President'S Favorite Cute Wife

President'S Favorite Cute Wife
karina


__ADS_3

"aku ingin mencicipi masakan istri kecilku" guam Louis yng berada di lift


Anaya di rumah sedang menyiapkan makanannya di atas meja dengan celemek yang menutupi piama tidurnya, seperti biasa Anya lebih suka piama dengan model dress daripada potongan


"ting tong ting tong" (suara bel)


"iya sebentar" saut Anaya sambil membuka pintu


...saat Anya membuka pintu tentu saja ia tercengan karna yang memencet bel itu suaminya sendiri...


"kak?!" ucap Anya


"malah bengong" saut Louis


"eh, ntar dulu" ucap Anya sambil mengambil sendal rumah


...Louis memakai sendal yang Anya berikan dia duduk di kursi...


"kak! mau makan sekarang? ntar makanannya dingin" ucap Anya


"hmm" Louis sambil mengikuti Anya ke ruang makan


"sini kak Anya bantu" ucap Anya sambil melepas jas Louis


" makasih" saut Louis


...mereka makan bersama tak selang beraa lama mereka selesai makan, Anya pergi ke dapur dan membereskan piring-piring bekas mereka makan, Anaya berniat membersihkannya tapi tiba-tiba dia teringat Louis dan pergi ke pintu kamarnya...


"tok tok tok" (ketukan pintu )

__ADS_1


"kak?" ucap Anya dari luar


"iya ada apa, masuk pintunya gak di kunci?" tanya Louis


Anaya masuk ke kamar Louis terdiam melihat Anaya


"piama yang di pakai gadis ini, aku tidak terlalu memperhatikannya tadi karna terhalang celemek!" gumam Louis yang seetika otaknya melayang


"apa kakak udah mandi?" tanya Anaya


...Louis hanya menggelengkan kepalanya, dan pikirannya tambah melayang karena Anya menanyakan mandi...


"mandi?! apa gadis ini ingin menggoda ku" gerutunya dalam hati Louis


"apa kakak akan membersihkan diri sekarang?" tanya Anya


"Anya akan bantu kakak buat siapain air hangat nya, setelah itu mandilah, jika butuh sesuatu bilang aja sama Anya, Anya di kamar sebelah" ucap Anya di kamar mandi sambil mengecek suhu air yang ada di Bathtub


...seketika Louis merasa agak kecewa mendengar ucapan Anya yang ternyata datang hanya untuk menyiapkan air mandi...


"Anya" ucap Louis


...Anya yang berada di pintu kamar pun melihat kembali ke kamar, dan tersenyum...


"ada apa kak?" tanya Anaya


"mulai hari ini tidur di sini! dan jangan panggil kakak" ucap Louis


"kenapa?" tanya Anaya

__ADS_1


"mamah akan mengirim beberapa pembantu kerumah untuk melihat perkembangan hubungan kita, jika kamu tidur pisah kamar, itu akan membuat mereka curiga, dan panggilan kakak tidak cocok untuk suami istri" saut Louis


"baiklah ka… eh mas" ucap Anya


...entah kenapa mendengar kata mas Louis terburu-buru pergi ke kamar mandi tak lama Louis keluar dan melihat Anya yang tidur tanpa selimut, Louis melihat ke arah meja dia melihat pakaian yang di siapkan Anya dan sebuah tulisan di atas selembar kertas...


"~kak~ Mas Anya udah ngantuk, Anya siapin pakaiannya, kalau mas gak suka ganti aja" tulisan yg tertera di atas selebar kertas tentu saja Louis melihat kata "kak" yg di coret


"mungkin dia belum terbiasa" gumam Louis sambil memakai pakaiannya


"drt drt drt" ponsel Louis berbunyi dia melihatnya dengan kondisi telanjang dada dan menyimpan handuk di pundaknya


"ada apa Dre?" tanya Louis


"tuan! ini kabar tentang nona Karina" ucap Andre dengan ragu di depan sebuah hotel


"ada apa? katakan?" tanya Louis


"bos beberapa hari yang lalu Nona Karina mengunjungi lumire hotel dengan identitas palsu" ucap Andre


"identitas siapa yang dia gunakan?" tanya Louis


"saya kurang tau mengenai hal itu tuan, tapi jika tidak salah identitas yang ia gunakan Zhoe anna" saut Andre


"terus cari dan selidiki sampai ketemu" ucap Louis


"baik tuan" saut Andre yg kemudian jadi penutup telpon itu


"Karin kemana perginya kamu? apa segitu bencinya kamu padaku? tapi ini bukan salah ku" gumam Louis sambil memegang kepalanya

__ADS_1


__ADS_2