekarang di saat seperti ini" Grutu Marni yang hatinya mulai bergejolak bimbang.


__ADS_2