
"kak louis kak aku lulus sekolah" ucap seorang gadis dengan riangsambil masuk rumah itu tanpa aba-aba
...di ruangan itu sangat gelap banyak botol beserakan, tentu saja Zinni yang melihatnya sangat terkejut!!, dengan rasa takut Zinni menghampirinnya dan menyimpan surat kelulusannya di atas meja...
"karin?… karin aku akan menikah maafkan aku!" gumam pria itu tanpa sadar dengan air mata yang mengalir di pipinya
...dengan rasa kecewa Zinni membantu Louis berbaring ke atas tempat tidurnya, namun tetap saja Louis menggumamkan nama karin… karin hingga membuat Zinni ingin menangis...
"maaf membuat kakak kecewa! ini aku Zinni, ini Anya kak!" ucap Zinni yang merasa kesal Zinni pun hendak pergi namun sayang tangannya di pegang dengan erat
"kak maaf bukan Zinni tidak ingin menjagamu namun kakak salah mengenali orang" gumam Zinni dalam hati sambil mengelus lembut kepala Louis
Louis menarik tangan Zinni dan membaringkannya di atas tempat tidurnya
"kak! kak aku mohon sadarlah" sontak Zinni yang merasa takut dengan meronta dan memukul-mukul tubuh Louis
...Louis menahan tangan Zinni lalu mengdekamnya, dan tanpa sadar Louis melakukan hal itu terhadap Zinni, Ziñi hanya menangis dengan pasrah karna Zinni tidak bisa melawan tenaganya sangat lemah...
"ka…k! i-t-u- sa…a…ngat sakit" deru Zinni dengan nafas Yang tidak teratur dan suara yang kemudian terhapus oleh ******* dan tangisan, tak lama Zinni tertidur
"apa! aku tadi melakukannya tanpa sadar!" gumam Zinni dengan kaget sambil melihat ruang itu Zinni melihat ke arah jam Zinni melihat bahwa masih jam 03:00 pagi.
__ADS_1
...Zinni yang kaget pun cepat-cepat memakai pakaiannya lalu membereskan semuanya bahkan Zinni membawa sprei yang Zinni gunakan semalam, setelah membuat nya seperti semula bahkan Zinni memapang kembali Louis ke bawah lantai dan membiarkan Louis tertidur dengan botol yang berserakan, Zinni pun pergi pagi-pagi sekitar jam 04:00 pulang ke rumahnya dengan rasa malu dan air mata...
Zinni masuk kerumah tentu saja dengan satam yang membukakan pintu
"nona?… nona dari mana tuan dan nyonya mencari nona kemana-mana?" tanya satpam itu
"maaf pak joko ngerepotin" saut luna dengan pandangan yang kosong dan memeluk sprei yang Zinni bawa
...Zinni pun masuk rumah kebetulan di sana bibi sumi dan pok minah sedang beres-beres di ruang utama...
"non dari mana?" tanya pok minh dengan heran
...Zinni hanya melewatinya tanpa menghiraukan ucapan mereka sidikitpun Zinni yang berjalan tanpa memiliki tujuan pun masuk ke kamarnya dan mengunci pintu lalu membantingkan dirinya di atas kasur, menangis dan menutupi wajahnya denagan bantal agar tidak ada yang mendengar suara isekan nya pagi itu pun ber lalu kini hari semakin siang Zinni terbangun dan melihat jam Zinni kaget karna udah jam 11:00 siang...
"apa selama ini aku tidur?" gumamnya dengan expresi wajah yang masih sedih
"aku harus mandi dan membakar semua pakaian ini! sungguh membuatku jijik" gumam nya dalam hati
...Zinni masuk kamar mandi dan melihat dirinya di depan cermin, air matanya pun mengalir lagi...
"aku harus tenang!… orang rumah tidak boleh tau mengenai ini, dan semua orang pasti cemas karna aku pulang pagi, tapi… apa mereka masih akan menyayangiku dengan diriku yang sekarang?" gumam Zinni sambil bertanya-tanya
__ADS_1
...tak selang berapa lama Zinni selesai membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya lalu memakai sedikit riasan untuk menhilangkan sembab di wajahnya Zinni pun turun dengan rasa takut dan tatapan mata yang kosong...
"pok dimana mamah sama papah?" tanya Zinni
"oh tuan dan nyonya di ruang keluarga non! tuan muda juga datang kesini sama istrinya" jawab pok minah
"makasih pok, saya samperin mereka dulu" ucap Zinni sambil pergi
"nona ini masih aja ramah sama orang" gumam pok minah sambil melihat ke arah Zinni
...Zinni masuk rungan keluarga dengan rasa takut...
"mah, pah" ucap Zinni
"sayang kemari cepat!! mah khawatir banget dari tadi mamah udah bulak balk kamar kamu tapi gk ada respon" saut mamih yun dengan riang dan menepak-nepak kursi isyarat untuk duduk di sebelahnya
"iya mah ada apa?" tanya Zinni sembarih duduk di sampingnya
"kamu akan menikah satu buan lagi!" ucap mamih yun tanpa basa basi
"apa!" Zinni pun terkejut! karna reflek Zinni langsung berdiri
__ADS_1